alexametrics

Media Puzzel Tingkatkan Minat Belajar PPKn

Oleh: Tri Ari Werdiningsih, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN merupakan salah satu cara untuk mengubah kehidupan masyarakat untuk menuju ke kehidupan yang lebih maju. Undang – undang pendidikan nasional No. 20 Tahun 2003, mengamanatkan bahwa dalam kegiatan pembelajaran guru diwajibkan dapat mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya. Guru sebagai fasilitator dalam kegiatan pembelajaran seharusnya dapat menciptakan suasana dan situasi belajar yang kondusif. Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila dalam proses pembelajarannya guru menggunakan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, sehingga peserta didik terbantu untuk mencapai tujuan pembelajarannya.

Peserta didik di sekolah penulis yaitu SMK Negeri 1 Warungasem mengalami kesulitan dalam memahami aturan dalam UUD 1945 yang berkaitan dengan hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pelajaran yang berkaitan dengan kompetensi dasar menganalisis nilai – nilai Pancasila terkait dengan kasus – kasus pelanggaran hak dan kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, penulis sebagai guru PPKN di SMK Negeri 1 Warungasem menggunakan metode bermain dengan media puzzle sebagia salah satu alternatif metode yang menarik siswa untuk mempelajari hak dan kewajiban warga negara sekaligus memberi stimulus pada tiga bagian penting dalam pembelajaran, yaitu emosional, intelektual dan psikomotor.

Baca juga:  Menulis Macapat Lebih Greget dengan Teknik Pancing Nganbung Gula

Menurut Syuropati dalam Kurniasari, 2013:44: Puzzle dapat membantu siswa belajar memecahkan masalah dengan mencoba beberapa cara dalam memasang kepingan berupa potongan- potongan gambar, maka siswa dilatih untuk berpikir kreatif. Puzzle sebagai media pembelajaran membuat siswa merasa tertantang untuk menyelesaiakan suatu masalah. Berdasarkan pendapat di atas, peneliti menyimpulkan bahwa puzzle merupakan permaianan berupa potongan-potongan gambar yang disusun membentuk suatu pola tertentu sehingga siswa termotivasi untuk menyelesaikannya sehingga siswa tidak akan mudah bosan dalam mengikuti proses pembelajaran.

Pada tahap awal, siswa akan mencoba untuk menyusun gambar puzzle dengan cara mencoba memasang- masangkan bagian-bagian puzzle tanpa petunjuk. Meningkatkan keterampilan sosial berkaitan dengan kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Melatih koordinasi mata dan tangan siswa belajar mencocokkan keping-keping puzzle dan menyusunnya menjadi satu gambar. Membantu melatih logika siswa. Ketika siswa melihat puzzle bergambar maka siswa akan menyimpulkan gambar tersebut sesuai dengan logika. Melatih kesabaran bermain puzzle membutuhkan ketekunan, kesabaran dan memerlukan waktu untuk berfikir dalam menyelesaikan tantangan.

Baca juga:  Mentimeter Dikuasai, Siswa Happy di Masa Pandemi

Alternatif media pembelajaran untuk mengajarkan materi hak dan kewajiban warga negara pada muatan PPKn sebagai solusi permasalahan di SMK Negeri 1 Warungasem adalah puzzle gambar contoh hak dan kewajiban warga negara yang berhubungan dengan bunyi pasal dalam UUD 1945 yang mengatur hak dan kewajiban warga negara. Media puzzle contoh hak dan kewajiban warga negara yang berkaitan dengan bunyi pasal dalam UUD 1945 yang digunakan berupa gambar contoh hak dan kewajiban warga Negara yang telah dipotong menjadi beberapa bagian pola.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan di SMK Negeri 1 Warungasem adalah sebagai berikut: guru memberikan materi tentang hak dan kewajiban warga Negara yang berkaitan dengan bunyi pasal dalam UUD 1945. Guru mengajak siswa untuk bermain tentang gambar contoh hak dan kewajiban warga negara yang berhubungan dengan bunyi pasal dalam UUD 1945 yang mengatur hak dan kewajiban warga negara. Guru menyiapkan perlengkapan yang digunakan dalam bermain.

Baca juga:  Pembelajaran Menulis Teks Prosedur dengan Metode Discovery Learning

Guru membagi siswa menjadi kelompok terdiri dari 3-4 siswa. Guru memimpin permainan dan menjelaskan tata cara dan peraturan dalam Permainan. Guru memberikan potongan puzzle yang sama kepada setiap kelompok. Setelah puzzle tersusun, siswa diminta untuk menginterpretasikan gambar dengan menyebutkan pasal dalam UUD 1945 yang berkaitan dengan gambar beserta bunyinya. Kelompok yang sudah menyelesaikan ketua kelompok berlari menuju ke papan hak dan kewajiban warga negara yang sesuai dengan gambar/alat yang telah disusun.

Kelompok yang terlebih dahulu menjadi pemenang mendapat 3 bintang, kelompok yang urutan kedua mendapat 2 bintang dan yang terakhir mendapat 1 bintang (kegiatan dilakukan secara berulang). Setelah permainan selesai bintang yang dikumpulkan dihitung yang menjadi pemenang mendapat hadiah/ penghargaan. Guru memberikan evaluasi. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PPKN dengan menggunakan media puzzle berkaitan dengan gambar hak dan kewajiban warga negara yang berkaitan dengann bunyi pasal dalam UUD 1945 dapat meningkatkan keaktifan siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa. (bat1/zal)

SMK NEGERI 1 WARUNGASEM

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya