alexametrics

Mengatasi Rasa Malas pada Anak Didik

Oleh : Dra. Wifdiana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi covid 19 akhir akhir ini banyak sekali membawa dampak negatif pada anak didik (siswa). Sering kali kita terbiasa menunda-nunda pekerjaan atau malas gerak (mager). Misal kita berniat akan mengerjakan tugas sekolah mata pelajaran tertentu pagi ini, tiba-tiba kita mengatakan, “Ah nanti siangan aja deh”, “Kayaknya nanti malam aja enak nih, bisa lebih fokus”, dan seterusnya sampai akhirnya tugas itu tertunda sampai hingga keesokan harinya, bahkan sampai berhari-hari tidak tersentuh. Padahal hari berikutnya sudah ada tugas dari mata pelajaran lainnya. Tanpa sadar kita membiasakan malas dengan terus terusan menunda pekerjaan.

Hal ini sering terjadi pada siswa siswi saya di SMP Negeri 1 Moga di masa pandemi. Masa pandemi membuat anak-anak mesti belajar daring atau belajar jarak jauh (PJJ). Awalnya mereka senang, semangat, dan tugas tugas sekolah mereka kerjakan dengan tepat waktu karena sehari terjadwal dua (2) mata pelajaran, tidak terlalu memberatkan anak didik. Saya sebagai guru mata pelajaran PPKn merasa prihatin,karena materi yang lebih banyak hafalan, dengan belajar jarak jauh melalui HP, ternyata peserta didik ada yang bisa belajar baik, tepat waktu, tetapi banyak pula yang kurang tepat waktu karena adanya rasa malas. Ini semua harus saya hadapi dengan sabar dan membimbing peserta didik sampai bisa disiplin. Masalah yang dihadapi selama PJJ, peserta didik sering menunda tugas yang harus dikerjakan hari itu juga. Lalu bagaimana cara-cara mengatasi atau menghilangkan kebiasaan malas untuk belajar atau menunda pekerjaan tersebut?

Baca juga:  Home Visit Guru saat Pembelajaran Jarak Jauh

Malas merupakan kebiasaan yang tidak baik. Maka dari itu sebaiknya kebiasaan ini dihilangkan, sebab jika dibiarkan begitu saja, rasa malas bisa berdampak pada diri sendiri maupun orang lain. Rasa malas bisa menimbulkan beragam kerugian (Siti Nur Aeni, 2022). Rasa malas sebenarnya adalah hal yang normal,tetapi sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut karena bisa mengganggu aktivitas sehari-hari (Alodokter). Malas adalah tidak mau bekerja atau mengerjakan sesuatu (KBBI).

Ada 8 hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa malas belajar : 1) Hindari malas belajar dengan mulai dari hal yang disukai. 2) Temukan tempat yang nyaman dan produktif. 3) Fokus pada satu subyek agar tidak malas belajar. 4) Sediakan waktu khusus agar tidak malas belajar. 5) Jangan lupa melakukan istirahat saat belajar. 6) Jangan meletakkan smartphone berdekatan dengan tempat belajar. 7) Tentukan kuota saat akan belajar setiap hari. 8) Uji diri sendiri setelah selesai belajar (https://koinworks.com).

Baca juga:  Tingkatkan Penalaran Moral Siswa melalui VCT

Rasa mlas yang ada pada setiap peserta didik atau siapapun harus kita hilangkan dengan cara-cara yang bijaksana. Mulai dari hal yang disukai, temukan tempat yang nyaman, fokus pada satu subyek, sediakan waktu khusus, melakukan istirahat, tidak meletakkan smartphone berdekatan tempat belajar, tentukan kuota dan uji diri sendiri selesai belajar. Dengan demikian semangat belajar pada peserta didik segera terwujud kembali seperti pada masa sebelum pandemi covid 19. Tentunya peran guru serta orang tua dalam mendampingi dan memberi motivasi belajar pada peserta didik sangatlah menentukan keberhasilan belajar dalam mencapai prestasi dan cita cita. (ump1/ton)

Guru PPKn SMP Negeri 1 Moga, Kabupaten Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya