Ayo Bercerita untuk Meningkatkan Percaya Diri

Oleh : Ety Nurhayati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Permainan anak-anak secara individu seperti bermain HP akan menghambat perkembangan sosial emosional. Kurangnya waktu untuk berinteraksi dengan orang banyak, percaya diri anak menjadi kurang berkembang.

Kurangnya percaya diri ditunjukkan dengan tidak berani tampil di depan teman-teman, tidak berani menjawab pertanyaan ketika ditanya, sulit diajak komunikasi.

Kejadian semacam ini sering tejadi pada anak didik TK Negeri Pembina Rndudongkal Kabupten Pemalang. Sebagai guru penulis perlu melakukan upaya untuk melatih anak sehingga dapat meningkatkan rasa percaya dirinya sebagaimana pada KD.2.5. Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri.

Menurut Hakim (dalam Rahayu, 2013:63) bahwa percaya diri adalah keyakinan seseorang terhadap aspek kelebihan yang dimilikinya dan memuat kemampuan untuk mencapai berbagai tujuan hidup. Anak dikatakan percaya diri jika anak berani melakukan sesuatu yang baik bagi dirinya sesuai pengetahuan dan kemampuan diri.

Baca juga:  Strategi Experiential Learning Menambah Belajar semakin Percaya Diri

Rahayu (2014:78) mengatakan karakter anak yang percaya diri adalah berani berbicara di depan orang banyak tanpa perasaan malu dan takut dikritik, mudah bergaul di lingkungan yang baru. Berkurangnya ketergantungan anak pada orang lain, dan jika anak diberi tugas oleh guru, dapat melakukannya dengan tanpa meminta bantuan orang lain.

Salah satu cara unuk meningkatkan bercaya diri anak adalah melalui metode bercerita. Bercerita adalah kegiatan yang dilakukan orang secara lisan kepada orang lain dengan alat atau tanpa alat tentang apa yang harus disampaikan dalam bentuk informasi, pesan, atau hanya sebuah dongeng yang untuk didengarkan dengan rasa menyenangkan.

Dengan melakukan pembelajaran bercerita memberi manfaat bagi anak yaitu dapat menyalurkan ekspresi anak dalam kegiatan yang menyenangkan, membantu anak menghilangkan rasa rendah diri, malu, mengasah imajinasi anak, mengembangkan kemampuan berbahasa serta dapat meningkatkan percaya diri anak.

Baca juga:  Efektifkan Pemahaman Ayat-Ayat Berpikir Kritis dengan POT

Metode bercerita dapat dilakukan dengan membacakan buku cerita bergambar, mendongeng dengan boneka jari dan boneka tangan, menceritakan pengalaman atau hobi anak. Dalam kegiatan ini di TK Negeri Pembina Randudongkal Kabupaten Pemalang dilakukan tidak hanya oleh guru tetapi juga oleh murid.

Kegiatan ini melalui beberapa tahapan. Pertama, guru melakukan kegiatan bercerita setiap hari dengan bercerita. Baik menggunakan alat maupun tanpa alat. Kedua, memberikan pertanyaan kepada anak yang terkait dengan cerita pada kegiatan bercerita.

Ketiga memberikan kesempatan kepada anak untuk bercerita dengan mengulang cerita yang telah dilakukan oleh guru. Keempat memberikan kesempatan kepada anak untuk menceritakan pengalamannya setiap pagi. Kelima adalah memberikan reward kepada anak yang berani tampil untuk bercerita.

Baca juga:  Mari Bereksperimen dalam Mengenal Hujan di TK

Reward yang diberikan dapat berupa pujian, tepuk tangan, memberikan gambar emotikon senyum atau bintang, pada intinya ada wujud apresiasi kepada anak.

Melalui metode bercerita, selain dapat mengembangkan kemampuan bahasa pada anak juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Percaya diri merupakan salah satu kunci keberhasilan pada setiap individu. Karena dengan memiliki percaya diri, anak akan berani berkreatifitas, mengemukakan pendapat, berekspresi dan menunjukkan bakatnya. Sebaliknya tanpa memiliki rasa percaya diri, seseorang tidak akan terlihat kemampuannya, ragu dalam mengambil keputusan dan pasif.

Dengan metode bercerita, kepercayaan diri anak didik TK Negeri Pembina Randudongkal Kabupaten Pemalang mengalami peningkatan yang signifikan. Anak-anak lebih aktif dalam bertanya maupun menjawab pertanyaan dan bersedia dalam menceritakan kegiatan yang telah dilakukan di sekolah. (bat2/lis)

Guru TK Negeri Pembina Randudongkal, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya