alexametrics

Pembelajaran Asyik dan Interaktif dengan Classpoint

Oleh: Yuni Tri Supanti, S.T.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menciptakan suasana pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan merupakan salah satu hal yang harus diupayakan oleh pendidik. Pesatnya perkembangan teknologi juga mengharuskan pendidik untuk dapat beradaptasi dengan tren pembelajaran kreatif dan inovatif. Hal tersebut sangat relevan dengan karakteristik siswa generasi digital native yang pada umumnya menyukai hal-hal yang kreatif, praktis, dan menyenangkan dalam beraktivitas termasuk dalam pembelajaran.

Tujuan belajar adalah memperoleh dengan suatu cara yang dapat melahirkan suatu kemampuan intelektual, merangsang keingintahuan, dan memotivasi perserta didik. Oleh karena itu, pembelajaran yang berkualitas dipengaruhi banyak faktor, misalnya metode dan media yang digunakan (Sutrisno, 2011:39).

Salah satu produk teknologi yang dapat digunakan oleh guru untuk menghadirkan pembelajaran yang interaktif adalah Classpoint. Classpoint merupakan solusi kelas digital yang didesain oleh Inknoe. Terhubung secara langsung didalam Power Point, memungkinkan guru untuk menambahkan anotasi pada slide Power Point, menyiarkan mode slideshow pada Power Point, serta membuat pertanyaan interaktif untuk terhubung dan mengumpulkan jawaban secara digital dari para siswa.

Baca juga:  Jaga Semangat Belajar Cita melalui Training Motivasi via Daring

Saat proses pembelajaran menggunakan media Power Point di kelas VIII SMP Negeri 19 Purworejo, guru menyajikan materi dengan menyisipkan berbagai gambar, audio maupun video yang berkaitan materi yang diberikan, guru berharap dapat mengakomodir berbagai gaya belajar siswa yang beragam. Namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang kurang antusias dalam pembelajaran, siswa terlihat pasif hanya melihat tayangan LCD, kurang respon saat ditanya, bahkan ada yang berkali-kali menguap saat pembelajaran. Untuk itu guru mengubah strategi pembelajaran yang menyenangkan serta menstimulasi keaktifan siswa dengan menggunakan ClassPoint.

Dengan menambahkan pengaya ClassPoint pada aplikasi Power Point, guru dapat menambahkan berbagai fitur-fitur yang memungkinkan interaksi antarsiswa dan guru dalam pembelajaran dengan membagikan kode kelas untuk terhubung, dan siswa tidak harus menginstal aplikasi tertentu dalam mengikuti kelas yang diselenggarakan guru.

Baca juga:  Asyiknya Belajar IPA di Hutan Sekolah

Fitur-fitur yang terdapat dalam ClassPoint yaitu : 1). Fitur anotasi, yang memungkinkan guru untuk memberikan catatan atau komentar pada slide materi secara langsung saat pembelajaran, 2). Fitur papan tulis, dengan fitur ini guru tidak perlu menggunakan alat lain saat akan memberikan penjelasan lebih pada suatu materi. 3). Fitur polling, dengan fitur ini guru dengan mudah dapat mengadakan polling secara live melalui Power Point saat pembelajaran, 4). Fitur pilih nama, untuk membantu guru dalam memilih nama siswa secara acak, 5). Fitur word cloud, memungkinkan guru untuk mendapatkan respon langsung siswa dari pertanyaan yang diajukan.

6). Fitur short answer, dengan fitur ini guru dapat memberikan pertanyaan dan siswa dapat memberikan jawaban singkat hingga 1500 kata. 6). Fitur slide drawing, siswa dapat memberikan jawaban dengan memberikan gambar atau anotasi pada slide yang diajukan guru. 7). Fitur Unggah gambar, guru dapat meminta siswa mengunggah gambar sebagai jawaban sesuai pertanyaan yang diajukan guru. 8). Kuis pilihan ganda, dengan fitur kuis pilihan ganda, guru dapat memberikan pertanyaan dan langsung direspon oleh siswa dan hasil dari jawaban siswa dapat segera dilihat untuk dianalisis.

Baca juga:  Pembelajaran Kooperatif dalam Matematika

Banyak keuntungan yang didaptkan dengan penggunaan ClassPoint dalam pembelajaran, di antaranya : 1). dapat meningkatkan engagement siswa dan materi pelajaran, 2). Aplikasi ClassPoint terintegrasi dengan Power Point dimana guru sudah familiar menggunakannya sehingga tidak perlu banyak mempelajari, 3). Terciptanya pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, 4). Antusias siswa dalam belajar menjadi meningkat yang berkorelasi pada semakin baiknya pemahaman siswa terhapat materi pelajaran. (tt2/aro)

Guru SMP Negeri 19 Purworejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya