Pembelajaran Berdiferensiasi Materi Koordinat Kartesius

Oleh : Danang Setiawan, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Dalam rangka pemulihan ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang terjadi dalam kondisi khusus, sekolah perlu mengembangkan kurikulum dengan prinsip diversifikasi. Sesuai dengan kondisi sekolah, potensi daerah, dan peserta didik. Pengembangan kurikulum sekolah mengacu pada 1) Kurikulum 2013 dengan KI dan KD secara utuh; 2) Kurikulum 2013 dengan KI dan KD yang disederhanakan; atau 3) Kurikulum Merdeka secara utuh (Kepmendikbud Ristek 2022).

Pelaksanaan Kurikulum Merdeka diberlakukan secara bertahap dengan ketentuan sebagai berikut. 1) Tahun pertama dilaksanakan peserta didik dengan usia 5 (lima) sampai dengan 6 (enam) tahun pada pendidikan anak usia dini, serta peserta didik kelas I, kelas IV, kelas VII, dan kelas X pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah; 2) Tahun kedua dilaksanakan bagi peserta didik dengan usia 4 (empat) sampai dengan 6 (enam) tahun pada pendidikan anak usia dini, serta peserta didik kelas I, kelas II, kelas IV, kelas V, kelas VII, kelas VIII, kelas X, dan kelas XI pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah; 3) Tahun ketiga dilaksanakan bagi peserta didik dengan usia 3 (tiga) sampai dengan 6 (enam) tahun tahun pada pendidikan anak usia dini, serta peserta didik kelas I, kelas II, kelas III, kelas IV, kelas V, kelas VI, kelas VII, kelas VIII, kelas IX, kelas X, kelas XI, dan kelas XII pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah (Kemendikbud Ristek 2022).

Baca juga:  Cooperative Script Tingkatkan Kreativitas Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal mendukung kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) tersebut. Maka mengambil kebijakan pembelajaran Tahun Pelajaran 2022/2023 khususnya bagi peserta didik dengan usia 5 (lima) sampai dengan 6 (enam) tahun pada pendidikan anak usia dini, serta peserta didik kelas I, kelas IV, kelas VII kelas VII menerapkan Kurikulum Merdeka. Sedangkan peserta didik kelas kelas II, kelas III, kelas V, kelas VI (Sekolah Dasar), dan kelas VIII, kelas IX (SMP) menerapkan Kurikulum 2013 dengan KI dan KD yang disederhanakan.

SMPN 2 Patebon untuk persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran 2022/2023 mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Review KTSP Kurikulum 2013 SMPN 2 Patebon yang dilaksanakan Kamis-Jumat 7-8 Juli 2022. Nara sumbernya adalah pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal. Salah materi yang menarik bagi penulis adalah pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian belajar peserta didik atau yang dikenal juga dengan istilah teaching at the right level (TaRL).

Baca juga:  Motivasi Belajar Matematika dengan Belajar Pengalaman

Pembelajaran ini dilakukan dengan memberikan materi pembelajaran yang bervariasi sesuai pemahaman peserta didik. Tujuan diferensiasi agar setiap anak dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan konten/materi, proses, produk, dan lingkungan (Kemdikbud, 2022).

Meski kelas VIII menggunakan Kurikulum 2013, guru-guru kelas VIII dipersilakan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi Kurikulum Merdeka. Pengalaman penulis menerapkan pembelajaran berdiferensiasi konte/materi untuk peserta didik kelas VIII pada materi Bab 2 Koordinat Kartesius sebagai berikut. 1) Peserta didik mengerjakan tes awal untuk mengetahui kompetensi awal peserta didik; 2) Berdasarkan hasil tes awal peserta dikelompokkan menjadi empat kelompok yaitu kelompok A (skor tes awal 9-10), kelompok B (skor tes awal 7-8), kelompok C (skor tes awal 5-6), dan kelompok D (skor tes awal 0-4); 3) Peserta didik kelompok A diberi pengayaan/tantangan, kelompok B diberi LKS 1, LKS 2, dan LKS 3, kelompok C diberi LKS 1, dan LKS 2, kelompok D diberi LKS 1 untuk didiskusikan dan dikerjakan; 4) Guru banyak intervensi/memberi bimbingan peserta didik kelompok C sehingga dapat melanjutkan mempelajari LKS 3, demikian juga peserta didik kelompok D dapat melanjutkan mempelajari LKS 2 dilanjutkan LKS 3. Guru juga mengecek pada kelompok A dan B apakah ada kesulitan sehingga perlu bantuan guru; 5) Diakhir pembelajaran guru memberikan tes akhir untuk mengetahui pemahaman peserta didik.

Baca juga:  Mengembangkan Rasa Percaya Diri pada Anak Usia Dini melalui Bernyanyi

Setelah pembelajaran berdiferensiasi materi Koordinat Kartesius selesai, penulis meminta setiap siswa memberikan komentar tentang proses pembelajaran. Ternyata 100 persen siswa menyukai dan tertarik dengan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penilaian lewat kuis untuk materi Bab 2 Koordinat Kartesius di kelas VIII SMP Negeri 2 Patebon Kendal sangat memuaskan. 95 persen siswa tuntas belajar dengan rata-rata nilai mencapai 90. (*/fth)

Guru Matematika SMPN 2 Patebon Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya