alexametrics

Penerapan Literasi Pembelajaran IPS Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa

Oleh : Dwi Mahardanik S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEKOLAH adalah satu unsur di dalam sebuah sistem pendidikan yang telah dibuat oleh pemerintah dan bersifat wajib bagi masyarakat di Indonesia. Sesuai dengan Permendikbud nomor 21 tahun 2016 mengatakan, substansi tujuan pendidikan nasional adalah domain sikap spiritual dan sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Sekolah dirancang melalui gabungan komponen-komponen di dalamnya menjadi kesatuan, sehingga terbentuklah sebuah struktur sekolah yang baik dan terencana.

Komponen tersebut antara lain kepala sekolah, guru, dan siswa, di mana kesemuanya saling berpadu dan saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Masyarakat Indonesia sering mengenal istilah literasi umumnya berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam membaca tulisan. Mayoritas orang akan langsung tertuju pada seseorang yang gemar membaca buku apabila mendengar literasi. Padahal literasi tidak hanya tentang membaca, tetapi memiliki cakupan yang lebih universal dibanding itu.

Literasi merupakan proses yang kompleks yang melibatkan pembangunan pengetahuan sebelumnya, budaya, dan pengalaman untuk mengembangkan pengetahuan baru dan pemahaman yang lebih dalam (Abidin, 2017:1). Sedangkan masyarakat pada umumnya belum begitu memahami dan mengenal apa itu istilah literasi. Bahkan masyarakat yang dikatakan terpelajar pun kebanyakan masih rendah dalam hal literasi, yang seharusnya menjadi pelopor untuk membudayakan literasi.

Baca juga:  Serunya Belajar Benda-Benda Sekitar dengan Snowball Throwing

Literasi identik dengan lingkungan pendidikan, terutama sekolah. Namun seiring berjalannya waktu, literasi juga dapat dihubungkan dengan kehidupan keseharian masyarakat. Perubahan ini memainkan peran penting dalam proses pengembangan kemampuan literasi siswa dan pendekatan yang digunakan siswa untuk mempelajari bidang akademik (Abidin 2017:2 ). Artinya istilah klasik literasi yaitu membaca mulai bergeser secara bertahap menuju perubahan yang lebih universal, baik itu berupa makna dan fungsinya.

Penekanan terhadap pentingnya kemampuan literasi tentunya dibangun berdasarkan permasalahan-permasalahan yang terjadi di Indonesia mengenai literasi. Salah satunya adalah membaca mata pelajaran IPS. Ini merupakan salah satu mata pelajaran di jenjang sekolah menengah pertama adalah perpaduan dari berbagai disiplin ilmu sosial mulai dari sejarah, geografi, sosiologi dan ekonomi.

Baca juga:  Membangun Kecakapan Ilmiah pada Materi Minyak Bumi melalui Literasi Sains

Materi pelajaran IPS yang berkaitan erat dengan sendi kehidupan masyarakat dapat dikatakan bisa berjalan berdampingan dengan literasi. Karena pengetahuan dan budaya merupakan bagian dari unsur kehidupan tujuh dalam masyarakat. Pembelajaran materi IPS seharusnya juga dilaksanakan secara terpadu agar sesuai dengan hakikat mata pelajaran ini. Namun kenyataannya masih banyak guru IPS yang berasal dari latar belakangan satu disiplin ilmu dan berdampak pembelajaran yang dilakukan secara terpisah.

Memadukan literasi pada setiap mata pelajaran di sekolah membutuhkan perhatian dan strategi khusus. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan mulai dari perencanaan, pemilihan model pembelajaran yang sesuai, pemanfaatan media yang mendukung, hingga penilainan pembelajarannya (Kurniawan, 2018: 14). Artinya, dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis literasi dalam setiap mata pelajaran diperlukan sebuah konsep yang matang dan tersusun sistematis serta tepat agar tujuan literasi bisa tercapai.

Baca juga:  Mind Mapping Solusi Pembelajaran IPS di Masa Pandemi Covid-19

Mata pelajaran yang terdiri atas ilmu-ilmu sosial, sehingga harus diajarkan secara komprehensif, berbeda dari yang lainnya karena hanya satu disiplin ilmu saja. Jenjang SMP/MTs memuat materi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS, peserta didik diharapkan untuk menjadi warga Negara Indonesia yang demokratis dan bertanggung jawab, serta warga negara yang cinta damai (Wahidmurni, 2017: 17).

Pengertian IPS Ilmu Pengetahuan Sosial atau disingkat IPS merupakan mata pelajaran wajib pada struktur Kurikulum 2013 pada jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP) dan sebagai mata pelajaran. Dengan demikian penerapan literasi pembelajaran IPS kelas VIII SMP Negeri 11 Semarang diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan minat belajar IPS lebih kreativitas, antusiasme, dan kondusif. Lebih jauh penerapan media sejalan dengan tujuan pembelajaran IPS agar mampu berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain jujur dan percaya diri. (ump1/ida)

Guru IPS SMP Negeri 11 Semarang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya