alexametrics

Media Pembelajaran Video Demonstrasi Tingkatkan Motivasi Siswa

Oleh: Tohari,S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MEDIA pembelajaran adalah suatu teknologi pembawa pesan yang dapat digunakan untuk keperluan pembelajaran dan juga merupakan sarana fisik dan komunikasi untuk menyampaikan materi pelajaran. Penggunaan media pembelajaran merupakan penghubung antara pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Media Pembelajaran merupakan belajar kreatif Proses pembelajaran merupakan proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan kepada tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman.

Apabila pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang cukup bagi siswa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis siswa, sehingga desain pembelajaran yang dirancang guru berorientasi pada aktivitas siswa.

Dalam rangka menangani percepatan penanganan kasus Covid-19 secara resmi dikeluarkan melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nomor 3 tahun 2022 tentang PTM terbatas pada satuan pendidikan. Berdasarkan uraian tersebut dalam sistem pembelajaran secara PTM terbatas untuk menunjang pembelajaran pada siswa kelas 4, guru memberikan pengajaran atau tugas kepada peserta didik melalui aplikasi Whatsapp, Google Classroom, dan aplikasi lainnya guna mendukung terlaksananya kegiatan belajar mengajar sebagai ganti pembelajaran tatap muka.

Baca juga:  Dampingi Siswa Paud saat Belajar di Rumah dengan Grup Kelas Orang Tua

Namun pada kenyataannya proses belajar mengajar berlangsung secara monoton karena hanya mengandalkan pemberian materi dan tugas secara tertulis yang membuat anak merasa bosan dan kehilangan motivasinya dalam belajar. Dari hal tersebut sebagai penulis sekaligus guru yang mengajar di SD Negeri 01 Depok Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang melakukan peningkatan pembelajaran dengan memberikan video demonstrasi untuk meningkatkan motivasi selama proses PTM terbatas.

Menurut Nurul Aeni (2018), mengatakan bahwa penggunaan video dalam kegiatan pembelajaran tidak hanya sekedar sebagai alat bantu, melainkan sebagai pembawa informasi atau pesan yang ingin disampaikan. Melalui video demonstrasi yang inspiratif mudah digunakan dan dapat ditonton berulang kali oleh anak saat belajar, karena media visual serta audio yang ditampilkan secara bersamaan mengkomunikasikan pesan dan informasi pembelajaran.

Baca juga:  Google Classroom sebagai Media Pembelajaran Kimia

Media video ini juga akan memudahkan para orang tua siswa membantu anaknya dalam proses belajar di rumah. Dengan bantuan guru menjelaskan materi pelajaran dengan bantuan metode pembelajaran berupa video demonstrasi. Fungsi media pembelajaran memiliki dampak yaitu memudahkan siswa mempelajari materi pembelajaran, karena materi pembelajaran tidak hanya disampaikan melalui kata verbal. Seperti yang dikemukakan oleh Riyana (2008: 9) bahwa secara umum media mempunyai fungsi sebagai berikut: Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalitas. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya indra. Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara siswa dengan sumber belajar. Memungkinkan visual, autitori dan kinestetiknya. Memberikan rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama.

Baca juga:  Loose Part sebagai Media Pembelajaran Berbasis Proyek di PAUD

Setelah mengetahui dampak dari pembelajaran video kreatif demonstrasi yang dibuat oleh pengajar fungsi tersebut dapat berjalan secara efektif tanpa terikat dengan ruang dan waktu. Media yang digunakan dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki siswa. Media video pembelajaran dapat mengatasi batas ruang kelas. Serta dapat menghasilkan keseragaman pengamatan, menanamkan konsep dasar yang benar, nyata, dan tepat.

Media pembelajaran kreatif juga membangkitkan motivasi dan merangsang siswa didik untuk belajar dengan baik. Hal yang paling penting adalah melalui media belajar baru dapat meningkatkan keinginan dan minat baru pada siswa didik, mengontrol kecepatan belajar siswa, serta yang terakhir dapat memberikan pengalaman yang menyeluruh dari hal-hal yang konkret pada kegiatan siswa. (wa2/zal)

Guru SDN Depok 01 Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya