alexametrics

Serunya Menyusun Cerita Inspiratif dari Seorang Tokoh

Oleh : Dra. Sustanti

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Di masa yang sudah semakin berkembang seperti sekarang ini, mungkin masih banyak orang yang menyukai cerita – cerita inspiratif. Karena, cerita inspiratif menjadi salah satu cerita yang menarik, berisi tentang kisah inspirasi dari seseorang yang dapat menjadi sebuah pembelajaran pembaca. Biasanya cerita inspiratif didapatkan dari kisah hidup seseorang, rekaan, atau diambil dari seekor binatang maupun tumbuhan yang memiliki makna.

Menyusun cerita inspiratif dari seorang tokoh ini akan disampaikan kepada siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Pemalang pada semester II terdapat pada KD. 3.11 Mengidentifikasi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dan didengar, KD. 4.11 Menyimpulkan ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dan didengar, KD. 3.12 Menelaah struktur teks, dan isi teks cerita inspiratif, dan KD. 4.12 Mengungkapkan rasa simpati, empati, kepedulian, dan perasaan dalam bentuk cerita inspiratif dengan memperhatikan struktur cerita dan aspek kebahasaan.

Baca juga:  Media Konkret untuk Tingkatkan Pemahaman Pelajaran Matematika

Pendidikan memiliki fungsi yang luas yaitu sebagai pengayom dan pengubah kehidupan suatu masyarakat jadi lebih baik dan membimbing masyarakat yang baru supaya mengenal tanggung jawab bersama dalam masyarakat. Jadi pendidikan adalah sebuah proses yang lebih luas dari sekedar periode pendidikan di sekolah (Theodore Brameld).

Sering kali, inspirasi dibutuhkan oleh seseorang dalam melakukan suatu hal untuk menghasilkan sesuatu untuk menghasilkan karya. Inspirasi ini bisa didapat dari pemikiran atau bahkan dari orang lain. Dengan adanya cerita inspiratif diharapkan bagi para pendengar atau pembaca dapat tergugah motivasinya, sehingga saat menjalankan sesuatu rasa semangat dan percaya diri selalu ada.

Dalam penyusunan struktur teks cerita inspiratif bagi siswa harus dimengerti seperti : 1) Orientasi, merupakan tahapan cerita, umumnya berisi latar belakang dan pengenalan tokoh, 2) Kerumitan peristiwa, rangkaian peristiwa adalah awal terjadinya sebuah peristiwa sampai dengan puncak masalah, 3) Komplikasi, adalah tahapan puncak dari sebuah peristiwa, biasanya di sini akan terlihat kerumitan sebuah masalah hingga cara untuk menemukan solusi, 4) Resolusi, adalah tahap penyelesaian masalah. Dalam tahap ini juga solusi dari sebuah masalah akan diperjelas, 5) Koda, adalah penutup dari latar cerita inspiratif. Kesimpulan dan pesan moral akan terdapat pada bagian ini.

Baca juga:  Asyiknya Belajar Turunan Fungsi dengan “Komodo”

Siswa dalam menyusun cerita inspiratif sama saja dengan menyusun cerita pendek lainnya. Cerita inspiratif dapat menggugah perasaan membawakan momen kepada pembaca, menyentak langsung hati dan pikiran pembaca / pendengar agar tetap semangat, menjadi lebih baik, berbuat lebih tulus dalam hidup, cerita mudah dipahami meski bermakna mendalam. Menulis cerita inspiratif selain bermanfaat bagi orang lain juga bermanfaat untuk pengembangan diri sendiri.

Cerita inspiratif umumnya bertema “kepahlawanan”. Tema kepahlawanan cukup beragam, mulai dari tokoh para pahlawan, para ilmuan sampai tokoh yang berhasil dalam kehidupannya atau para pelaku bisnis. Dalam menyusun cerita inspiratif dari seorang tokoh ini, guru memberikan kebijakannya kepada siswa agar dapat memilihnya sendiri. Siswa dalam kesempatan ini diberi kebebasan oleh guru untuk tokoh yang dipilih. Tentunya materi yang sudah diterima oleh siswa dan kemudian siswa tinggal mengembangkannya sendiri sesuai kemampuan dan daya imajinasinya masing – masing.

Baca juga:  Adiksimba, Mudahkan Mengkonstruksi Teks Laporan Hasil Observasi

Pendidikan merupakan permintaan dalam kehidupan anak-anak. Intinya adalah bahwa pendidikan mengarah semua kekuatan yang ada di alam agar peserta didik sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan yang tinggi dan kebahagiaan hidup (Ki Hajar Dewantara).

Akhirnya dari pembelajaran menyusun cerita inspiratif dari seorang tokoh oleh siswa – siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Pemalang berjalan dan terlaksana sesuai dengan harapan. Mudah mudahan mereka bisa mengembangkannya lebih baik lagi dan dapat menyampaikan kepada orang lain sehingga bermanfaat. (ump2/ton)

Guru Bahasa Indonesia SMP N 5 Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya