alexametrics

Metode Project Based Learning Mudahkan Siswa Belajar Konsep Pasar

Oleh : Ade Aningsih, SE

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran kontekstual pada kurikulum saat ini menjadi sangat penting dilakukan. Terutama untuk materi-materi yang bersifat riil atau nyata dan dapat dijumpai di lapangan. Seperti halnya pada kompetensi dasar (KD) mendeskripsikan terbentuknya keseimbangan pasar dan struktur pasar, terutama pada materi jenis- jenis pasar.

Menurut Bruton (2014:3) belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dengan individu dan individu dengan lingkungannya, sehingga mereka dapat berinteraksi dengan lingkunganya.

Menurut George Kaluger (1984:4) belajar adalah proses membangun pemahaman atau pemaknaan terhadap informasi dan atau pengalaman siswa. Dari kedua pengertian tersebut, belajar adalah perubahan perilaku seseorang dikarenakan adanya kegiatan berinteraksi dengan lingkungan sehingga pengalaman diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Di era industri 4.0, fungsi dan jenis pasar mengalami perubahan. Yaitu pertama, jenis pasar menurut barang yang diperjualbelikan pada pasar barang konsumsi, dan pasar faktor produksi atau sumber daya alam/faktor tenaga kerja. Kedua, jenis pasar menurut waktu bertemu penjual dan pembeli. Yaitu pasar kaget, pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan, dan pasar tahunan. Ketiga, jenis pasar menurut luasnya kegiatan distribusi yaitu pasar lokal, daerah, nasional, dan internasional.

Baca juga:  Meningkatkan Kemampuan Berbicara melalui Role Playing

Keempat, jenis pasar menurut fisik pasar yaitu pasar konkret (pasar nyata). Kelima, berdasarkan manajemen pengelolaan, yaitu pasar tradisional dan pasar modern. Keenam, berdasarkan manajemen pelayanan, yaitu pasar swalayan/supermarket, mal atau supermal. Ketujuh, berdasarkan jumlah barang yang dijual, yaitu pasar eceran, dan pasar grosir. Kedelapan, pasar abstrak atau pasar tidak nyata, yaitu pasar uang, pasar modal, pasar tenaga kerja, dan pasar valuta asing. Kesembilan, jenis pasar menurut bentuk dan strukturnya, yaitu pasar persaingan sempurna, dan pasar persaingan tidak sempurna.

Menurut M. Hosnan (2014 : 319), project based learning merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai media. Guru menugaskan siswa untuk melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar.

Baca juga:  PJJ Efektif dengan Alur PEDATI pada Mapel Agribisnis Tanaman Hias

Pada pembelajaran ekonomi kelas X IPS di SMA Negeri 1 Jatibarang, langkah-langkah pembelajaran PBL adalah sebagai berikut : pertama, penentuan pertanyaan mendasar (start with essential question).

Kedua, menyusun perencanaan proyek (design project). Ketiga, menyusun jadwal (create schedule). Keempat, memantau siswa dan kemajuan proyek (monitoring the students and progress of project). Kelima, penilaian hasil (assess the outcome), dan keenam, evaluasi pengalaman (evaluation the experience).

Sebelum pelaksanaan guru telah membagi siswa menjadi enam kelompok masing-masing kelompok terdiri atas 5 – 6 anak. Maka yang dilakukan oleh guru adalah: pertama, menekankan pada pertanyaan mendasar tentang bagaimana interaksi antara penjual dan pembeli di pasar tradisional dan modern? Jelaskan terbentuknya harga pasar tradisional dan modern? Jelaskan objek barang yang diperjualkan di pasar input dan output?

Kedua, guru membuat rencana selama mengerjakan proyek yaitu membuat peraturan-peraturan yang harus dilaksanakan oleh siswa selama mengerjakan tugas. Selama pengambilan data atau informasi ada bukti dokumentasi berupa gambar atau video.

Ketiga, guru membuat jadwal pelaksanaan tugas untuk menyelesaikan tugas portofolio diperlukan waktu dua minggu. Keempat, selama pelaksanaan guru selalu memantau dan mendampingi siswa selama melaksanakan penelitian di lokasi pasar. Selain itu, guru juga membantu siswa dalam membuat laporan hasil penelitian. Kelima, guru menerima hasil laporan penelitian dari siswa dalam bentuk softcopy dan hardcopy. Setiap kelompok wajib mempresentasikan hasil penelitian di depan kelas.

Baca juga:  Hubungan Olahraga dengan Kesehatan dan Tumbuh Kembang Tubuh

Sedangkan kelompok yang lain mengkritisi hasil kerja dari kelompok lain. Setelah dipresentasikan di depan kelas, tugas diserahkan ke guru mapel sebagai dasar penilaian atau evaluasi. Keenam, pada langkah ini guru mengadakan evaluasi pengalaman secara klasikal, yaitu mengadakan ulangan harian dengan jenis pertanyaan benar salah tentang pasar.

Penggunaan metode PBL dapat menambah pengetahuan bagi siswa tentang perbedaaan pasar. Terutama pasar berdasarkan fisik bangunan, manajemen pengelolaannya, dan barang yang diperjualbelikan. Dengan berinteraksi langsung ke pasar, siswa dapat pengalaman baru yang nyata tentang pasar. (ump2/lis)

Guru SMA Negeri 1 Jatibarang, Kabupaten Brebes

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya