alexametrics

Implementasi TGT Berbantuan LK Tingkatkan Aktivitas Peserta Didik

Oleh : A Thoriq S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Guru pada masa pandemi Covid-19 memiliki peran yang sangat penting karena pihak yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran serta penentu kesuksesan pembelajaran. Guru juga yang paling tahu mengenai tingkat perkembangan potensi peserta didik. Seorang guru hendaknya memahami berbagai model dan media pembelajaran yang adaptif dan menarik agar dapat tercapai tujuan yang dikehendaki.

Pembelajaran IPS di sekolah cenderung tekstual, dan guru hanya mengajarkan konsep-konsep yang ada pada buku dan tidak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan data yang ada di Kelas VIII SMP Negeri 2 Warungasem diperoleh hasil belajar rendah. Berkenaan dengan itu, dibutuhkan kreativitas para guru dalam menerapkan pembelajaran IPS yang bermakna (Ardani, Putra, & Kristiantari, 2014).

Perlu adanya pembelajaran yang tepat dan sesuai sebagai upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPS. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengaplikasikan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournaments) dalam pembelajaran IPS. Susanna (2017) mengemukakan bahwa model pembelajaran TGT merupakan suatu model cooperative learning dengan menggunakan permainan yang dikompetisikan antar kelompok-kelompok peserta didik yang dibentuk dalam satu kelas. Anggota yang ada dalam setiap kelompok terdiri dari peserta didik yang mempunyai tingkat kemampuan berbeda-beda (tinggi, sedang, dan rendah). TGT merupakan turnamen akademik menggunakan kuis-kuis dan sistem skor kemajuan individu.

Baca juga:  Belajar Seni Budaya Asyik Dengan Google Classroom

Adapun sintak TGT menurut Slavin (1990) yang diimplementasikan dalam pembelajaran IPS kelas VIII SMP Negeri 2 Warungasem adalah: Tahap menyampaikan tujuan dan mempersiapkan peserta didik diawali dengan guru memberi salam, guru mempresensi peserta didik, guru memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Tahap menyajikan informasi dilaksanakan dengan guru menjelaskan langkah-langkah pembelajaran dengan TGT, penyajian materi dengan metode ceramah bervariasi guru menyajikan materi aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan selama 10 menit, peserta didik memperhatikan penyajian materi dengan seksama. Selama penyajian materi diselingi dengan tanya jawab dengan peserta didik.

Tahap mengorganisasi peserta didik ke dalam tim-tim belajar, dilaksanakan dengan guru membagi peserta didik dalam 4 kelompok. Setiap kelompok diberi lembar kerja yang harus diselesaikan atau dijawab oleh kelompok dalam waktu 10 menit materi aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhan. Suasana diskusi kondusif peserta didik saling memberikan pendapat, ide dan berusaha ikut menjawab lembar kerja dalam kelompok/tim dengan tertib. Terpantau mereka berkolaborasi menyelesaikan lembar kerja.

Baca juga:  Modifikasi Metode Pembelajaran Daring PAI BP Materi Amanah dan Jujur

Tahap membantu kerja tim dalam belajar dilaksanakan guru dengan berkeliling ke meja-meja tim untuk menjalin komunikasi timbal balik dengan peserta didik. Guru juga membimbing peserta didik untuk menyampaikan pendapat dengan sopan. Guru juga keliling untuk mengecek pelaksanaan diskusi kerja tim/kelompok.

Tahap mengevaluasi dilaksanakan dengan memandu presentasi kuis hasil kerja kelompok. Presentasi dilakukan oleh kelompok yang pertama berhasil mengumpulkan lembar kerja paling awal, kelompok lain menanggapi. Selama presentasi semua anggota dalam tim belajar ikut menanggapi dan memberikan pendapat sesuai dengan lembar kerja yang dikerjakannya. Karena tiap kelompok ikut menanggapi, guru hanya menyimpulkan jawaban dan tanggapan dari lembar kerja yang masih belum tepat.

Baca juga:  Belajar Era Globalisasi dengan Model Group Investigation

Tahap memberikan pengakuan atau penghargaan diawali guru dengan melaksanakan refleksi pembelajaran. Kegiatan Pembelajaran dilanjutkan dengan guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran guru juga menyampaikan manfaat pembelajaran untuk masa yang akan datang. Guru menutup pembelajaran dengan memimpin berdoa dan mengucapkan salam. (bat2/ton)

Guru IPS SMP Negeri 2 Warungasem

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya