24 C
Semarang
Minggu, 29 Januari 2023

Peran Unik Komik Membuat Literasi Siswa Naik

Oleh: Bayu Madyantoro,S.H,S.Sn

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, EDUCATION Development Center menyatakan bahwa literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.

Komik sebagai bagian dari Seni Rupa berfungsi sebagai ilustrasi, media memperjelas sebuah cerita, teks atau artikel dan memberi ruang visual untuk membayangkan tentang arti dari barisan tulisan itu.

Membuat suatu ungkapan tulisan menjadi suatu karya seni yang estetis lebih dari sekedar kalimat kalimat saja. Sehingga lebih menarik untuk dibaca, dinikmati bahkan diberi apresiasi .Meningkatkan minat baca dan literasi. Sebagian orang mulai beralih dari pemahaman literer, ke bahasa gambar.

Merasa lebih jelas dan antusias ketika membaca tulisan dan cerita disertai banyak gambar, seperti halnya komik web toon.komik strip Cerita bergambar yang digandrungi kaum milenial.manual dan digital.Secara otomatis peran seni rupa dalam meningkatkan literasi terlihat signifikan.

Komik adalah media yang digunakan untuk mengekspresikan ide dengan gambar, sering dikombinasikan dengan teks atau informasi visual lainnya.

Baca juga:  Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Kompetensi Sosial Emosional

Saat ini karya visual atau seni rupa khususnya komik tampaknya lebih disukai oleh para penikmat seni digital yang bisa menampilkan gambar- gambar yang mengandung cerita dengan sentuhan gaya bentuk karakter menarik upaya mengsiasati manusia sekarang yang ketergantungan pada gawai. Sebuah dunia visual, produk desain , gambar yang mau tidak mau memang mulai mengubah mindset milenial.

Berpindah dari hal hal yang manual beranjak dunia digital. Beberapa tahun ke depan dunia seni rupa, akan semakin berkibar, berkolaborasi meningkatkan minat literasi milenial.

Meskipun muncul keprihatinan pada minat baca yang rendah para milenial, termasuk di SMP Negeri 15 Surakarta, strategi yang saya pakai sebagai pengajar Seni Budaya yaitu dengan melakukan terobosan literasi yang menggabungkan seni visual atau seni rupa dengan seni bercerita dengan gambar, membuat karangan, membuat tulisan menarik dengan mengkolaborasikan isi karangan atau tulisan dengan sentuhan gambar yang dirangkai.

Baca juga:  Pameran Virtual Solusi Andal Pembelajaran Seni Budaya

Bacaan dan buku yang diberi sentuhan karya seni rupa / gambar gambar dimaksudkan untuk mendorong ke arah apresiasi dan kecintaan terhadap buku / tulisan dan bacaan sebagai sumber literasi. Karya komik yang dikaitkan dengan cerita memiliki manfaat pertama ialah membantu masukan pemahaman bahasa kepada anak-anak, kedua ialah memberikan masukan visual bahasa gambar bagi anak-anak, sehingga Ketika dia melihat dan membaca akan langsung terbayangkan bagaimana kejadian sebenarnya di lapangan tanpa harus menerka nerka dan sekaligus pula membantu anak untuk mengembangkan imajinasi, kemudia untuk yang terakhir yaitu bertujuan untuk menstimulasi kemampuan visual dan verbal anak-anak sehingga menambah minat literasi pada kaum milenial.

Peran Komik meningkatkan minat literasi bisa juga dengan membuat mural komik di dinding dengan kata kata bijak yang sedang populer, atau penggalan bait puisi yang dikemas dengan penuh nuansa artistik, dibuat dengan kaidah kaidah pembuatan desain huruf / typografi yang unik entetik bahkan kaligrafi yang menambah menarik minat milenial pembaca.

Baca juga:  Tingkatkan Literasi Siswa dengan Metode Reading Guide

Karya sastra visual / gambar potongan kisah seperti yang dilakukan oleh Pidi Baiq, dan sejumlah seniman lain yang sering menggambungkan gaya literasi dan bahasa rupa. Contoh pelukis dan seniman yang sering mengkolaborasikan tulisan dan lukisan adalah S Sudjojono.

Ia kadang menyelipkan ide atau semacam kritik dengan pendekatan sastra atau literasi namun dilukiskan pada sebuah kanvas, jadilah lukisan yang muncul ada petikan paragraf dan kalimat namun menyatu menjadi unsur – unsur visual yang berkolaborasi dan membentuk sebuah karya seni lukis.

Karya komik pada berbagai media, manual maupun digital merupakan bahan unik untuk meningkatkan literasi yang dibutuhkan siswa dan milenial sebagai media penambah ilmu, wawasan dan pengetahuan yang dikemas dalam bentuk karya seni gambar , bisa disebut komik, yang ternyata pinya peran unik meningkatkan minat baca siswa dan kaum milenial. Peran unik komik meningkatkan minat literasi para siswa milenial sangat signifikan. (ips1/zal)

Guru SMP Negeri 15 Surakarta


Baca artikel dan berita terbaru di Google News


Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Menarik

Artikel Menarik Lainnya