alexametrics

Tanamkan Kedisiplinan Taati Prokes pada Anak Usia Dini

Oleh : Maskanah, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 hingga sekarang masih terus berlanjut. Meskipun saat ini semakin melandai, seiring penyelenggaraan vaksinasi yang dilakukan secara serentak.

Meski begitu, masih tetap menjadi perhatiaan pemerintah untuk terus melakukan pencegahan penularan melalui berbagai kebijakan. Hal itu diperkuat melalui surat edaran (SE) nomor 426/23591/Disdikbud Kabupaen Kendal tahun 2021 tentang Penyelenggaran Pembelajaran di masa Pandemi Covid-19. Bahwa satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pembelajaran yang menempatkan kesehatan dan keselamatan warga di satuan pendidikan sebagai prioritas utama, sehingga pembukaan satuan pendidikan yang di antaranya dilakukan melaluli pembelajaran tatap muka terbatas harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehaan secara ketat.

Baca juga:  Bermain Melempar dan Menangkap Bola Tingkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini

Dengan berdasarkan surat tersebut di atas, selaku pendidik harus mampu menerapkan disiplin pada anak didiknya di satuan pendidikan terutama pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam hal ini adalah di tempat penulis mengajar, yakni di TK Mashitoh Muslimat NU 17 Kutoharjo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Anak usia dini merupakan usia emas. Anak-anak di usia ini, sapat diibaratkan sebagai kuas yang belum terbentuk. Karena itulah, tugas guru PAUD adalah membentuk perilaku anak ataupun karakter anak melalui kegiatan pembiasaan. Pada masa pendemi Covid-19 ini, anak dituntut dapat mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menggunakan slogan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan menggurangi mobilitas.

Baca juga:  Eksistensi Kepala Sekolah dalam Menciptakan Karakter dan Budaya Sekolah

Untuk menerapkan slogan 5M itu, lembaga sekolah selalu berkoordinasi dengan orang tua wali siswa dengan membuat pengumuman, baik yang tertera pada informasi-informasi yang ada di lingkungan sekolah atau melalui media sosial (medsos) dengan mengirimkan via whatsapp (WA) atau WA Group (WAG) orang tua wali siswa. Yakni anak-anak harus dibiasakan memakai masker ketika berangkat ke sekolah sampai nantinya anak-anak pulang sekolah. Selain itu, mengajak anak-anak selalu mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir.

Pada awalnya memang agak sulit untuk membiasakan hal tersebut. Namun dengan berjalannya waktu melalui pembiasaan yang selalu didorong dan diberikan motivasi, akhirnya anak-anak bisa menerapkan kedisiplinan dengan setiap hari memakai masker setiap kali berangkat ke sekolah dan selalu mencuci tangan setelah melaksanakan kegiatan.

Baca juga:  TTS Tingkatkan Minat dan Hasil Belajar Prakarya Siswa

Pendidikan sangat dibutuhkan oleh anak-anak, terutama pada anak usia dini yang masih dalam masa pembentukan karakter. Dari bangku pendidikan, terjadi interaksi antara guru dan siswa, khususnya dalam pendidikan karakter. Kendati begitu, pembelajaran tatap muka (PTM) tetap dibutuhkan peserta didik. Karena dengan PTM, guru dapat menyelenggarakan pembelajaran secara maksimal dan dapat memantau perkembangan karakter siswa secara simultan. (kd/ida)

Kepala TK Mashitoh Muslimat NU 17 Kaliwungu Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya