alexametrics

Model Kontekstual Tingkatkan Kemampuan Menulis Teks Diskusi

Oleh: Didik Kurniawan, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TEKS diskusi merupakan teks yang disusun untuk menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif berbeda terhadap suatu permasalahan dan digunakan untuk memengaruhi dan meyakinkan orang lain atau bersifat persuasif. Teks diskusi adalah salah satu jenis teks yang memberikan dua pendapat mengenai suatu hal (pro dan kontra) yang menimbulkan kedua belah pihak menjadi saling membicarakan permasalahan yang sedang dipersoalkan (diskusi).

Ciri esensial teks diskusi adalah adanya isu kontroversi yang menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat. Hal inilah yang mendorong siswa untuk mendengarkan, menanggapi pendapat orang lain, dan mengajukan pertanyaan yang disertai dengan argumen yang jelas dan koheren. Dalam diskusi terlibat interaksi antar individu atau peserta didik yang saling mempengaruhi untuk mendapatkan suatu kesimpulan. Oleh karena itu, guru harus dapat mengarahkan pembelajaran yang menyenangkan dengan memilih model pembelajaran yang tepat.

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di kelas IX A SMP Negeri 2 Blado. diperoleh hasil bahwa keterampilan menulis teks diskusi masih rendah. Menurut pengamatan penulis, peserta didik kelas IX A SMP Negeri 2 Blado belum mampu untuk menulis teks diskusi dengan baik dapat dilihat dari pra siklus rata –rata 61. Nilai tersebut belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 72. Secara harfiah, kontekstual berasal dari kata context yang berarti “hubungan, konteks, suasana, dan keadan konteks” sehingga pembelajaran kontekstual diartikan sebagai pembelajaran yang berhubungan dengan konteks tertentu.

Baca juga:  Berdakwah melalui Digital

Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengartikan antara materi yang diajarkan dengan situasi di dunia nyata siswa, dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan menerapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari (Depdiknas,2002).

Pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IX A SMP Negeri 2 Blado melalui praktik diskusi dengan model kontekstual pada Kompetisi Dasar (KD. 4.10. Menyajikan gagasan/pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi. Pelaksanaan pembelajaran penelitian ini dilakukan dalam dua siklus pembelajaran. Pada siklus pertama, pembelajaran dilaksanakan dengan melibatkan langsung peserta didik untuk melaksanakan diskusi dengan materi kontekstual.

Berdasarkan hasil pengamatan pada saat kegiatan pembelajaran diskusi diketahui bahwa peserta didik terlihat cukup antusias terhadap materi pembelajaran untuk sebagian kelompok karena peserta didik dapat menyampaikan pendapatnya baik yang sifatnya pro atau kontra namun demikian setelah dilanjutkan dengan menulis teks diskusi peserta didik masih sulit dalam menuliskan terutama dalam menyusun kalimat.

Baca juga:  Penanganan Banjir Imbas Proyek KIT Batang Harus Dikebut

Kesulitan yang dihadapi peserta didik terutama dari kelompok yang dikategorikan kurang bersemangat atau peserta didik yang tidak serius. Tetapi bagi kelompok yang semangat dan serius, mereka benar-benar mengerjakan secara bersama-sama dan nilainya cukup memuaskan. Pada siklus kedua dalam pelaksanaan praktek diskusi peserta didik lebih antusias karena dalam refleksi siklus satu peserta didik telah mengetahui kelebihan kelemahannya sehingga dalam siklus dua peserta didik telah termotivasi dari guru dan pengalamannya. Peningkatan ini disebabkan dalam situasi praktik diskusi guru terus memberikan bimbingan secara menyeluruh kepada semua peserta diskusi.

Dari hasil pembelajaran pada siklus satu peserta didik cukup semangat dalam kegiatan praktik diskusi yang akan menjadi sumber penulisan teks diskusi namun pada kenyataannya, peserta didik belum semuanya berhasil dalam menulis teks diskusi sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Pada siklus dua menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran praktik diskusi ada penigkatan peserta didik lebih berani dalam mengungkapkan pendapat, berani berinisiatif sehingga jiwa kepemimpinan tergambar dari caranya.

Baca juga:  Pendampingan Orang Tua dalam Pembelajaran IPS Tahun Ajaran 2021/2022

Sehingga peserta didik pun berhasil dalam menulis teks diskusi. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran penulisan teks diskusi melalui praktik diskusi dengan model kontekstual dapat meningkatkan pemahaman keterampilan dalam menulis teks diskusi. (bat2/zal)

Guru SMPN 2 Blado, Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya