alexametrics

Meningkatkan Penguasaan Wawasan Nusantara dengan Metode FGD

Oleh: Farozi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Permasalahan politik, ekonomi, sosial, budaya (Poleksosbud) banyak menyebabkan konflik luar negeri terkait teritorial negara Indonesia. Hal ini menjadi sebuah kajian yang patut dijadikan bahan diskusi. Tujuan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan materi wawasan nusantara disebutkan siswa diharapkan bertanggung jawab mengembangkan kesadaran akan pentingnya wawasan nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Materi ini menuntut siswa lebih memahami dan menyelami arti penting wawasan nusantara bagi semua warga Indonesia.

Roni Lukum, S.Pd., M.Sc. menyebutkan wawasan nusantara adalah cara pandang sebuah bangsa tentang dirinya di tengah-tengah lingkungan strategis yang bergerak serba cepat dan dinamik agar bangsa tersebut tetap eksis dan survive.

Berpedoman pengertian inil, siswa diberikan sebuah tanggung jawab mengkaji ulang pemahamannya tentang wawasan nusantara. Siswa dituntut mempertahankan eksistensi NKRI dengan segala pernak-pernik ciri khasnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Mengerjakan Penjumlahan dan Pengurangan dengan Media Potongan Lidi

Permasalahan muncul, tidak banyak siswa menguasai wawasan nusantara. Mereka bingung harus berbuat apa untuk NKRI. Berdasarkan pembelajaran di kelas, baru sebagian kecil siswa benar-benar memahami wawasan nusantara. Ini terlihat dari hasil belajar dan penguasaan konsep wawasan nusantara yang telah disampaikan di dalam kelas. Tidak hanya itu, siswa belum bisa menunjukkan perilaku bertanggung jawab terhadap wawasan nusantara.

Penulis berinisiatif membuat semacam grup khusus yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang wawasan nusantara. Penulis menggunakan metode diskusi yaitu focus group discussion (FGD). Menurut Edi Indrizal FGD biasa disebut sebagai metode dan teknik pengumpulan data kualitatif dengan cara melakukan wawancara kelompok. Focus group discussion umumnya digunakan di perusahaan-perusahaan ketika ada rekrutmen pegawai/karyawan. Namun, penulis gunakan di kelas untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan materi wawasan nusantara.

Baca juga:  Pembelajaran Tematik dengan Permainan Ular Tangga

Langkah-langkah kerja FGD membentuk grup dengan didasarkan kemampuan siswa. Setiap grup terdiri tiga siswa, satu siswa mempunyai kemampuan pandai, sedang, dan kurang. Pengambilan prestasi diperoleh dari hasil penilaian harian atau pengamatan sehari-hari. Selanjutnya memberikan lembar kerja sebagai bahan diskusi tentang wawasan nusantara. Siswa saling bekerja sama mengumpulkan bukti-bukti atau kasus-kasus tentang kurangnya wawasan nusantara yang dialami anggota kelompok. Setelah mengumpulkan data-data lengkap, siswa membuat sebuah laporan singkat dan mempresentasikannya.

Saat presentasi, siswa tidak hanya menampilkan hasil diskusinya siswa sudah bisa menggunakan media menarik minat kelompok lain untuk berdiskusi. Tampak siswa begitu antusias dan terjadi diskusi yang interaktif antarkelompok. Dari hasil pengamatan dan penilaian, siswa-siswa yang semula belum memahami dan menguasai materi wawasan nusantara, sudah semakin paham.

Baca juga:  Cooperatif Integrated Reading and Compocition Tingkatkan Hasil Belajar Siswa

Siswa sudah menunjukkan tanggung jawab terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mereka bisa menganalisa permasalahan di NKRI kemudian membuat komitmen diri untuk menjaga keutuhan NKRI dengan mendalami hakikat wawasan nusantara. (wa1/lis)

Guru PPKn SMKN 1 Warungasem, Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya