alexametrics

Menguasai Vocabulary dengan Bolpen

Oleh : Yohana Yuliani Widy Asmoro, S.S

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MENGUASAI kosakata atau vocabulary akan sangat membantu dalam pemahaman teks pada ranah keterampilan membaca. Teks Deskriptif tentang tempat wisata dan bangunan bersejarah adalah salah satu dari beberapa kompetensi dasar dalam kurikulum masa pandemi di kelas X. Teks Deskriptif merupakan sebuah teks yang didominasi dengan kata sifat dan kata benda. Permasalahan yang terjadi dalam mencapai kompetensi ini di SMAN 1 Ambarawa adalah terbatasnya kosakata siswa sehingga kurang memahami isi teks deskriptif. Dan saat siswa diminta untuk menghafalkan kosakata secara mandiri, sebagian besar siswa tidak melakukannya.

Untuk mendorong motivasi belajar siswa secara individu dapat diatasi dengan menggunakan Bolpen (Balapan Online berhadiah Pena). Bolpen ini menggunakan aplikasi Quizizz yakni web tool untuk membuat permainan kuis interaktif. Kegiatan ini mengadopsi model pembelajaran game-based learning. Menurut Azan dan Wong (2008) game-based learning adalah model pembelajaran berbasis permainan yang memikat dan melibatkan pengguna dengan tujuan akhir tertentu. Selaras dengan itu, Maiga (2009) juga berpendapat bahwa permainan dalam proses belajar akan mempertinggi suasana hati siswa.

Baca juga:  Aktualisasi Kepramukaan dalam Pelajaran Matematika

Pembelajaran ini diawali dengan masing-masing siswa mencatat kata sifat dan kata benda yang muncul dalam sebuah teks deskriptif. Kemudian masing-masing siswa tersebut juga mencari arti dan mencatatnya sebagai kosakata baru. Berikutnya guru memandu agar seluruh siswa saling melengkapi kosakata mereka dengan cara mencatat kosakata dari siswa yang lain yang belum ada dalam catatan mereka.

Langkah selanjutnya, guru memandu siswa untuk bersama-sama melafalkan kosakata tersebut dalam bahasa Inggris dan menyebutkan artinya dalam bahasa Indonesia. Kegiatan ini bisa diulang hingga beberapa kali sesuai kondisi atau kesepakatan dengan siswa. Setelah itu balapan online tentang kosakata tersebut bisa dimulai. Disebut balapan online karena aplikasi quizizz ini akan menampilkan pemenang yang menjawab dengan benar sekaligus cepat. Sebelum balapan online dimulai, siswa mendapat penjelasan tentang tujuan, cara bermain, dan hasil akhir dari permainan ini, termasuk jumlah babak dan sistem pertandingan untuk menentukan pemenang. Setelah itu siswa juga memahami aturan permainan yang disampaikan oleh guru antara lain tidak diperkenankan membuka catatan atau media lain.

Baca juga:  Pembelajaran PPKN melalui Google Classroom

Saat balapan online dilakukan, guru bisa membagikan tampilan layar kuis di kelas sehingga siswa dapat melihat langsung poin dan peringkat selama permainan berlangsung. Sistem kompetisi diterapkan agar semua siswa tetap bisa berpartisipasi dalam permainan sekaligus mereka terus mendapatkan pengulangan kosakata lewat soal-soal dalam kuis. Setelah babak pertama selesai, guru dapat melanjutkan ke babak-babak berikut sesuai penjelasan sebelumnya hingga mendapatkan pemenangnya. Di akhir permainan, para pemenang diumumkan dan diminta maju untuk menerima hadiah berupa pena. Supaya lebih menarik, ditentukan jumlah pemenang yang lebih banyak agar semakin banyak siswa yang mendapatkan pena sebagai hadiah. Setelah permainan selesai siswa diminta untuk menyampaikan pengalaman yang diperoleh melalui permainan Bolpen sekaligus melakukan refleksi.

Baca juga:  Pembelajaran Sosiologi dengan Blended Learning di Masa Pandemi

Belajar melalui permainan menciptakan suasana belajar menjadi mengasyikan dan menantang, membuat siswa aktif, interaktif, dan bersemangat. Dengan semangat yang muncul, siswa akan termotivasi untuk menambah perbendaharaan kosakata atau vocabulary mereka. Kosakata yang bertambah akan membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan dan hasil belajar bahasa Inggris mereka. (igi2/zal)

Guru SMAN 1 Ambarawa, Kab. Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya