alexametrics

Menggugah Minat Belajar dengan Problem Based Learning

Oleh: Sumartini, S.Ag

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sebagai guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SD Negeri Boja 02 penulis terbantu dalam proses pembelajaran dengan metode pembelajaran Problem Based Learning. Yaitu pada pembelajaran di kelas tiga semester genap tahun Pelajaran 2021 – 2022 dalam Bab satu Hati Tentram Dengan Berperilaku Baik dalam Sub Bab Ikhlas dan Mohon Pertolongan, dengan Kompetensi Dasar memahami perilaku tawaduk, ikhlas dan mohon pertolongan dan mencontohkan perilaku tawaduk, ikhlas dan mohon pertolongan.

Problem based learning merupakan model pembelajaran yang mendorong untuk lebih aktif dan memaksimalkan kemampuan berpikir kritis untuk mendapatkan solusi. Membuat mahir memecahkan dan mengambil solusi. Tujuan problem based learning membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir dan mengatasi masalah, belajar peranan orang dewasa yang autentik dam menjadi pembelajar mandiri. Pemecahan masalah merupakan salah satu strategi dalam pembelajaran berbasis masalah.

Baca juga:  Pemudik ke Batang Melonjak dalam Sepekan, Jumlahnya Ribuan

Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah adalah model pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks dalam pembelajaran. Agar peserta didik dapat belajar berpikir kritis dan meningkatkan keterampilan memecahkan masalah sekaligus memperoleh pengetahuan (Duch,1995 dalam Shoimin, 2017, hlm 130). Sementara Finkle dan Torp (dalam Shoimin,2017 hlm 130) mengungkapkan problem based learning merupakan pengembangan kurikulum dan sistem pengajaran yang mengembangkan stimulan strategi pemecahan masalah, dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan dengan menempatkan peserta didik dalam peran aktif sebagai pemecah permasalahan yang tidak terstruktur dengan baik.

Langkah pembelajaran problem based learning adalah : menjelaskan tujuan pembelajaran meliputi penjelasan logistic yang dibutuhkan dan memotivasi siswa dalam aktivitas pemecahan yang dipilih, membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan permasalahan tersebut, mendorong siswa mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk penjelasan masalah, membantu siswa dalam merencanakan serta menyiapkan laporan hasil karya yang sesuai seperti laporan, guru membantu siswa melakukan evaluasi terhadap penyelidikan mereka .

Baca juga:  Mengembangkan Komunikasi Kepala Sekolah

Kelebihan problem based learning diantaranya menantang kemampuan siswa serta memberikan kepuasan menemukan pengetahuan baru, meningkatkan motivasi dan aktivitas pembelajaran siswa, membantu siswa mentransfer pengetahuan barunya dan bertanggung jawab dalam pembelajaran yang mereka lakukan. Mengembangkan kemampuan siswa berpikir kritis dan mengembangkan kemampuan untuk menyesuaikan pengetahuan baru, memberikan kesempatan siswa mengaplikasikan pengetahuan yang mereka miliki dalam dunia nyata, mengembangkan minat siswa secara terus menerus belajar sekalipun belajar pada pendidikan formal telah berakhir, memudahkan siswa dalam menguasai konsep yang dipelajari guna memecahkan masalah di dunia nyata.

Dengan metode Problem Based Learning siswa SD Negeri Boja 02 semakin semangat dan selera belajarnya meningkat. Siswa dapat memahami materi Hati Tentram Dengan Berperilaku Baik dalam Sub Bab Ikhlas dan Mohon Pertolongan. Di akhir pembelajaran, guru mendapati siswa memahami materi dengan bagus. (wa2/fth)

Baca juga:  Memahami Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan dengan Make A Match

Guru PAI dan Budi Pekerti SD Negeri Boja 02 Tersono Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya