alexametrics

Dimensi dan Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Satuan Pendidikan

Oleh : Anung Setyawan Sucipto, M.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Profil Pelajar Pancasila adalah profil lulusan yang bertujuan untuk menunjukkan karakter dan kompetensi yang diharapkan diraih dan menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila peserta didik dan para pemangku kepentingan. Profil Pelajar Pancasila tidak hanya berlaku untuk satuan pendidikan yang menggunakan Kurikulum Merdeka saja, namun berlaku juga untuk satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum 2013.

Di Satuan Pendidikan, Profil Pelajar Pancasila perlu dikembangkan melalui berbagai strategi yang saling melengkapi dan menguatkan, yaitu budaya satuan pendidikan, kegiatan pembelajaran, dan kegiatan kokurikuler berupa pembelajaran melalui proyek. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah sebuah pendekatan pembelajaran melalui proyek dengan sasaran utama mencapai dimensi Profil Pelajar Pancasila. Peserta didik akan belajar menelaah tema-tema tertentu yang menjadi prioritas setiap tahunnya. Dalam pelaksanaan proyek, guru-guru harus berkolaborasi secara lintas ilmu untuk merencanakan, memfasilitasi, dan menjalankan asesmen.

Baca juga:  Proyek Profil Pelajar Pancasila melalui Kegiatan “Nyadran” Perwujudan Merdeka Belajar

Dimensi Profil Pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi fondasi yang perlu dikembangkan satuan pendidikan untuk peserta didik. Dimensi-dimensi Profil Pelajar Pancasila adalah (1) Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, (2) Berkebinekaan global, (3) Bergotong-royong, (4) Mandiri, (5) Bernalar kritis, dan (6) Kreatif. Sebagai contoh, mampu mengelola waktu belajar dan merancang strategi yang sesuai untuk mencapai tujuan belajar adalah sikap yang terbangun sebagai hasil dari perkembangan dimensi mandiri. Profil Pelajar Pancasila berguna sebagai kompas bagi pendidik dan pelajar Indonesia.

Profil Pelajar Pancasila menjabarkan tujuan pendidikan nasional secara lebih rinci terkait cita-cita, visi misi, dan tujuan pendidikan ke peserta didik dan seluruh komponen satuan pendidikan. Profil Pelajar Pancasila memberikan gambaran yang ingin dituju mengenai karakter dan kemampuan pelajar Indonesia. Segala pembelajaran, program, dan kegiatan di satuan pendidikan bertujuan akhir ke profil pelajar Pancasila, sehingga pendidik dan pelajar mengetahui apa harapan negara terhadap hasil pendidikan dan berusaha mewujudkannya bersama.

Baca juga:  Sukses Melaksanakan Program Sekolah Penggerak dengan Enam Langkah

Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di satuan pendidikan akan dijalankan secara terpisah dari mata pelajaran, namun mengambil sebagian waktu dari keseluruhan pembelajaran di Satuan Pendidikan.Setiap mata pelajaran, program, dan kegiatan di Satuan Pendidikan diharapkan dapat mendukung ketercapaian Profil Pelajar Pancasila dengan memasukkannya dalam pembelajaran. Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila diajarkan secara kolaboratif (team teaching) oleh guru mata pelajaran dan guru kelas. Karena proyek ini memiliki target utama pengembangan Profil Pelajar Pancasila, maka guru mata pelajaran maupun guru kelas perlu terlibat dalam perencanaan, pengajaran, dan asesmen.

Profil pelajar Pancasila juga akan diperkuat dengan Pembelajaran Berbasis Proyek dengan tema yang mendukung perkembangan kompetensi dan karakter yang dituju. Adapun pengaruh langsung dari Profil Pelajar Pancasila adalah dengan adanya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sejak jenjang PAUD sampai dengan SMA/SMK, dan SLB. Sedangkan pengaruh tidak langsung kepada Satuan Pendidikan adalah adanya Asesmen Nasional (AN) khususnya Survei Lingkungan Belajar dan Survei Karakter merupakan metode untuk memantau lingkungan belajar yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

Baca juga:  Meningkatkan AKM Numerasi Melalui Media Permainan

Implementasi Profil Pelajar Pancasila yang dilakukan dengan melaksanakan kegiatan (pembelajaran, program, proyek, dsb.) dengan tujuan akhir adalah ketercapaian Profil Pelajar Pancasila. Maka Kepala Satuan Pendidikan, Guru, Tenaga Kependidikan, dan pelaku pendidikan lainnya juga diharapkan untuk memiliki Profil Pelajar Pancasila, dengan kerja sama antara satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat, serta didukung oleh para pemangku kepentingan dan pemangku kebijakan. (bat2/ton)

Kepala SMP Negeri 5 Batang , Kab.Batang, Jawa Tengah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya