alexametrics

Meningkatkan Keterampilan Bertanya pada Pembelajaran di Masa Pandemi

Oleh : Tri Sunarni, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran daring adalah salah satu pilihan yang digunakan di masa pandemic. Banyak strategi yang digunakan dalam pembelajaran daring di masa pandemi guna tercapainya keberhasilan pembelajaran. Selain strategi, metode, model pembelajaran, dan berbagai keterampilan mengajar guru juga sangat berperan pada keberhasilan mengajar.

Perlu penulis tekankan bahwa keberhasilan dalam suatu pembelajaran sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor dalam diri siswa sendiri (intern) dan faktor dari luar diri siswa (ekstern). Faktor dari dalam diri siswa yang berpengaruh terhadap hasil belajar di antaranya adalah kecakapan, minat, bakat, usaha, motivasi, perhatian, kelemahan dan kesehatan, serta kebiasaan siswa.

Sedang faktor dari luar diri siswa yang mempengaruhi hasil belajar adalah lingkungan fisik dan nonfisik, lingkungan sosial budaya, lingkungan keluarga, program sekolah, guru, dan teman sekolah. Guru merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap proses maupun hasil belajar, sebab guru merupakan manajer di kelas. Dalam hal ini, guru harus memiliki kompetensi dasar yang diisyaratkan dalam profesi guru. Untuk menunjang kompetensi dasar guru diantaranya adalah dapat menguasai berbagai keterampilan mengajar.

Baca juga:  Menjadi Guru Kreatif di Masa Pandemi

Pada masa pandemi sekarang ini, keterampilan mengajar yang perlu ditingkatkan adalah keterampilan bertanya. Mengapa demikian? Karena keterampilan bertanya merupakan keterampilan yang bersifat mendasar dan harus sering digunakan oleh seorang guru, supaya dapat membangun interaksi yang lebih erat dengan siswa. Selain itu, apabila seorang guru belum menguasai keterampilan bertanya maka guru itupun tidak akan mampu melanjutkan keterampilan mengajar yang lain.

Kegiatan bertanya yang dilakukan guru, tidak hanya bertujuan untuk memperoleh informasi, tetapi juga untuk meningkatkan terjadinya interaksi antara guru dengan siswa, dan siswa dengan siswa yang lain. Pertanyaan guru tidak semata- mata bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengetahuan siswa, tetapi yang jauh lebih penting adalah mendorong siswanya berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Baca juga:  Optimalkan Pembelajaran Praktik Biologi di Masa Pandemi dengan Pembelajaran Berbasis Projek

Ada beberapa alasan seorang guru perlu menguasai keterampilan bertanya. Yang pertama, siswa dapat menjadi lebih aktif, kegiatan belajar mengajar lebih bervariasi, dan siswa dapat berfungsi sebagai sumber informasi. Tidak hanya guru saja yang mendominasi kegiatan pembelajaran sedang siswa hanya sebagai penerima informasi. Kedua, adalah membiasakan siswa untuk bertanya, sehingga keinginan siswa untuk bertanya selalu ada dan tidak terpendam. Ketiga, siswa tidak akan takut berinteraksi dengan guru, dan siswa akan berani mengutarakan pendapatnya.

Dalam keterampilan bertanya, alangkah baiknya guru memberikan pertanyaan yang jelas dan singkat karena pertanyaan yang jelas dan singkat akan mendapatkan jawaban yang jelas pula. Selain itu pertanyaan yang diajukan dengan penuh kehangatan dan rasa simpati akan mendapatkan respons yang baik oleh siswa. Pertanyaan yang baik mempunyai berbagai fungsi diantaranya adalah, mendorong siswa untuk berpikir, meningkatkan keterlibatan siswa, merangsang siswa untuk mengajukan pertanyaan, mendiagnosis kelemahan siswa, memusatkan perhatian siswa pada suatu masalah, membantu siswa mengungkapkan pendapat dengan bahasa yang baik.

Baca juga:  Belajar UUD NRI Tahun 1945 Menggunakan Team Quiz

Seorang guru, utamanya guru SD perlu memperhatikan prinsip-prinsip dalam menerapkan keterampilan bertanya. Prinsip tersebut adalah, menghindari mengulang pertanyaan, menjawab pertanyaannya sendiri, menunjuk siswa sebelum mengajukan pertanyaan, menerapkan sikap kehangatan dan keantusiasan, juga tidak perlu mengulang jawaban siswa. Dan yang terpenting sekali kita sebagai guru harus lebih banyak membangun komunikasi dengan siswa, tidak acuh dengan keadaan siswa dengan sering bertanya, karena dengan suatu pertanyaan yang sederhana saja siswa merasa sudah diperhatikan oleh seorang guru baik saat sekarang atau setelah nanti masa pandemi berakhir. (igi1/ton)

Guru Kelas VI SDN Kutowinangun 08, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya