alexametrics

Gobak Sodor Kuatkan Karakter Anak

Oleh : Reni Umayati, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada masa globalisasi dewasa ini, perkembangan teknologi yang semakin maju sangat berpengaruh terhadap perilaku dan gaya bermain anak-anak. Kini mereka lebih asyik memainkan jari-jari mungilnya untuk bermain playstation dan game online.

Permainan modern yang akrab bagi anak-anak ini dimainkan dengan alat-alat yang canggih dengan teknologi yang tinggi sebagai hasil dari globalisasi. Permainan modern cenderung individual, berbeda jauh dengan permainan tradisional yang biasanya membutuhkan teman atau kelompok.

Dukungan dari lingkungan dan orang terdekat sangat berpengaruh bagi peserta didik baik di sekolah maupun di rumah. Kemerosotan moral juga dialami oleh siswa kelas VI SDN Jumoyo 2, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Saat ini siswa cenderung tertarik permainan modern daripada tradisional.

Kesan modern yang ditawarkan dalam permainan digital tidak hanya terdapat pada alat yang digunakan. Namun juga pada cara menggunakannya. Berada pada tempat yang nyaman, tidak berpanas-panasan dan ber-AC saat memainkan model permainan seperti playstation (PS). Berbeda dengan permainan tradisional yang dilaksanakan di lapangan yang terkesan panas dan menimbulkan keringat pada anak yang memainkannya. Namun demikian kesan modern justru menimbulkan kecanduan anak pada game tersebut sehingga mengakibatkan karakter yang mulai bergeser. Dolanan tradisional tak lagi menjadi dolanan yang diminati oleh anak-anak.

Baca juga:  Viral Siaga Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Recount

Padahal dolanan tradisional ini mempunyai nilai-nilai karakter yang dapat menguatkan. Guru dapat mengenalkan dolanan gobak sodor saat di sekolah di waktu istirahat.
Begitu pentingnya permainan tradisional dalam memberikan nilai moral yang positif bagi pertumbuhan anak. Melalui permainan tradisional dapat menjadi sarana belajar untuk mengembangkan EQ pada anak. Namun tetap dalam pengawasan orang dewasa sehingga waktunya tidak hanya digunakan untuk bermain.

Dolanan gobak sodor sesuai dengan 5 poros penguatan pendidikan karakter. Lima poros penguatan karakter yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas.

Manfaat dari permainan gobak sodor antara lain (Achroni, 2012:58) memberi kegembiraan pada anak, melatih kerja sama anak dalam sebuah tim, melatih kepemimpinan pada anak. Lalu melatih tanggung jawab dan membangun sportivitas anak. Melatih semangat juang anak untuk meraih kemenangan dalam permainan (semangat pantang menyerah).

Baca juga:  Meningkatkan Kelincahan dengan Permainan Gobak Sodor

Begitu banyak nilai penanaman karakter yang terkandung di dalamnya. Peserta didik diajak untuk menciptakan harmonisasi sesuai filosofi pendidikan karakter menurut Ki Hajar Dewantara yaitu olah hati, olah rasa, olah pikir dan olahraga.

Ini merupakan bekal bagi anak didik sebagai generasi penerus bangsa untuk memiliki keterampilan abad 21 dengan menghidupkan budaya bangsa yang kian luntur tergerus zaman. Dimana keterampilan abad 21 merupakan keterampilan yang wajib dimiliki peserta didik zaman sekarang yaitu komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis dan memecahkan masalah serta kreatif dan inovatif.

Begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari dolanan tradisional. Pelestarian dolanan tradisional sebagai upaya membangun karakter peserta didik hendaknya dilakukan secara berkesinambungan. Dan diperlukan adanya kerja sama dari berbagai pihak agar warisan budaya ini tidak akan lekang oleh waktu. (mj/lis)

Baca juga:  Komik Digital Kembangkan Teks Fiksi Masa Pandemi

Guru SDN Jumoyo 2, Kec. Salam, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya