alexametrics

Meningkatkan Minat Baca Anak melalui Gerakan Literasi Sekolah

Oleh : Ngatminingsih, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Minat baca adalah kecenderungan jiwa seseorang secara mendalam yang ditandai perasaan senang serta berkeinginan kuat untuk membaca tanpa ada paksaan (Anjani, Dantes dan Arawan, 2019: 75).

Ada pepatah mengatakan membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca apapun jenis bacaannya entah buku, novel, koran atau apapun akan menambah manfaat pada diri seseorang. Membaca juga membuat kita bisa mengerti apa yang selama ini tidak kita pahami.
Membaca merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan banyak orang. Setiap bacaan mempunyai daya tarik dan ciri khas masing-masing sehingga membuat pembaca berminat untuk membacanya. Membaca adalah salah satu metode untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang dikehendaki.

Minat baca memerlukan perhatian yang menyeluruh serta perasaan senang terhadap kegiatan membaca. Menurut Mansyur (2019: 3) minat baca merupakan kesadaran individu untuk membaca yang berawal dari dorongan diri masing-masing yang didukung dengan lingkungan.
Anak yang membaca dengan minat akan memahami bacaan yang sedang dibaca, karena anak akan membaca dengan sepenuh hati. Agar anak dapat mengetahui makna bacaan dibutuhkan minat yang baik dalam membaca.

Baca juga:  Mudah Belajar Sastra Wayang dengan Sosiodrama

Di zaman serba canggih seperti sekarang ini, minat baca anak semakin berkurang dengan adanya smartphone. Mereka lebih tertarik dan fokus pada gadget masing-masing. Selain faktor teknologi, lingkungan dan keluarga merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi seseorang dalam kehidupannya. Lingkungan yang baik dan keluarga yang gemar membaca serta sarana yang memadai akan memberikan motivasi dan dorongan yang positif untuk menjadikan anak menyadari betapa pentingnya kegiatan membaca sehingga melahirkan generasi yang berpengetahuan dan berkepribadian.

Beberapa ahli pendidikan berpendapat cara yang paling efektif untuk membangkitkan pada suatu subjek yang baru adalah dengan ditanamkannya minat baca sedini mungkin. Menurut Hasyim (Yusuf, 2021: 2) ada beberapa cara menumbuhkan minat baca, yaitu bacakan buku sejak anak lahir, dorong anak bercerita tentang apa yang telah didengar atau dibacanya. Ajak anak ke toko buku/perpustakaan, beli buku yang menarik minat anak, sisihkan uang untuk membeli buku, tukar buku dengan teman. Hilangkan penghambat seperti televisi dan playstation. Beri hadiah (reward) yang memperbesar semangat membaca. Memiliki kesadaran dan minat yang tinggi terhadap membaca, dan menyediakan waktu untuk membaca.

Baca juga:  Peningkatan Minat Baca Siswa melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS)

Dalam membangkitkan minat baca anak harus diberikan stimulus agar minat baca dapat muncul dari dalam diri anak. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki sebuah kebijakan tentang penumbuhan budi pekerti khususnya pembentukan Gerakan Literasi Sekolah. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 23 Tahun 2015. Gerakan ini siswa akan diarahkan untuk membaca sebelum kegiatan belajar mengajar. Dimulai selama 10-15 menit, buku yang dipilih adalah buku nonpelajaran.

Gerakan Literasi Sekolah bertujuan menciptakan sekolah literat yaitu sekolah yang memiliki budaya membaca yang tidak sekadar membaca dan menulis sehingga akan tercipta lingkungan belajar sepanjang hayat.

Literasi adalah fondasi yang sangat penting dalam kehidupan anak-anak. Bahkan literasi secara luas berarti kemampuan membaca, menulis berbicara serta mendengarkan. Gerakan Literasi Sekolah tidak begitu mudah diterapkan di sekolah-sekolah. Karena kemampuan, kondisi, serta kebutuhan setiap sekolah berbeda dalam penerapan konsep (GLS).

Baca juga:  Integrasi Literasi Sains Tingkatkan Hasil Belajar Siswa

Sekolah merupakan tempat terjadinya kegiatan belajar mengajar serta penyedia sarana dan prasarana penunjang di dalamnya. Sekolah mempunyai peranan yang sangat penting dalam kegiatan belajar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Lingkungan sekolah juga memberikan pengaruh yang signifikan dalam menumbuhkan dan meningkatkan minat baca anak. (mj/lis)

Guru SDN Kediren, Kec. Randublatung, Kabupaten Blora

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya