alexametrics

Tingkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Alat Peraga

Oleh : Tutik Mulyani, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan mata pelajaran yang dipelajari pada jenjang pendididkan dasar, pendidikan menengah pertama, dan pendidikan menengah atas.. Sebagian besar peserta didik masih sulit memahami pelajaran matematika khususnya pada materi mengidentifikai unsur-unsur pada banguan ruang sisi datar. Materi bangun ruang sisi datar dipelajari pada kelas VIII semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022. Pembelajaran dengan PTM terbatas yaitu 50 persen peserta didk yang masuk menjadi salah satu kendala guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Meskipun sudah ada himbauan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, di saat masa pandemi tidak semua materi harus tersampaikan, hanya materi esensial yang diberikan ke peserta didik.

Guru berusaha menjelaskan materi dengan melakukan menggambar balok,kubus,prisma, limas di papan tulis. Untuk mengidentifikasi unsur-unsur pada bangun ruang sisi datar. Akan tetapi, cara tersebut belum cukup membuat peserta didik menjadi paham saat menerapkan dalam menyelesaikan soal bangun ruang datar.

Baca juga:  Penerapan TTS sebagai Media Penugasan Merangsang Minat Belajar Siswa

Berangkat dari permasalahan di atas, maka guru menggunakan alat peraga dalam menjelaskan unsur-unsur pada bangun ruang sisi datar. Alat peraga adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga, dapat mendorong proses belajar.(Ali dalam Sundayana, 2018). Pendapat lain menurut Ruseffendi(1992) alat peraga adalah alat yang menerangkan atau mewujudkan konsep matematika. Alat peraga yang digunakan berupa kerangka balok, kubus,prisma segitiga, prisma segiempat, limas segitiga, dan limas segiempat. Alat peraga dalam pembelajaran sains memegang peranan yang penting, yaitu sebagai alat bantu untuk menciptakan proses pembelajaran sains yang efektif. Alat peraga diharapkan meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Guru dan siswa bersama-sama memperagakan dan mengidentifikasi tentang unsur-unsur bangun ruang sisi datar dengan alat peraga berupa kerangka balok. kubus, prisma dan limas. Dengan alat peraga tersebut guru bisa menunjukkan secara langsung pada siswa tentang banyaknya titik sudut, banyaknya rusuk, banyaknya sisi, banyaknya diagonal sisi, banyaknya diagonal ruang. Dengan demikian siswa dapat melihat langsung benda konkritnya sehingga siswa mudah dalam mengidentifikasi unsur-usur bangun ruang sisi datar.

Baca juga:  Percobaan Asam Basa dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam Sekitar

Hasil identifikasi unsur-unsur bangun ruang sisi datar yaitu ; Unsur-unsur pada balok yaitu mempunyai 8 titik sudut, 6 sisi, 12 rusuk, 12 diagonal sisi, dan 4 diagonal ruang. Unsur-unsur pada kubus yaitu mempunyai 8 titik sudut, 6 sisi, 12 rusuk, 12 diagonal sisi, dan 4 diagonal ruang. Unsur-unsur pada prisma segitiga yaitu mempunyai 6 titik sudut, 5 sisi, 9 rusuk, 6 diagonal sisi, dan tidak mempunyai diagonal ruang. Unsur-unsur pada limas segiempat yaitu mempunyai 5 titik sudut, 5 sisi, 8 rusuk, 2 diagonal sisi, dan tidak mempunyai diagonal ruang.

Siswa begitu antusias dalam mengidentifikasi unsur -unsur bangun ruang sisi datar dengan alat peraga membuat peserta didik menjadi tertarik dalam belajar matematika. Pembelajaran yang dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan melibatkan peserta didik secara langsung dengan berbagai pengalaman belajar sehingga proses pembelajaran dapat menjadi menarik, aktif dan menyenangkan peserta didik.

Baca juga:  Memotivasi Belajar Siswa Mandiri dengan Metode Talking Stick

Pembelajaran pada materi bangun ruang sisi datar, khususnya mengidentifikasi unsur-unsur pada balok, kubus, prisma, dan limas berlangsung sangat menyenangkan dan santai. Peserta didik lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran dan hasil pembelajaran meningkat. Terbukti dengan perolehan ketuntasan KKM pada Penilaian harian yang semula hanya 62% peserta didik di atas KKM, dengan Alat Peraga dapat meningkat menjadi 85% peserta didik di atas KKM. Dengan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar Matematika khususnya kelas VIIIA SMP Negeri 2 Nogosari, Kabupaten Boyolali. (kj1/zal)

Guru SMPN 2 Nogosari, Boyolali

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya