Pendidikan Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila

Oleh : Dra. Sri Widyastuti

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan kunci menumbuh kembangkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasar Pancasila sesuai tujuan Pendidikan nasional. Hal ini bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis serta bertanggung jawab.

Pancasila merupakan satu bagian penting pilar kebangsaan dan merupakan falsafah hidup yang mencerminkan karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Selain itu menjadi landasan, tujuan, dan fondasi sistem pendidikan yang baik untuk generasi penerus bangsa.

Pancasila harus kembali ditanamkan pada jiwa dan pikiran anak bangsa melalui proses pendidikan di semua lapisan masyarakat. Pancasila harus dihadirkan kembali. Karena generasi penerus bangsa adalah aset masa depan.

Baca juga:  Membuat Mind Map Lebih Memahami Norma dan Keadilan di Masyarakat

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan mempunyai visi menjadi program pendidikan sekolah yang melakukan transmisi dan transformasi sikap serta perilaku peserta didik. Pembelajaran PPKn didalamnya terkandung penguatan karakter, literasi dan kecakapan abad 21 yang disesuaikan kebutuhan dan perubahan zaman. Dengan begitu, PPKn akan mampu menghasilkan warga negara yang mampu berpikir global dan bertindak lokal berdasarkan Pancasila.

Setiap warga negara perlu diarahkan menjadi warga negara yang baik terdidik. Sehingga dapat memahami negara dan bangsa Indonesia, memiliki kepribadian Indonesia, memiliki rasa kebangsaan dan mencintai tanah air. Dengan demikian, dapat melaksanakan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan turut aktif membentengi masyarakat dari berbagai ancaman yang merusak ketahanan bangsa Indonesia.

Baca juga:  Pembelajaran Kooperatif untuk Mengajar Kalimat Imperatif

Tujuan Pendidikan nasional diterjemahkan secara lebih operasional dalam ruang lingkup Lembaga Pendidikan menjadi profil pelajar Pancasila dengan mengkontekstualisasi tantangan abad ke-21 dan visi Indonesia 2045. Profil Pelajar Pancasila dirumuskan dalam satu pernyataan komprehensif, yaitu “Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila”. Pernyataan ini memuat tiga kata kunci. Yakni satu, pelajar sepanjang hayat (lifelong learn) dua, kompetensi global (global competencies), dan tiga pengamalan nilai-nilai Pancasila. Ini menunjukkan adanya paduan antara penguatan identitas bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Adanya enam karakter dari Profil Pelajar Pancasila dirumuskan sebagai dimensi kunci. Semua saling berkaitan dan menguatkan. Yakni beriman bertaqwa kepada Tuhan dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Baca juga:  Asiknya Belajar Bela Negara dengan Picture and Picture

Enam dimensi ini menunjukkan bahwa Profil Pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif. Tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia. Dengan merujuk enam dimensi tersebut, Pendidikan Pancasila dan PPKn mengemban amanah untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai Pancasila pada setiap anak bangsa. Oleh karena itu proses pembelajaran PPKn harus integratif, menyenangkan dan efektif. (igi1/fth)

Guru PPKn SMK Islam Sudirman Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya