alexametrics

Optimalisasi Baca Tulis Aksara Jawa dengan Proksiwa

Oleh : Siti Solekah S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PROSES membaca melibatkan aktivitas fisik maupun mental. Puji Santoso (2007) menjelaskan bahwa proses membaca meliputi aspek sensori, perspektual, skemata, dan afektif. Keempat aspek menghasilkan pemahaman membaca yang baik dengan menghubungkan simbol, informasi tertulis, pengetahuan yang ada, juga minat pembaca.

Senada dengan Farida Rahim (2008), membaca adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak hanya melafalkan tulisan tetapi juga melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif. Tidak hanya membaca huruf latin, tetapi membaca aksara Jawa di anggap sulit oleh siswa. Kesulitan membaca dan menulis aksara Jawa di SD N 4 Sidodadi dapat dialami oleh siswa kelas V.

Realita dalam proses kegiatan belajar mengajar untuk membaca 1 huruf Jawa saja masih melihat buku karena benar-benar kesulitan belum memahami mengenal dua puluh aksara Jawa. Belum lagi jika sudah diberi tambahan sandhangan dan pasangan, itu akan menyulitkan siswa dalam membaca aksara Jawa. Kondisi seperti ini, membuat penulis mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa Jawa di kelasnya dengan alternatif berinovasi membuat alat peraga sederhana. Alat peraga sederhana diberi nama Proksiwa (Produk Inovasi Aksara Jawa) oleh siswa kelas V di SD N 4 Sidodadi.

Baca juga:  Bermain Rumus Matematika dengan Kartu Ajaib

Prosedur pembuatan proksiwa antara lain; 1) Tentukan bahan yang mudah dijumpai di sekitar dan relatif murah; 2) Siapkan kertas karton atau kertas tebal;

3) Membuat sketsa tulisan Aksara pada karton atau kertas tebal; 4) Ukir atau tata bahan (kancing baju) menyesuaikan sketsa; 5) Beri lem untuk menempelkan bahan (kancing baju) pada kertas karton atau kertatebal; 6) Tekan bahan (kancing baju) sampai benar-benar melekat; 7) Urutkan dari aksara ha sampai aksara nga; 8) Peraga siap digunakan; 9) Jika setelah digunakan, peraga tempelkan pada dinding kelas sebagai hasil karya; 10) Beri dan potong lakban hitam sebagai bingkainya; dan 11) Atur lokasi pemasangan pada dinding kelas.

Baca juga:  Optimalisasi Bakat Istimewa Olahraga di Kelas Khusus Olahraga

Cara penggunaan proksiwa adalah; 1) Siswa mengamati peraga; 2) Siswa mengamati secara berulang,; 3) Siswa menuliskan pada buku tulis masing-masing secara berulang; 4) Siswa mulai membuat aksara ha sampai nga secara mandiri;

5) Siswa membuat Aksara Jawa di papan tulis tanpa melihat peraga; 6) Siswa muncul ide kreatif mencari bahan yang murah dan mudah dijumpai; 7) Siswa membuat peraga dengan bahan yang dipilih; 8) Siswa berkreasi membuat produk inovasi Aksara Jawa; dan 9) Siswa menampilkan hasil karya dengan ditempel pada dinding.
Pembuatan proksiwa dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ditemukan.

di lingkungan sekitar seperti padi, jagung, biji kacang hijau, ranting, daun, sedotan, tisu, kertas, kancing baju, dan lain-lain. Kegiatan proksiwa membuat tulisan aksara Jawa lebih asyik, siwa diajak berpikir kreatif untuk menentukan ide bahan yang akan digunakan. Keterampilan membaca dan menulis siswa kelas V di SD N 4 Sidodadi meningkat. Antusias siswa dalam berinovasi menemukan ide bahan yang lain untuk membuat proksiwa nampak tinggi. Pembelajaran dengan peraga sederhana proksiwa menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Semangat dan minat untuk belajar pun meningkat. Hasil proksiwa akan ditempel (pajang) pada dinding kelas. Pembuatan proksiwa hanya memanfaatkan bahan dengan harga murah tetapi hasilnya menarik dan berkesan bagi siswa tentunya. (kd/ida)

Baca juga:  Bimbingan Kelompok Berbantuan Media Audiovisual Tingkatkan Kepercayaan Diri

Guru SDN 4 Sidodadi, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya