alexametrics

Penerapan Strategi Mensos Memperpu dalam Pemantauan Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh

Oleh : Jasmani, S.Pd.,M.Si

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pada masa pandemi Covid-19, guru berusaha agar pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) berjalan efektif. Di SMP Negeri 2 Pringapus pembelajaran menggunakan platform microsoft 365.

Namun muncul persoalan. Banyak siswa yang tidak mengikuti pembelajaran, guru belum disiplin menaati jadwal PJJ. Diperparah ketika guru diminta rekap jurnal mengajar, daftar presensi siswa yang real, guru-guru tidak bisa memberikan data yang detail dan akurat. Maka, perlu strategi untuk memantau PJJ agar persoalan yang muncul dapat terselesaikan dan ditemukan solusinya.

Mudrajad Kuncoro (2006) mengatakan strategi merupakan sejumlah keputusan dan aksi yang ditujukan untuk mencapai tujuan (goal) dalam menyesuaikan sumber daya organisasi dengan peluang dan tantangan yang dihadapi dalam lingkungan industrinya.

Sedangkan Siagian P. Sondang (2004) mengatakan strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan sadar yang dibuat oleh managemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.

Riyantini (2015) menjelaskan pemantauan (monitoring) adalah kesadaran (awareness) tentang apa yang ingin diketahui. Pemantauan umumnya dilakukan untuk tujuan tertentu, memeriksa terhadap proses berikut objek atau untuk mengevaluasi kondisi kemajuan menuju tujuan hasil manajemen atas efek tindakan dari beberapa jenis.

Baca juga:  Belajar Pola Bilangan dengan Media Kopi

Ada beberapa langkah dalam penerapan strategi MENSOS MEMPERPU dalam pemantuan PJJ di SMP Negeri 2 Pringapus. Langkah pertama membuat prosedur operasional standar (POS) PJJ. POS PJJ dibuat di awal tahun pelajaran yakni bulan Juli minggu ke-3 sampai minggu ke-4.
Langkah kedua melakukan sosialisasi POS PJJ ke warga sekolah. Setelah POS PJJ disahkan kepala sekolah, lalu disosialisasikan kepada peserta didik, guru, dan orang tua. Langkah ketiga pemantauan pelaksanaan PJJ. Kepala sekolah observasi PJJ yang dilaksanakan oleh guru dan observasi pengisian jurnal KBM online. Proses pengisian jurnal online bisa dilakukan oleh guru dalam 1 x 24 jam. Setelah mengisi jurnal KBM online maka di sistem akan terekap.

Langkah keempat, penulis melakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap guru dan peserta didik. Guru yang tidak disiplin dalam pembelajaran dan pengisian jurnal online, jika itu disebabkan oleh ketidaksiplinan guru, maka diberi peringatan/teguran baik lewat WA grup ataupun secara personal.

Jika guru belum terampil menggunakan microsoft teams, akan dilakukan pendampingan. Setiap MGMP diberi satu pendamping atau tutor untuk memberikan pelayanan sekaligus mengatasi masalah pengisian jurnal dan penggunaan media microsoft teams. Untuk menangani siswa yang kurang disiplin yakni pertama, guru mapel mengupdate daftar siswa yang tidak aktif mengikuti PJJ. Guru juga memberikan rekap ketidakhadiran siswa, mingguan dan bulanan di grup WA kelas dan microsoft teams masing-masing.

Baca juga:  Pembelajaran Sistem Peredaran dengan Modul Berbasis DBUS

Kedua, guru kelas menyerahkan laporan daftar nama siswa yang sudah dikelompokkan berdasar jenjang per kelas kepada wali kelas untuk ditindaklanjuti. Wali kelas memberikan nasihat kepada siswa yang bermasalah melalui chat grup kelas perwalian atau melalui meeting online. Selain itu, wali kelas juga memberitahukan daftar nama tersebut kepada orangtua peserta didik yang terhubung dalam grup WhatsApp.

Ketiga, jika masih ada siswa yang tidak disiplin dan bermasalah, wali kelas bekerja sama dengan BK menangani siswa tersebut. Bisa dengan dipanggil ke sekolah atau home visit.

Untuk menguatkan pelaksanaan PJJ, perlu ada reward bagi guru dan peserta didik yang dapat membiasakaan nilai disiplin PJJ. Bentuk penghargaan yang diberikan penulis kepada guru yang disiplin berupa pujian ketika rapat pagi atau rapat dinas. Penulis juga memberikan kepercayaan kepada guru tersebut untuk menjadi trainer guru lain.

Baca juga:  Bermain Anagram untuk Memperkaya Kosakata Bahasa Inggris

Sebaliknya, guru yang tidak disiplin diberikan punishment, berupa teguran secara individu dan grup WA. Rekap jurnal dishare ke grup WA guru sehingga bisa diketahui siapa yang disiplin dan yang belum, by name. Murid yang disiplin mendapatkan pujian di depan teman satu kelas ketika meeting di Microsoft Teams.

Tahap terakhir ialah proses perekapan hasil. Penerapan strategi MENSOS MEMPERPU dalam pemantauan PJJ di SMP Negeri 2 Pringapus terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan PJJ. Semula dari jumlah 9 guru aktif, yang awal bulan Juli – Agustus disiplin mengisi jurnal hanya 30 persen, setelah langkah sistematis strategi ini dilaksanakan, menjadi 98 persen di bulan September – Oktober.

Strategi ini juga berdampak positif terhadap peningkatan kehadiran peserta didik dalam mengikuti PJJ. Kehadiran rata-rata siswa yang tadinya 80 persen di bulan Juli – Agustus, meningkat menjadi 96 persen di bulan September – Oktober. (ump1/lis)

Kepala SMPN 2 Pringapus

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya