alexametrics

Menariknya Belajar Keragaman Budaya dengan Model Role Playing

Oleh: Siti Isrowiyah, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEIRING dengan perkembangan zaman, kebudayaan di Indonesia semakin terkikis disebabkan dampak negatif globalisasi. Khususnya pada siswa sekolah dasar, guru harus berusaha menumbuhkan semangat pada siswa agar memiliki rasa memiliki dan mencintai budaya negeri sendiri. Salah satu bentuk inovasinya adalah mengaplikasikan model yang menarik dalam pembelajaran.

Hasil observasi dalam pembelajaran pada siswa kelas IV SDN Rejosari 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, menunjukkan bahwa siswa kurang memahami materi keragaman budaya di Indonesia. Siswa belum bisa menjelaskan keragaman budaya dan menyebutkan penyebaran suku-suku bangsa yang ada di Indonesia. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis mencoba menerapkan model Role Playing untuk meningkatkan semangat siswa dan aktifitas belajar siswa dalam proses pembelajaran.

Model role playing adalah suatu model mengajar yang menyajikan bahan pelajaran dengan mempertunjukkan dan mempertontonkan tingkah laku dalam suatu masalah yang diperankan. Role playing merupakan salah satu jenis model pembelajaran yang bersifat kompleks. Sedangkan menurut Hidayati (2004) role playing adalah salah satu bentuk permainan pendidikan yang dipakai untuk menjelaskan peranan, sikap, tingkah laku, dan nilai dengan tujuan menghayati perasaan, sudut pandang, dan cara berpikir orang lain.Menurut Prastowo (2013) mengatakan bahwa model pembelajaran role playing adalah suatu model penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa.

Baca juga:  Penggunaan Metode Gasing pada Pembelajaran Keliling Bangun Datar

Tujuan dari metode role playing yaitu mengajarkan tentang empati pada siswa (Ismail, 1998). Siswa diajak untuk mengalami dunia dengan cara melihat dari sudut pandang orang lain. Siswa diminta untuk membayangkan dirinya di posisi orang lain agar bisa menyelami perasaan dan sikap yang ditunjukkan oleh orang lain, memahami dan peduli terhadap tujuan dan perjuangan dari orang lain, dan mencoba untuk berperan yang tidak biasa. Dalam artian memainkan peran orang lain yang mungkin dapat berbeda dengan karakteristik yang ada dalam dirinya.

Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan model role playing sebagai berikut: Pertama, guru menyusun atau menyiapkan skenario yang akan ditampilkan. Kedua, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok dengan anggota empat sampai lima siswa. Ketiga, siswa memilih peran yang akan dimainkan berdasarkan kesepakatan kelompok. Ada yang berperan sebagai orang Jawa, Betawi, Sunda, Batak, dan lainnya. Keempat, masing-masing kelompok berlatih sesuai perannya dengan naskah yang telah disiapkan guru.

Baca juga:  Pengamatan di Lapangan Mengasyikkan untuk Materi Struktur Ruang Desa

Tiap anggata akan berperan sebagai orang dari suku tertentu yang akan mengenalkan asal daerah, bahasa yang dipakai, tarian daerah, atau lagu daerah yang dimilikinya dengan rasa bangga. Siswa dapat menirukan bahasa daerah dari masing-masing suku sehingga peran yang dimainkan menjadi semakin hidup. Kelima, setiap kelompok memainkan perannya, sedangkan guru dan kelompok lain sebagai penonton sekaligus pengamat. Kegiatan ini dilakukan sampai semua kelompok tampil. Keenam, guru bersama siswa melakukan refleksi, guru juga memberikan umpan balik dan penguatan terhadap penampilan siswa.

Pembelajaran menggunakan model role playing secara tidak langsung akan menumbuhkan kecintaan terhadap keragaman budaya di Indonesia bagi generasi muda dalam rangka memajukan kebudayaan nasional. Penerapan model role playing dalam pembelajaran dapat membuat siswa menjadi sangat senang dan tertarik dalam pembelajaran karena mendapatkan pengalaman nyata yang membuat aktifitas belajar dan kesadaran untuk hidup rukun menjadi lebih baik, terutama bagi siswa kelas IV SDN Rejosari 01 Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Pemilihan model ini dapat manjadi alternatif agar variasi dalam pembelajaran lebih meningkat. (wa2/zal)

Baca juga:  Efektivitas Metode Scramble dalam Menentukan Gagasan Pokok

Guru SDN Rejosari 01, Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya