alexametrics

Scrapbook, Tingkatkan Hasil Belajar Keragaman Budaya

Oleh : Fitri Istiqomah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai mata pelajaran memiliki misi mengembangkan keadaban Pancasila. Diharapkan mampu membudayakan dan memberdayakan peserta didik agar menjadi warga negara cerdas dan baik. Merta menjadi pemimpin bangsa yang amanah, jujur, cerdas, dan bertanggung jawab.

Tujuan mata pelajaran PPKn dalam Kurikulum 2013 yakni: 1) sikap kewarganegaraan termasuk keteguhan, komitmen dan tanggung jawab kewarganegaraan (civic confidence, civic commitment, and civic responsibility); 2) pengetahuan kewarganegaraan; (3) keterampilan kewarganegaraan termasuk kecakapan dan partisipasi kewarganegaraan (civic competence and civic responsibility).
Pada pembelajaran keragaman budaya, masih banyak siswa tidak aktif dan tidak antusias saat pembelajaran. Kondisi seperti itu juga terjadi di kelas IV SDN 3 Sidorejo. Sehingga membuat hasil belajar siswa rendah.

Menurut Sudjana (2009 : 22) hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki peserta didik setelah ia menerima pengalaman belajar. Hasil belajar terbagi menjadi tiga ranah yaitu ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Ketiganya menjadi objek penilaian hasil belajar. Nawawi dalam ( Ahmad Susanto 2013: 5) menyatakan hasil belajar dapat diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah. Yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes mengenal sejumlah pelajaran tertentu.

Baca juga:  Meningkatkan Penguasaan Wawasan Nusantara dengan Metode FGD

Dari pendapat tersebut, dapat disimpulkan hasil belajar adalah perubahan tingkah laku peserta didik yang terjadi setelah mengikuti pembelajaran. Perubahan meliputi aspek kognitif (kemampuan hafalan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi), afektif (penerimaan, partisipasi, penilaian, organisasi, dan karakterisasi) dan psikomotorik (persepsi, kesiapan, gerakan terbimbing, gerakan terbiasa, gerakan kompleks dan kreativitas). Hasilnya dituangkan dalam bentuk angka atau nilai.

Di SDN 3 Sidorejo terutama pada pembelajaran PPKn tentang keragaman budaya menjadi pembelajaran yang sulit dipahami. Karena ketika pembelajaran, siswa tidak mempunyai gambaran tentang berbagai macam suku, rumah, pakaian dan tarian adat di Indonesia. Hal ini membuat keberhasilan dalam pembelajaran PPKn masih di bawah KKM.

Baca juga:  Trik Jitu Menciptakan Suasana Kelas yang Asyik

Hardiana (2015:4) berpendapat Scrapbook berasal dari kata scrap artinya barang sisa. Scrapbook merupakan seni kreatif menempel foto, barang-barang sisa dan sejenisnya pada sebuah media (biasanya kertas). Sebelumnya, ada beberapa penelitian yang dilakukan mengenai kegunaan scrapbook. Antara lain Ariyani (2014) pembelajaran menggunakan media scrapbook membuat siswa lebih berpartisipasi, berantusias, berani menyatakan pendapat dan lebih bersemangat dalam pembelajaran. Menurut Mahadzir and Phung (2013) media pembelajaran pop-up, yang sejenis dengan scrapbook dapat meningkatkan perhatian, hubungan, kepercayaan, dan kepuasan terhadap hasil pembelajaran. Beberapa penelitian menyebutkan penggunaan scrapbook berdampak positif bagi pembelajaran. Salah satunya mampu meningkatkan ketertarikan siswa dalam belajar yang juga berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.

Baca juga:  Kembangkan Aplikasi Pembelajaran untuk Mempermudah Belajar Siswa

Langkah-langkah pembelajaran PPKn materi keragaman budaya menggunakan scrapbook. Yaitu membagi siswa kedalam beberapa kelompok. Setelah itu dijelaskan cara membuat scrapbook keragaman budaya. Setiap kelompok membuat scrapbook beberapa provinsi berisi suku, bahasa, lagu, pakaian, rumah, tarian adat dan pertanyaan tentang isi scrapbook. Setelah selesai, dilakukan tukar menukar scrapbook antar kelompok untuk mempelajari isi dan mengerjakan pertanyaan di dalamnya. Selanjutnya membuat kesimpulan belajar dan melakukan refleksi.

Dengan media scrapbook terbukti dapat meningkatkan ketertarikan siswa. Meningkatkan kerja sama antar siswa serta motivasi belajar meningkat. Hal tersebut memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa yang juga meningkat pada materi keragaman budaya. (kd/fth)

Guru PPKn SDN 3 Sidorejo

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya