alexametrics

Google Meet Pembelajaran IPS Makin Menarik

Oleh: Dwi Mahardanik, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMENJAK Indonesia dilanda pandemic Covid-19, pemerintah memutuskan di dunia pendidikan untuk menerapkan metode belajar dengan system daring (dalam jaringan) atau online. Selama pelaksanaan pembelajaran daring, cenderung guru melakukan system pembelajaran dengan pemberian tugas secara asinkronis sehingga yang terjadi pada peserta didik kelas VIII C keaktifan mengikuti pembelajaran sejarah itu mulai menurun dan berakibat pada hasil belajar yang rendah. Disini guru berusaha menerapkan model yang menarik sesuai dengan pembelajaran abad 21 yaitu dengan pemberian model pembelajaran problem based learning.

Pada kegiatan pembelajaran, ditemui berbagai permasalahan antara lain masih terdapat beberapa peserta didik yang tidak mengikuti google meeting. Sehingga terlihat diskusi satu arah. Hasil belajar juga ditemui masih ada beberapa peserta didik yang masih dibawah KKM. Minimnya bahan ajar yang disampaikan oleh guru membuat peserta didik kurang memperhatikan pelajaran.

Beberapa peserta didik juga belum menunjukkan rasa keingintahuannya terhadap materi pelajaran yang dijelaskan, mereka hanya mempelajari secara terbatas pada materi yang disampaikan. Terbatasnya materi yang dijelaskan oleh guru mengakibatkan kurang aktifnya peserta didik dalam memberikan umpan balik terhadap materi sehingga pemahaman peserta didik belum maksimal.

Baca juga:  Lingkungan Sekitar Merupakan Media Pembelajaran IPS Paling Murah

Seluruh kegiatan sosial yg umumnya berjalan normal menjadi berhenti. Sebagian besar perusahaan & sarana pendidikan mulai mengikuti keadaan dengan memperkerjakan karyawan-karyawan dari rumah (work from home) dan menciptakan sistem belajar online buat anak didik dan mahasiswa. Ada aneka macam macam media pembelajaran yg bisa menunjang aktivitas bekerja dan belajar online antara lain seperti aplikasi Google Meet. Google meet adalah sebuah aplikasi video conference yg dipakai dalam hal proses meeting secara online yang dibentuk & dikembangkan Google.

Google meet memungkinkan pengguna buat mengadakan rapat ketika di perjalanan, melaksanakan aktivitas belajar mengajar dan kelas training virtual, wawancara jarak jauh, serta masih banyak lagi. Google meet mempunyai fitur yang sanggup dimanfaatkan buat melakukan panggilan video berkualitas tinggi untuk kelompok dengan total mencapai 250 orang. Oleh karena itu, google meet sekarang ini telah menjadi satu fitur google yg mengalami kemajuan yang cepat. Angka pengguna harian aplikasi google meet semakin tinggi sampai 25 kali lipat dalam periode antara bulan Januari sampai Maret 2020.

Baca juga:  Pemanfaatan Google Form dalam Pembelajaran PJOK

Google meet adalah versi yg modern & lebih bertenaga dibandingkan menggunakan Hangouts pendahulunya lantaran Google Meet mempunyai fitur yg sanggup ditampilkan pada web, android, dan iOS. Di samping itu, aplikasi Google Meet ini mempunyai Interface atau antarmuka yang unik dan fungsional menggunakan berukuran ringan dan cepat, mengedepankan pengelolaan yang lebih efisien sebagai akibatnya gampang buat dipakai dan diikuti sang seluruh penggunanya.

Google meet bisa dipakai menjadi media pembelajaran yg bisa menunjang proses pembelajaran anak didik yang berlangsung di rumah sekaligus mengajarkan anak didik dalam memanfaatkan teknologi semenjak dini hingga bisa menaruh pengalaman yang bermakna buat anak didik tersebut. Dalam penelitian ini mengangkat dua tujuan yaitu Bagaimana pemanfaatan aplikasi google meet sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya dalam hal keterampilan dalam Ilmu Pengetahuan Sosial seperti keterampilan membuat peta kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia secara daring pada SMP Negeri 11 Semarang dan Apa saja kelebihan & kelemahan pemanfaatan aplikasi google meet sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dibidang keterampilan Ilmu Pengetahuan Sosial seperti keterampilan membuat peta kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia yang secara daring di SMP Negeri 11 Semarang Terdapat beberapa penelitian yg menelaah dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang erat. Yang menjadi target pada penulis yaitu pengajar dan siswa pada SMP Negeri 11 Semarang dengan tujuan mengetahui bagaimana pemanfaatan aplikasi google meet sebagai media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial secara daring dalam masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri 11 Semarang. (ump2/zal)

Baca juga:  Model PBL untuk Mengaktifkan Siswa pada Pembelajaran Barisan dan Deret

Guru SMPN 11 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya