24 C
Semarang
Minggu, 29 Januari 2023

Gunakan Metode TPS untuk Belajar IPS Mudah

Oleh : Aster Oktori Teviani S.Pd. M.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, KEBERHASILAN sebuah pembelajaran ditentukan oleh suasana yang berkembang selama pembelajaran. Suasana pembelajaran yang semakin kondusif dan menyenangkan akan memberikan dampak tingkat keberhasilan peserta didik dalam belajarnya akan semakin tinggi begitu juga sebaliknya, keberhasilan peserta didik akan rendah jika suasana pembelajaran kurang kondusif dan cenderung membosankan.

Dengan kata lain, terciptanya suasana pembelajaran yang kondusif akan menjadikan proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien sehingga peserta didik akan berhasil dengan optimal dalam mewujudkan tujuan atau kompetensi yang diharapkan dalam proses pembelajaran.

Dalam pembelajaran IPS yang terdapat banyak pemahaman konsep, diperlukan seorang guru yang dapat mengelola pembelajaran menjadi menyenangkan dan melibatkan semua peserta didik untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Untuk itu, penulis menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Think Pair Share (TPS) saat mapel IPS di SMP Negeri 20 Surakarta.

Baca juga:  Belajar IPS Menjadi Menarik melalui Pembelajaran Berbasis Saintifik

TPS atau Berpikir Berpasangan Berbagi merupakan jenis Cooperative Learning yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Struktur ini menghendaki siswa bekerja saling membantu dalam kelompok kecil (2-5 orang) dan lebih dicirikan oleh penghargaan kooperatif daripada penghargaan individu.

Model pembelajaran Cooperative Learning tipe Think Pair Share adalah model pembelajaran kooperatif yang pertama kali dikembangkan oleh Profesor Frank Lyman dan koleganya di Universitas Maryland pada tahun 1981 (Kaddoura, 2013:4).

M Sunita berpendapat (2014:62), Think Pair Share merupakan model pembelajaran dimana peserta didik berpikir secara mandiri tentang permasalahan yang diberikan oleh guru kemudian diskusi dengan pasangan dan membagikan hasil diskusi tersebut kepada teman di kelas.

Baca juga:  Asyik Belajar IPS Sejarah dengan Model Group Investigation

Terdapat tiga tahap dalam model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Adapun ketiga tahapan tersebut yaitu, a) Thinking (berpikir), pada tahap ini guru memberikan beberapa pertanyaan atau masalah terkait materi yang sedang dipelajari, memberikan waktu untuk peserta didik berpikir sendiri jawaban dari pertanyaan atau masalah tersebut; b) Pairing (berpasangan), pada tahap kedua ini guru meminta peserta didik secara berpasangan dengan teman sekelompok dan mulai mendiskusikan pertanyaan atau permasalahan yang telah diberikan oleh guru dalam waktu tertentu; c) Sharing (berbagi), pada tahap ini guru meminta perwakilan kelompok untuk presentasi hasil diskusi.

Selama proses diskusi berjalan, guru memantau dan 6 mengawasi kerja peserta didik dalam kelompok dan memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan dengan baik. Di akhir pembelajaran guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil dari pembelajaran (Soimin, 2014:28).

Baca juga:  Belajar IPS Tidak Lagi Membosankan dengan Puzzle

Setelah menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Think Pair Share aktivitas belajar peserta didik semakin tinggi, terlihat dengan semakin antusiasnya peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu juga pemahaman peserta didik menjadi semakin baik dalam menemukan konsep dari materi pembelajaran.

Hal ini bisa terlihat dari hasil belajar peserta didik yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan ketika menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Think Pair Share. Sehingga penerapan model pembelajaran ini dapat menjadi rujukan bagi guru khususnya mata pelajaran IPS, bahwa model pembelajaran ini dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik yang berpengaruh terhadap pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran. (ips1/ida)

Guru IPS SMP Negeri 20 Surakarta


Baca artikel dan berita terbaru di Google News


Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Menarik

Artikel Menarik Lainnya