alexametrics

Pembelajaran Aksara Jawa Asyik dan Menyenangkan dengan Media Couple Card

Oleh: Maulana Malik Ibrahim, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Saat ini, kasus Covid-19 berangsur-angsur mulai berkurang. Hal ini berdampak juga pada pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Menindaklanjuti Keputusan Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, maka Dinas Pendidikan Kabupaten Batang melalui Surat Edaran Nomor 420/ 2370/ 2021 memberikan izin penyelenggaran kegiatan pembelajaran secara tatap muka untuk Semester II tahun pelajaran 2021/2022 di wilayah Kabupaten Batang dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang ketat di sekolah. Hal ini tentu saja disambut baik oleh banyak kalangan, di antarannya pendidik, peserta didik, dan orang tua peserta didik termasuk kami warga lingkungan sekolah di SD Negeri Kalisalak 01, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

Baca juga:  Menekuni Pekerjaan dengan Perilaku Kerja Prestatif

Namun, setelah dilaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka, ternyata dari siswa kami banyak yang lupa tentang materi yang pernah diajarkan. Salah satunya pada muatan pelajaran Bahasa Jawa materi aksara Jawa. Pengalaman Penulis ketika mengajar materi aksara Jawa pada KD 3.4 yaitu “Memahami pasangan huruf Jawa”, sebagian besar siswa kelas V SD Negeri Kalisalak 01 hanya sedikit mengingat simbol aksara Jawa termasuk pasangan dan sandhangan-nya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi aksara Jawa dan mengingat kembali materi yang pernah dipelajari, Penulis menggunakan media pembelajaran Couple Card dalam kegiatan belajar di kelas.

Media Couple Card merupakan media pembelajaran yang berisi kartu berpasangan, yaitu berupa kartu pertanyaan dan kartu jawaban yang saling melengkapi. Media Couple Card Penulis terapkan pada materi aksara Jawa di mana kartu pertanyaan dimodifikasi berupa sebuah kata/ kalimat beraksara Jawa dan pasangan kartu jawaban berisi arti dari aksara Jawa tersebut.

Baca juga:  Metode Game Tebak-Tebakan Bikin Siswa Termotivasi Belajar

Langkah-langkah dalam kegiatan pembelajaran menggunakan media Couple Card yaitu: pertama, peserta didik dibagi dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 anak. Kedua, peserta didik diberi waktu 15-20 menit untuk membaca materi. Ketiga, setiap perwakilan kelompok dipersilakan mengambil satu amplop berisi kartu pertanyaan yang bertuliskan aksara Jawa. Keempat, guru menyebarkan kartu jawaban di depan kelas dan membagikan lembar kerja siswa (LKS) yang berisi kolom pertanyaan dan kolom jawaban untuk diisi oleh peserta didik.

Kelima, setiap kelompok mewakilkan satu anggotanya untuk mencari kartu jawaban dan memasangkan dengan kartu pertanyaan miliknya. Hal ini dilakukan bergantian sampai setiap anggota kelompok mendapatkan kesempatan semua. Keenam, setelah semua selesai, masing-masing kelompok berdiskusi mengisi lembar kerja siswa yang telah diperoleh. Ketujuh, guru dan peserta didik membahas hasil diskusi tiap kelompok. Kedelapan, kelompok tercepat dan memperoleh nilai terbaik akan memperoleh reward.

Baca juga:  Pembelajaran Daring Puisi di Masa PKKM

Dari pengalaman penulis, proses belajar dengan diskusi kelompok menggunakan media Couple Card mampu meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas. Kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan menantang dengan adanya kompetisi antar kelompok. Diharapkan dengan media Couple Card, materi akan menjadi lebih mudah dipahami oleh peserta didik. (wa1/ton)

Guru Kelas SD Negeri Kalisalak 01, Kec. Limpung, Kab. Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya