alexametrics

Pembelajaran IPA Menjadi Menyenangkan dengan Metode Index Card Match

Oleh : Dyah Fajar Dewayani, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan adalah proses pembelajaran dalam mendapatkan ilmu pengetahuan serta menjadikan pribadi yang berakal sehat dan rasional. Pendidikan dapat meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia.

Indonesia sekarang ini telah banyak mengalami perkembangan terutama dalam bidang pendidikan. Perkembangan terjadi agar manusia bisa menghadapi kemajuan teknologi yang semakin pesat. Manusia akan mampu bersaing dan bertahan menghadapi perkembangan yang terjadi secara signifikan. Mengikuti perkembangan pendidikan berarti kita harus mengikuti perubahan kurikulum pendidikan.

Proses pembelajaran dalam IPA mengarah pada tujuan pendidikan, sehingga upaya pemerintah salah satunya adalah mengimplementasikan kurikulum yang mengarah kepada keaktifan peserta didik. Pembelajaran IPA pada hakikatnya merupakan kumpulan pengetahuan (a body of knowledge), cara atau jalan berpikir (method of thinking), dan cara untuk penyelidikan (method of investigating). Karakteristik pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang aktif dimana kegiatan pembelajarannya melibatkan peserta didik.

Pembelajaran IPA di kelas VII SMP Negeri 39 Semarang tahun ajaran 2021/2022 salah satunya menggunakan metode Index Card Match pada materi Interaksi Makhluk Hidup. Index Card Match merupakan salah satu metode mencari pasangan yang digunakan untuk mengulang materi yang telah diberikan sebelumnya. Materi baru pun dapat diajarkan dengan strategi ini tetapi terlebih dahulu peserta didik diberi tugas mempelajari topik yang akan diajarkan, sehingga ketika masuk kelas mereka sudah memiliki bekal pengetahuan (Zaini, 2008).

Baca juga:  Menumbuhkan Critical Thinking dalam Belajar IPA melalui PBL

Menurut Suprijono (dalam Asnimar dan Baskara, 2013), Index Card Match adalah metode “mencari pasangan kartu” cukup menyenangkan digunakan untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

Langkah-langkah yang sama juga disampaikan oleh Hamruni (2012: 162). Menurut Hisyam Zaini dkk (2008: 67-68) langkah-langkah strategi pembelajaran Index Card Match adalah sebagai berikut: buat potongan-potongan kertas sejumlah peserta didik yang ada dalam kelas. Bagi jumlah kertas-kertas tersebut menjadi dua bagian yang sama. Tulis pertanyaan tentang materi yang telah diberikan sebelumnya pada setengah bagian kertas yang telah disiapkan. Setiap kertas berisi satu pertanyaan. Pada separo kertas yang lain, tulis jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang tadi dibuat. Kocoklah semua kertas sehingga akan tercampur antara soal dan jawaban.

Baca juga:  Belajar Energi, Aktif dengan Bereksperimen

Bagi setiap peserta didik satu kertas. Jelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separo peserta didik akan mendapatkan soal dan separo lainnya akan mendapatkan jawaban. Yang sudah menemukan pasangan, minta mereka untuk duduk berdekatan. Terangkan juga tidak memberitahu materi yang mereka dapatkan kepada teman lain.

Setelah semua peserta didik menemukan pasangan, dan duduk berdekatan, minta setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan keras kepada teman-teman lain. Selanjutnya soal tersebut dijawab oleh pasangan yang lain.

Akhiri proses dengan membuat klarifikasi dan kesimpulan. Implementasi metode pembelajaran Index Card Match dapat dilakukan dengan beberapa modifikasi atau variasi. Pada penelitian ini, langkah-langkah yang diterapkan sesuai Raisul Muttaqien (2013: 250-251) yang telah diuraikan.
Metode Index Card Match merupakan salah satu metode pembelajaran aktif yang mengesankan. Peserta didik dituntut untuk mandiri dalam belajar dan berpartisipasi aktif dalam kelas yang dibalut seperti permainan sehingga terdapat unsur yang menyenangkan dalam pembelajaran.

Baca juga:  Mengasyikkan Bercerita Pendek dengan Diskusi Kelompok dan Media Boneka Tangan

Penerapan metode pembelajaran Index Card Match penulis gunakan pada pembelajaran IPA materi Interaksi Makhluk Hidup pada Februari 2022 dimana pembelajaran sudah tatap muka 100 persen. Dan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 39 Semarang semester genap tahun pelajaran 2020/2021.

Pembelajaran IPA dengan Index Card Match juga menjadikan peserta didik percaya diri dan merasakan proses pembelajaran yang menyenangkan. (mj/lis)

Guru IPA SMP Negeri 39 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya