alexametrics

Pembelajaran Kelas yang Menyenangkan melalui Video di Masa Pandemi

Oleh: Khubaidah, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran merupakan hasil dari memori, kognisi dan metakognisi yang berpengaruh terhadap pemahaman (Muftahul Huda, 2013). Pembelajaran juga dapat dikatakan sebagai proses transfer informasi dari pengajar kepada peserta didik. Pengajar harus dapat memodifikasi suatu informasi sehingga dapat diterima oleh siswa secara tepat dan meyeluruh. Kemampuan guru dalam menyampaikan informasi dalam proses pembelajaran ini merupakan hal yang tidak mudah. Guru perlu memiliki keterampilan mengajar yang mumpuni sehingga siswa dapat belajar dan terlibat (engage) dan tujuan pembelajaran tercapai.

Jadi pembelajaran pada dasarnya tidak menitik beratkan pada “apa yang dipelajari”, melainkan pembelajaran itu berupaya untuk menciptakan bagaimana siswa mengalami proses belajar, yaitu cara yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang berkaitan dengan cara pengorganisasian materi, cara penyampaian pelajaran dan cara mengelola pembelajaran. Dari pengalaman penulis selama masa pandemi, proses pembelajaran siswa kelas 6 SDN 02 Blacanan Kecamatan Siwalan menurun hasil belajar dan motivasi belajarnya.

Baca juga:  Video, Memudahkan Memahami Perubahan Bentuk Energi Listrik

Kemudian penulis dalam menyampaikan pembelajaran dengan membuat video pembelajaran, terkadang membuat video sendiri atau pengambilan melalui channel youtube yang berhubungan dengan materi pelajaran. Manfaat media video bagi pendidik itu yang pertama adalah, sebagai arsip dokumentasi materi yang diajarkan. Jadi ketika membuat konten, warga sekolah bisa menyimpan video ini sebagai arsip.

Jadi suatu saat misal konten ini dibutuhkan di waktu tertentu atau tempat tertentu, video pembelajaran sangat mudah dibuat, bahkan hanya dengan handphone, tinggal diputar aaja, membuat pelajaran jarak jauh menjadi efektif. Video merupakan media elektronik yang mampu menggabungkan teknologi audio dan visual secara bersama sehingga menghasilkan suatu tayangan yang dinamis dan menarik.

Manfaat media video menurut Andi Prastowo (2012 : 302), antara lain : dapat memberikan pengalaman yang tak terduga kepada peserta didik, memperlihatkan secara nyata sesuatu yang pada awalnya tidak mungkin bisa dilihat, menganalisis perubahan dalam periode waktu tertentu, memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk merasakan suatu keadaan tertentu, dan menampilkan presentasi studi kasus tentang kehidupan sebenarnya yang dapat memicu diskusi peserta didik. Pertama,Tentukan Materi dan Indikator Pencapaian Kompetensi, Materi pembelajaran tentunya berasal dari silabus atau perencanaan pembelajaran yang sudah disusun para guru.

Baca juga:  Pembiasaan Kelompokan Usai Sekolah

Kedua, Cari Ilustrasi dan Imajinasikan Konsepnya. Setelah materi dan indikator pembelajaran telah tersusun, langkah selanjutnya yaitu mencari ilustrasi dan mengimajinasikan konsep. Ketiga, Kumpulkan Aset Audio dan Visual, mengumpulkan aset audio dan visual yang tepat. Bisa berupa gambar, video pendek, tabel, diagram, animasi, atau data lain.

Keempat, Susun Storyline secara Sistematis dan Terstruktur. Kelima, Rekam Presentasi menjadi Materi Audio Visual. Keenam, Olah Menjadi Video yang Menarik, Ketika rekaman video dan ilustrasi sudah terkumpul, melakukan editing menjadi langkah terakhir dari pembuatan video pembelajaran. Terkadang juga penulis membuat video pembelajaran sederhana, yaitu dengan cara merekam video langsung materi pembelajaran dan guru, jika mata pelajaran matematika maka guru langsung menjelaskannya pada papan tulis atau kertas.

Baca juga:  Pahit Manis Belajar di Tengah Pandemi

Setelah penerapan video pembelajaran pada peserta didik SDN 02 Blacanan banyak memberikan manfaat. Peserta didik akan lebih paham dengan materi yang disampaikan pendidik melalui tayangan sebuah film yang diputarkan. Unsur-unsur yang terdapat dalam media video seperti suara, teks, animasi, dan grafik. Dengan adanya media video peserta mampu mencapai kemampuan dalam ranah kognitif, afektif, psikomotorik dan meningkatkan kemampuan interpersonal. (kj1/zal)

Guru SDN 02 Blacanan, Kab. Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya