alexametrics

Model Pembelajaran STAD Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mapel PPKn

Oleh : Negi Eva Ariesta, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Meningkatkan mutu pendidikan adalah menjadi tanggung jawab semua pihak terutama bagi guru. Guru merupakan orang yang paling berperan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat bersaing di era globalisasi ini. Guru dalam setiap pembelajaran selalu menggunakan pendekatan, strategi dan metode pembelajaran yang dapat memudahkan siswa memahami materi yang diajarkannya.

Seorang guru berperan sebagai pengelola proses belajar mengajar bertindak selaku fasilitator yang berusaha menciptakan kondisi belajar yang efektif, mengembangkan materi pengajaran dengan baik. Dan meningkatkan kemampuan peserta didik untuk merespons materi belajar serta memahami tujuan-tujuan pendidikan yang harus mereka capai.

Dalam memenuhi harapan tersebut guru dituntut mampu mengelola pembelajaran dengan baik dan maksimal yang dapat memberikan rangsangan kepada peserta didik. Sehingga peserta didik tertarik untuk belajar karena memang peserta didik merupakan subjek utama dalam belajar. Keaktifan siswa itu sendiri didasarkan pada adanya motivasi dari peserta didik itu sendiri atas suatu pembelajaran yang mengasyikan bagi peserta didik.

Baca juga:  Memupuk Jiwa Nasionalisme di Kalangan Para Siswa

Pendidikan perlu mengarahkan tingkah laku dan perbuatan itu menuju ke tingkat perkembangan yang diharapkan. Potensi yang hidup itu perlu mendapat kesempatan yang luas untuk berkembang. Tanpa pengarahan dikhawatirkan terjadi penyimpangan perkembangan dari tujuan yang telah ditentukan.

Jika terjadi penyimpangan maka berakibat terganggunya bahkan rusaknya perkembangan peserta didik. Dengan kata lain, peserta didik tidak dapat melaksanakan kewajibannya sebagaimana yang dicita-citakan oleh masyarakat.

Keaktifan siswa itu sendiri didasarkan pada adanya motivasi dari peserta didik itu sendiri atas suatu pembelajaran yang mengasyikan bagi peserta didik. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan motivasi untuk menciptakan keaktifan siswa pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan sangat diperlukan penerapan model pembelajaran yang tepat salah satunya yaitu Student Team Achievement Division (STAD).

Baca juga:  Dengan NHT Tingkatkan Hasil Belajar pada Materi Penjumlahan Pecahan

Model pembelajaran STAD adalah salah satu strategi pembelajaran kooperatif yang dilakukan dengan cara membagi peserta didik dalam beberapa kelompok kecil dengan kemampuan akademik yang berbeda-beda agar saling bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran (Huda, 2015: 2011).

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD ini dilakukan dengan mengelompokkan siswa dalam tim pembelajaran yang terdiri atas beberapa siswa yang tingkat kemampuannya berbeda. Guru mempresentasikan pembelajaran dan siswa dalam tim bekerja untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim menuntaskan atau menguasai materi pelajaran tersebut.

Seluruh siswa dikenai tugas individual dan mereka tidak boleh lagi saling membantu dalam menyelesaikan tugas tersebut. Dalam pembelajaran kooperatif ini, belajar dikatakan belum selesai jika salah satu teman dalam kelompok belum memahami materi pelajaran. Yang mana semua itu berguna ketika setiap anggota kelompok itu mendapat tugas individu yang harus dikerjakan sendiri.

Baca juga:  Penguatan Pendidikan Karakter melalui PPKn Berbasis Discovery Learning

Dalam pembelajaran ini akan menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa terhadap siswa lain serta pada dirinya sendiri. Dengan adanya rasa tanggung jawab itu, akan muncul motivasi dalam diri siswa untuk dapat membantu teman dalam timnya dan juga dirinya untuk mampu memahami materi pelajaran yang mereka pelajari. Dengan diberlakukannya tipe semacam ini maka siswa akan lebih termotivasi untuk mendapatkan penghargaan yang tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi tim belajarnya tersebut.

Dengan demikian, pemilihan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dipandang dapat mengatasi suasana yang cenderung membosankan dan siswa yang pasif. Serta dapat meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran PPKn yang akan menciptakan suasana pembelajaran yang aktif dan nantinya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik itu sendiri. (mj/lis)

Guru PPKn SMA Negeri 1 Salaman, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya