alexametrics

Penerapan RME Tingkatkan Hasil Belajar Matematika

Oleh : Suharti S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan ilmu yang bersifat abstrak (Purnomosidi, 2018). Oleh karena itu, dalam pembelajaran matematika diperlukan pembelajaran yang konkret dan menyenangkan. Guru sebagai pelaksana pendidikan harus memiliki kemampuan dasar dalam mendidik dan mengajar. Salah satu kemampuan dasar tersebut adalah strategi dan metode pembelajaran. Dalam hal ini, pembelajaran matematika tidak terlepas dari media sebagai alat bantu. Dengan penggunaan alat peraga dapat memperjelas apa yang disampaikan oleh guru.

Selama ini banyak siswa selalu mengeluhkan tentang pelajaran matematika yang sulit, tidak menarik, dan membosankan. Keluhan ini secara langsung atau tidak langsung sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Terutama pada materi keliling bangun datar pada umumnya hanya dikenalkan dengan satu media yang berupa gambar.

Baca juga:  Media Konkret Maksimalkan Hasil Belajar Debit

Hal ini menyebabkan kesulitan belajar yang berujung pada hasil belajar yang rendah. Susanto (2013:5) menyatakan, hasil belajar dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenai materi pembelajaran.

Berdasarkan keadaan tersebut, solusi yang dirasa dapat membantu kesulitan siswa adalah melalui Realistic Mathematics Education (RME) atau pendidikan matematika realistik. Menurut Rahayu (2010:15), RME merupakan suatu pendekatan pembelajaran matematika yang lebih menekankan realitas dan lingkungan sebagai titik awal dari pembelajaran. Pembelajaran matematika realistik pada dasarnya adalah pemanfaatan realitas dan lingkungan yang dipahami siswa untuk memperlancar proses pembelajaran matematika. Yang dimaksud dengan realita yaitu hal-hal yang nyata atau konkret yang dapat diamati atau dipahami siswa.

Baca juga:  Strategi Menumbuhkan Potensi Olahraga di Masa Pandemi bagi Siswa SD

Berikut ini pembelajaran matematika kelas III SD Negeri 01 Bligorejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, dengan materi keliling bidang datar menggunakan pendekatan RME. Strategi yang digunakan adalah penemuan terbimbing, dimana siswa diajak praktik menemukan rumus keliling persegi dan persegi panjang dengan dipandu oleh guru. Sebelum pembelajaran, guru meminta siswa menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk praktik. Setelah itu, mereka mengikuti langkah-langkah yang sudah dipraktikkan guru. Siswa juga diberikan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) tempat mereka mencatat hasil penemuan dan menemukan rumusnya sendiri. Guru memantau kegiatan siswa dan memberikan masukan terhadap hasil pekerjaan siswa serta membimbing siswa yang merasa kesulitan.

Sebagian siswa senang dengan pendekatan pembelajaran tersebut, karena mereka bisa praktik sendiri dengan langkah-langkah yang sudah dicontohkan oleh guru dalam pembelajaran yang mereka simak. Mereka antusias dan semangat mengukur keliling sebuah persegi dan persegi panjang di sekitar mereka, serta menemukan sendiri rumus keliling persegi dan persegi panjang.

Baca juga:  Belajar Menulis Descriptive text Menggunakan Media Magic Card

Ternyata penggunaan pendekatan RME untuk pembelajaran matematika materi keliling bidang datar, hasil belajar siswa kenaikannya signifikan. Hal ini karena siswa membangun sendiri pengetahuannya, maka siswa tidak mudah lupa dengan pengetahuannya. Selain itu suasana dalam proses pembelajaran menyenangkan karena menggunakan realitas kehidupan, sehingga siswa tidak cepat bosan untuk belajar matematika. (wa2/ida)

Guru SD Negeri 01 Bligorejo, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya