alexametrics

Pembelajaran Aktif Role Playing Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA

Oleh : Kusrijanti, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Undang-undang no. 20 tahun 2003 mendefinisikan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Sedangkan model pembelajaran menurut Joyce & Weil (dalam Rusman, 2012: 13) berpen adalah suatu rencana atau pola yang dapat digunakan untuk membentuk kurikulum (rencana pembelajaran jangka panjang), merancang bahan-bahan pembelajaran, dan membimbing pembelajaran di kelas atau yang lain.

Dengan berpegang pada konsep pembelajaran dalam proses pendidikan maka diharapkan setiap peserta didik maupun pendidik dapat senantiasa belajar dan menemukan sendiri maupun atas bantuan orang lain konsep-konsep yang dipelajari. Metode role playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan yang dilakukan peserta didik dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Langkah-langkah metode bermain peran (role playing) adalah sebagai berikut:

Pertama, mempersiapkan silabus. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.

Baca juga:  Taklukkan Great Reset dengan Pembelajaran Life Skills

Kedua, menyampaikan apersepsi materi pelajaran. Sebelum kita memulai pelajaran inti maka terlebih dahulu kita perlu untuk memberikan apersepsi, karena apersepsi ini adalah salah satu usaha untuk menghubungkan bahan pelajaran yang akan diberikan dengan apa yang telah dikenal oleh peserta didik. Dengan adanya apersepsi ini juga dapat membangkitkan minat pesreta didik dalam belajar.

Ketiga, menyampaikan materi pelajaran. Di dalam proses belajar mengajar tentunya kita sebagai seorang pendidik harus mempersiapkan materi yang akan diberikan kepada peserta didik. Untuk itu perlu kiranya kita menyampaikan hal-hal yang paling pokok/inti dari materi pelajaran kepada peserta didik dengan salah satu tujuannya adalah pengenalan awal agar ada rangsangan yang dapat membangkitkan motivasi peserta didik dalam belajar.

Baca juga:  Tingkatkan Hasil Belajar IPS dengan Mencari Pasangan

Keempat, membentuk kelompok bermain peran. Dalam hal ini pendidik membentuk sebuah kelompok bermain peran yang terdiri dari beberapa peserta didik yang sudah ditunjuk untuk membaca teks naskah berita/drama yang telah disediakan oleh pendidik.

Kelima, bermain peran. Peserta didik kemudian mengerjakan tugas individu masing-masing. Setelah tugas individu selesai kemudian pendidik membentuk peserta didik menjadi beberapa kelompok bermain peran. Setiap kelompok diminta mahju ke depan kelas dan bermain peran berdasarkan naskah drama yang telah ditentukan oleh pendidik dan memberikan penilaian kepada peserta didik.

Keenam, mengisi lembar observasi (lembar pengamatan). Dalam kegiatan peserta didik bermain peran, maka peneliti mengadakan pengawasan terhadap kegiatan pesert didik melalui penilaian personal selama kegiatan bermain peran berlangsung. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat sikap atau respon peserta didik selama pembelajaran berlangsung. Aspek-aspek penilaiannya mengacu pada tiga ranah pembelajaran, yaitu psikomotorik, afektif dan kognitif.

Baca juga:  Teknologi Ramah Lingkungan Solusi untuk Menjaga Kelestarian Alam

Ketujuh, mengadakan evaluasi dan penilaian. Setelah kegiatan bermain peran selesai, pendidik kembali mengadakan evaluasi atau tes untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan metode role playing yang telah dilaksanakan Kemudian pendidik memberikan masukan-masukan dan motivasi kepada peserta didik agar terus meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan melalui metode role playing.

Dengan penerapan metode pembelajaran role playing pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam diharapkan dapat melibatkan seluruh peserta didik agar berperan aktif dalam proses pembelajaran sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. (igi2/ton)

Guru IPA SMP Negeri 10 Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya