alexametrics

ClassPoint, Alternatif dalam Hybrid Learning

Oleh : Umul Fadlilah, M.Pd.I

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Selama dua semester pembelajaran dari rumah membuat banyak hal hilang. Mungkin pembelajaran tersampaikan baik dan tingkat pemahaman materi lumayan. Tetapi pendidikan tidak semata-mata pembelajaran. Banyak hal-hal penting yang tidak bisa tergantikan dengan daring.

Hybrid learning adalah metode pembelajaran campuran. Antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring. Ini merupakan upaya menyesuaikan dan menyiapkan diri hidup berdampingan dengan pandemi (Red. Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi). Istilah ini semakin sering didengar saat pandemi masih merebak. Dimana kondisi tidak memungkinkan dengan pembelajaran seutuhnya tatap muka.

Konsep Hybrid Learning mengambil kelebihan pembelajaran di luar kelas guna menutupi kelemahan dari metode pembelajaran di dalam kelas. Begitu sebaliknya. Mengambil kelebihan metode pembelajaran di dalam kelas guna menutupi kelemahan dari metode pembelajaran di luar kelas.

Pembelajaran Online mempunyai kelebihan diantaranya: dapat diakses dimana saja dan kapan saja; keamanan dan kesehatan lebih terjamin karena peserta didik tidak perlu keluar rumah; pembelajaran berpusat pada peserta didik, dan pendidik menjadi lebih kreatif karena diharuskan menyediakan konten pembelajaran konsisten dan terus berkembang.

Baca juga:  Pembelajaran Asyik dan Interaktif dengan Classpoint

Sementara kelemahan pembelajaran Online antara lain: kontrol belajar belum maksimal dilakukan; memerlukan fasilitas lebih banyak seperti smartphone, laptop dan jaringan internet; pendidik harus menyiapkan pengembangan materi dan perangkat ajar lebih banyak dan minimnya dorongan dari lingkungan sekitar karena orang-orang sekitar peserta didik memiliki aktivitas sendiri.

Metode Pembelajaran Tatap Muka mempunyai kelebihan diantaranya: jadwal belajar terstruktur; peserta didik lebih mudah dikontrol; pendidik dan peserta didik dapat berkomunikasi langsung dan dorongan belajar lebih maksimal dari pendidik maupun teman karena interaksi langsung.

Kelemahan pembelajaran Tatap Muka memungkinkan peserta didik bergantung kepada pendidik atau tidak mandiri; keamanan dan kesehatan yang tidak bisa terjamin karena di luar rumah dan berinteraksi; waktu belajar terbatas hanya beberapa jam dan kurangnya efektifitas di kelas karena daya jangkau pendidik terbatas.

Salah satu media alternatif yang dapat digunakan adalah ClassPoint dalam Power Point. ClassPoint dapat dimanfaatkan pendidik menciptakan pembelajaran di era digital. Memungkinkan pendidik untuk dengan cepat mengubah slide presentasi mereka menjadi kuis interaktif, menjalankan kuis dengan peserta didik, mengumpulkan tanggapan langsung peserta didik, menilai tugas peserta didik, hingga menyimpan data. Selain itu dapat digunakan mendukung proses pembelajaran yang mampu meningkatkan minat dan interaksi peserta didik, baik di Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) maupun Pembelajaran Tatap muka (PTM).

Baca juga:  Metode Akrostik Mudahkan Siswa Mencipta Puisi

Kelas Pembelajaran Interaktif dengan Classpoint dalam Power Point, menyajikan bentuk pembelajaran interaktif yang praktikal dan mudah diadaptasi di kelas masing masing, khususnya secara daring. Kelas ini akan secara khusus mengajak peserta didik untuk memahami pengertian dari pembelajaran interaktif, tahapan melakukan pembelajaran interaktif, Langkah – langkah menggunakan aplikasi ClassPoint dalam Power Point, serta bagaimana membuat pembelajaran interaktif dengan menggunakan ClassPoint.

Aplikasi ini akan terintegrasi dengan PowerPoint, sehingga peserta didik tak perlu banyak belajar untuk menggunakannya. Aplikasi tersebut juga memberikan sejumlah fitur untuk membuat materi pembelajaran yang lebih menarik dan dapat meningkatkan engagement antara peserta didik dengan materi pelajaran. Dengan Classpoin ini, pendidik juga bisa membuat kuis yang menarik, dan juga membuat coretan-coretan layaknya menulis di papan tulis.

Baca juga:  Peran IPTEK dalam Pertumbuhan Ekonomi melalui Discovery Learning

Selain itu kelas daring yang berlangsung juga sering minim interaksi. Masalah tersebut dapat disebabkan oleh pendidik yang tidak terampil dalam mendayagunakan teknologi sebagai media belajar kreatif. Sehingga pembelajaran akan membuat peserta didik jenuh. Disisi lain, tidak adanya interaksi langsung dengan pendidik dan teman saat pembelajaran daring juga menjadi pemicu munculnya kejenuhan peserta didik.

Classpoint adalah sebuah perangkat lunak yang dikembangkan dan didesain khusus untuk para pendidik. Sehingga semua pendidik dapat dipastikan bisa mengoptimalkan sebagai alat membuat materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Sehingga peserta tidak merasa bosan dan jenuh dan hasil pembelajaran maksimal. (bat1/fth)

Guru PAI dan Budi Pekerti SMPN 5 Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya