alexametrics

Belajar Asyik Membaca Aksara Jawa dengan Metode Iqro’

Oleh: Hayyun Rosadha, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, AKSARA Jawa adalah salah satu warisan kebudayaan yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Perda No. 9 Tahun 2012 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Jawa berupaya menjaga, melestarikan, dan mengembangkan asksara Jawa di wilayah Jawa Tengah.

Aksara Jawa diajarkan di sekolah melalui muatan lokal wajib Jawa Tengah, yaitu mapel bahasa Jawa. Akan tetapi dalam pembelajaran bahasa Jawa, materi aksara Jawa menjadi momok yang menakutkan bagi peserta didik. Banyak peserta didik yang tidak bisa membaca aksara Jawa.

Permasalahan di atas juga terjadi di SMP Negeri 12 Pekalongan. Pada pembelajaran membaca aksara Jawa di kelas VII A, dari 32 peserta didik tidak ada satupun yang mampu membaca aksara Jawa dengan lancar. Lima peserta didik sudah bisa mengenal aksara Jawa, tetapi kesulitan ketika merangkai aksara Jawa menjadi sebuah kata. Tiga peserta didik mampu membaca aksara Jawa dengan terbata tetapi hanya sampai pada level penerapan sandhangan. Sedangkan peserta didik lainnya sama sekali belum bisa membaca aksara Jawa.

Baca juga:  Belajar Asyik Masa Praaksara dengan Puzzle Jigsaw

Setiap peserta didik memiliki kebutuhan belajar yang berbeda-beda. Menurut Susanti, dkk (2021), pembelajaran yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga menjadi bermakna dan menyenangkan. Pembelajaran yang terlalu sulit dapat menurunkan motivasi peserta didik. Sedangkan, pembelajaran yang terlalu mudah, tidak menantang dan membosankan bagi peserta didik.

Untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran membaca aksara Jawa, penulis mengadopsi metode iqro’. Metode iqro’ ini sudah terbukti sangat efektif pada pembelajaran huruf Hijaiyyah. Menurut Sri Wijayanti (2006), metode iqro’ adalah suatu metode atau cara cepat belajar membaca Al Qur’an yang disusun secara sistematis dimulai dari bacaan yang sederhana kemudian meningkat setahap demi setahap sehingga terasa lebih ringan bagi yang mempelajarinya.

Baca juga:  Media Kain Nylex Tingkatkan Minat Baca

Huruf Hijaiyyah dan aksara Jawa sama-sama berbentuk suku kata, sehingga metode iqro’ ini dapat pula diterapkan pada pembelajaran aksara Jawa. Kalau metode iqro’ untuk huruf Hijaiyyah terdiri dari beberapa jilid, maka penulis juga menggunakan beberapa jilid untuk pembelajaran aksara Jawa yang disusun berdasarkan tingkat kesulitannya.

Metode iqro’ dalam pembelajaran membaca aksara Jawa dimulai dari hal yang paling sederhana hingga yang komlpeks, yaitu membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat, dan membaca paragraf. Metode iqro’ aksara Jawa ini dibagi menjadi lima jilid. Capaian pembelajaran metode iqro aksara Jawa ini meliputi: jilid satu, peserta didik bisa membaca aksara Nglegena dengan lancar, jilid dua, peserta didik bisa membaca aksara Jawa dengan penerapan sandhangan swara dan sandhangan panyigeg wanda, jilid tiga, peserta didik bisa membaca aksara Jawa dengan penerapan sandhangan wyanjana, jilid empat, peserta didik dapat membaca aksara Jawa dengan penerapan pasangan, dan jilid lima, peserta didik dapat membaca angka Jawa, aksara swara, dan aksara rekan.

Baca juga:  Membuat Video Pembelajaran yang Menarik

Metode iqro’ pada pembelajaran membaca aksara Jawa dapat mengakomodir kebutuhan peserta didik. Peserta didik diberikan kemerdekaan belajar sesuai dengan keterampilan membaca masing-masing. Peserta didik menjadi tidak bosan dan juga tertantang untuk meningkatkan keterampilan membacanya. Melalui metode iqro’ prestasi peserta didik dalam membaca aksara Jawa menjadi meningkat. (kj2/zal)

Guru SMPN 12 Pekalongan, Kota Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya