alexametrics

Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pembelajaran

Oleh: Mukti Setyo Wibowo

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SURVEI World Competitiveness Yearbook (WCY) tahun 2021 yang dilakukan oleh Institute Management Development (IMD) menempatkan daya saing Indonesia pada peringkat 37 dari total 64 negara yang didata. Dari data tersebut sebenarnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia telah meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun masih dalam kategori rendah bila dibandingkan dengan Negara-negara lainnya.

Sektor pendidikan diharapkan sebagai penopang terbentuknya SDM unggul dan meningkatnya IPM, utamanya di jenjang pendidikan dasar dan menengah yang berperan sebagai peletak dasar struktur keilmuan, sikap, dan tindakan atau perilaku luhur yang dapat bersaing. Oleh sebab itu dunia pendidikan sejak awal seharus sudah mempersiapkan diri terutama para pendidik untuk mempunyai kualitas dan kapabilitas bukan sebatas wilayah regional namun sampai pada tingkat nasional bahkan internasional.

Di SDN 2 Andongrejo Blora, peran kepala sekolah sebagai agen pembelajaran, sangatlah strategis. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan untuk menghasilkan SDM yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Profesi kepala sekolah sebagai pemimpin dapat dianalogikan sebagai elemen kunci yang harus menjamin dapat membukakan “pintu” bagi sekolah yang dipimpinnya menjadi sebuah sekolah yang bermutu tinggi. Dengan demikian kepala sekolah bukanlah suatu “posisi” atau jabatan yang prestisius, akan tetapi sebagai seorang pemimpin ia diharapkan dapat melakukan suatu tindakan nyata yang mengarah kepada pencapaian tujuan sekolah.

Baca juga:  Dongkrak Motivasi Belajar Siswa melalui Media Berbasis Whiteboard Animation

Dalam rangka mewujudkan peran kepala sekolah yang strategis, kepala sekolah harus memiliki kompetensi seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 35 Tahun 2010. Salah satu implementasi dari kompetensi kepala sekolah adalah kepemimpinan pembelajaran. Landasan yuridis tentang kepemimpinan pembelajaran adalah Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya bahwa efektivitas kepala sekolah dinilai angka kreditnya dalam kompetensi: kepribadian dan sosial; kepemimpinan pembelajaran; pengembangan sekolah/madrasah; manajemen sumber daya; kewirausahaan sekolah/madrasah; dan supervisi pembelajaran.

Kepemimpinan pembelajaran yang efektif dan optimal dari kepala sekolah, akan mewujudkan atmosfir akademik yang mendukung ketercapaian tujuan sekolah. Atmosfir akademik yang sehat akan meningkatkan semangat guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam bekerja.

Baca juga:  Terampil Membaca Pemahaman dengan Metode KPK Horisontal

Kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalitas guru diakui sebagai salah satu faktor yang sangat penting dalam organisasi sekolah, terutama tanggung jawabnya dalam meningkatkan proses pembelajaran di sekolah. Kepemimpinan pembelajaran efektif berkaitan dengan masalah kepala sekolah dalam meningkatkan kesempatan mengadakan pertemuan secara efektif dengan para guru dalam situasi yang kondusif.

Sebagai pemimpin pembelajaran, kepala sekolah bertanggung jawab atas prestasi atau hasil belajar siswanya di sekolah yang dipimpinnya.
Keberhasilan kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran antara lain: pertama, sebagai penyedia sumber daya; kedua, sebagia sumber instruksional terlihat dalam memajukan kondisi kelas yang efektif untuk menunjang hasil belajar, mendorong guru untuk menggunakan berbagai macam metode dan strategi pembelajaran; ketiga, sebagai komunikator, menyampaikan visi dan misi secara jelas, memahami tujuan sekolah serta mampu menerjemahkan, membina hubungan yang efektif dengan para pemangku kepentingan; dan keempat, kehadirannya bermakna artinya bahwa kepala sekolah mampu berinteraksi dan mampu mempengaruhi seluruh warga sekolah. Sehingga sekolah yang berhasil atau sekolah bermutu tentunya tidak dapat dipisahkan dari peran yang dimainkan oleh kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran. (kj1/zal)

Baca juga:  Strategi Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar

Guru SDN 2 Andongrejo, Blora

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya