Pembelajaran Model Parenting dapat Mengembangkan Karakter Anak Usia Dini

Oleh : Sri Rejeki ,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di TK Bina Kasih II Dlimoyo Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung sangat penting dilakukan sebab merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian manusia seutuhnya. Yaitu ditandai dengan karakter, budi pekerti luhur, pandai dan terampil.

Menurut Undang-Undang No. 20 (2003: 21), pendidikan anak usia dini juga didirikan sebagai usaha mengembangkan seluruh segi kepribadian anak didik dalam rangka menjembatani pendidikan keluarga ke pendidikan sekolah. Ruang lingkup program kegiatan belajarnya meliputi: pembentukan prilaku melalui pembiasaan dalam pengembangan moral pancasila, agama, disiplin, perasaan/emosi dan kemampuan bermasyarakat, serta pengembangan kemampuan dasar melalui kegiatan yang dipersiapkan oleh guru, meliputi: pengembangan kemampuan berbahasa, daya pikir, daya cipta, ketrampilan dan jasmani. Sedangkan program kegiatan di PAUD berorientasi pada pembentukan prilaku melalui pembiasaan dan mengembangan kemampuan dasar.

Menurut Moeslichatoen (2003:35) bahwa karakteristik tujuan kegiatan di pendidikan anak usia dini biasanya diarahkan pada pengembangan kreativitas, pengembangan bahasa, pengembangan emosi, pengembangan motorik dan pengembangan nilai serta pengembangan sikap dan nilai. Hal tersebut dilandasi oleh latar belakang anak PAUD yang memiliki kecenderungan selalu bergerak, memiliki rasa ingin tahu yang kuat, senang bereksperimen dan menguji, mampu mengekspresikan diri secara kreatif, mempunyai imajinasi dan senang berbicara.

Baca juga:  Asah Nalar Statistik dengan RME Berbasis IT

Upaya mengembangkan kemampuan dan potensi anak usia dini diperlukan suatu program yang dapat membantu dan mendukung terhadap perkembangan anak. Salah satunya adalah diadakannya kegiatan yang mensinergikan antara pendidik PAUD dengan orang tua melalui program pendidikan orang tua (parenting).

Keterlibatan orang tua dalam lembaga pendidikan anak usia dini sangat penting untuk mewujudkan pembelajaran yang optimal di masa usia emas anak. Agar orang tua tidak sepenuhnya berharap pada lembaga PAUD saja untuk mendidik anaknya, tetapi kontribusi orang tua juga sangat diperlukan untuk berperan membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Pelaksanaan pendidikan dengan memberdayakan orang tua merupakan solusi yang baik guna meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.

Pelaksanaan model parenting ini sudah sesuai dengan undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional, bahwa pendidikan keluarga merupakan bagian dari jalur pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan dalam keluarga dan yang memberikan keyakinan agama, nilai budaya, nilai moral dan keterampilan. Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki berbagai fungsi, yang salah satunya adalah fungsi edukasi yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan keluarga sebagai wahana pendidikan pertama dan yang paling utama. Untuk mewujudkan semua itu, maka sudah semestinya di adakan model parenting untuk orang tua.

Baca juga:  Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan Memanfaatkan MT di Masa Pandemi

Model parenting menurut Brooks (2001: 26) yaitu bentuk kegiatan informal yang dilakukan untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak di kelompok bermain dan di rumah. Parenting ini bukan sesuatu yang baru namun juga tidak banyak yang mampu menyelenggarakannya, sehingga penting untuk dikaji dari konsep teoritis tentang manajemen model parenting pada pendidikan anak usia dini, mengingat kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara maksimal.

Tujuan dan manfaat parenting menurut Papalia (2010: 54) antara lain: membantu anak memiliki kepercayaan diri yang positif melalui sikap positif dan penuh kasih sayang orang tua, mengharmoniskan hubungan anak dan orang tua melalui perhatian lebih saat anak mengikuti aturan, memberi bantuan, dan menunjukkan afeksi (sikap), dan membentuk disiplin pada anak melalui pengajaran orang tua dengan konsisten dan konsekuensi yang jelas. Anak yang memiliki konsep diri (self concept), berarti citra total diri sendiri sudah ada dimana konsep tersebut adalah apa yang ana yakini tentang siapa sebenarnya kita, gambaran keseluruhan dari kemampuan dan sifat seseorang.

Baca juga:  Cerita Bergambar Tingkatkan Kemampuan Imajinasi Anak Usia Dini

Program parenting adalah upaya pendidikan yang dilaksanakan dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dalam keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Parenting sebagai proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dan anak-anak mereka meliputi aktivitas-aktivitas sebagai perubahan karakter anak. (*/ton)

Guru TK Bina Kasih II Dlimoyo Kec Ngadirejo, Kab. Temanggung

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya