alexametrics

Strategi Pembelajaran Seni dengan Pendekatan Kontekstual

Oleh : Asri Tri Wahyuningsih, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan seni sebagai bagian dari Pendidikan Nasional, seyogyanya memperhatikan makna yang terkandung dalam pernyataan di atas dan berupaya untuk dapat menunjang pelaksanaannya. Pendidikan seni juga berperan dalam menyeimbangkan kehidupan individu dalam pengembangan kepribadiannya, baik dalam aspek kecerdasan maupun perasaan dan kehendak. Lebih khusus lagi pendidikan seni dapat menghaluskan rasa, dan mengembangkan daya cipta, serta mencintai kebudayaan nasional, bahkan menghargai hasil-hasil kebudayan / kesenian dari bangsa manapun.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 menjelaskan, pendidika nseni budaya dan keterampilan diberikan di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan. terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman secara estetik, dalam bentuk kegiatan berekspresi dan berkreasi serta berapresiasi melalui pendekatan “belajar dengan seni”, dan “belajar melalui seni”. Pendekatan dalam pelaksanaan pendidikan seni di sekolah umum, terutama pada tingkat pendidikan lanjutan, harus memperhatikan dan mempertimbangkan bahwa pendidikan seni sebagai wahana bermain yang bermuatan edukatif dan membangun kreativitas.

Baca juga:  Demonstrasi Meningkatkan Hasil Belajar Pelayaran Kapal Perikanan

Guru dalam proses pembelajaran di dalam kelas, banyak menghadapi kesulitan dalam menyampaikan materi terhadap siswa. Karena tidak semua siswa menyukai mata pelajaran seni dengan berbagai alasan, kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran seni berakibat siswa kurang kreatif. Guru dalam pemilihan metode mengajar, kadang kurang relevan dengan tujuan dan materi pembelajaran, demikian pula dengan keterampilan menggunakan metode. Proses kegiatan belajar mengajar pendidikan seni, yang mempunyai peranan penting adalah strategi, pendekatan dan metode pembelajaran yang digunakan. Menggunakan pendekatan dan metode mengajar yang tepat, akan sangat menentukan pencapaian hasil belajar siswa.

Metode merupakan alat untuk mencapai tujuan. Dalam menetapkan metode dan alat bantu hendaknya tidak menggunakan satu metode mengajar, tetapi kombinasi dari beberapa metode mengajar dengan bantuan alat peraga (Sudjana, 1989 : 66). Strategi belajar mengajar merupakan sejumlah langkah yang direkayasa sedemikian rupa untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu (Pupuh Fathurohman dan Sobry Sutikno, 2007:3).

Baca juga:  Melatih Greeting melalui Diskursus Multi Representasi

Pendekatan adalah suatu antar usaha dalam aktivitas kajian, atau interaksi, relasi dalam suasana tertentu, dengan individu atau kelompok melalui penggunaan metode secara efektif. Pendekatan pembelajaran sebagai proses penyajian isi pembelajaran kepada siswa untuk mencapai kompetensi tertentu dengan suatu metode atau beberapa metode pilihan. Dengan demikian pendekatan dapat dikatakan lebih luas dari metode, dan lebih komprehensif dalam kajian, akan tetapi lebih aplikasi dalam praktik baik disadari maupun tidak (http://www.pembelajaran.com).

Pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengatahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari (CTL Depdiknas :2002:5). Pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang menekankan pada kaitan antara materi yang dipelajari dengan kondisi di kehidupan nyata yang dapat dilihat dan dianalisis oleh peserta didik, sehingga peserta didik dapat menerapkan hasil pembelajarannya dalam kehidupan nyata.

Baca juga:  Belajar Asyik Harga Pokok Produksi

Dalam pelajaran seni dengan menggunakan metode kontekstual peserta didik dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai segi kehidupan. Baik diwujudkan dalam bentuk kreativitas berkarya yang dapat meningkatkan taraf hidup dan juga etika dan tata krama dalam bersosialisasi. Dengan metode kontekstual inilah keberhasilan pendidikan seni dapat tersampaikan dengan maksimal untuk mewujudkan peserta didik yang memiliki karakter yang baik dan daya kreasi yang tinggi. (bat2/ton)

Guru SMP Negeri 4 Gringsing, Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya