alexametrics

Membuat Laporan Kas Kecil dengan Tutor Sebaya

Oleh : Lilis Juliyanti,S.Pd.,M.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kebanyakan siswa beranggapan membuat laporan kas kecil sesuatu hal yang sulit tetapi asyik. Mengapa demikian? Berbagai alasan di benak mereka, karena dalam membuat laporan kas kecil memerlukan berpikir tingkat tinggi, memerlukan analisis dan keterampilan khusus, ketelitian, kecermatan, kejujuran dan sebagainya.

Dari berbagai alasan tersebut menyebabkan aktivitas dan hasil belajar kompetensi keahlian otomatisasi dan tata kelola perkantoran materi otomatisasi dan tata kelola keuangan khususnya dalam kompetensi membuat laporan kas kecil rendah. Untuk itu harus ada solusi. Sebab dalam jangka panjang akan menyebabkan ketidaktuntasan nilai siswa yang akhirnya bisa mengakibatkan ketidaklulusan dalam Uji Kompetensi Kejuruan (UKK).

Guru seharusnya terus berupaya membuat kelas kondusif untuk belajar. Sehingga dapat tercipta suasana belajar menyenangkan. Kelas ideal adalah kelas yang penuh aktivitas dan jika dilihat secara hasil, semua siswa dapat menuntaskan standar kompetensi yang diajarkan dan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Oleh karena itu, harus ada upaya meningkatkan aktivitas belajar yang mampu membuat hasil belajar yang dicapai makimal.

Baca juga:  Pembelajaran Drama secara Daring Tetap Efektif dengan Aplikasi

Metode Tutor Sebaya merupakan kegiatan pembelajaran yang memberi kesempatan siswa untuk mengajarkan dan berbagi ilmu pengetahuan pada siswa lain. Untuk membantu temannya yang mengalami kesulitan agar bisa memahami materi dengan baik. Banyak keuntungan dengan metode Tutor Sebaya. Dengan umur sebaya penerimaan pembelajaran lebih mudah dipahami. Karena tutor sebaya akan menggunakan bahasa yang dapat dimengerti dan mudah dipahami antar siswa.

Pembelajaran dengan metode Tutor Sebaya dapat digunakan di kelas untuk meninggalkan pembelajaran konvensional. Secara praktis dapat meningkatkan kompetensi siswa pada ranah kognitif, sikap, dan pengetahuan. Sementara di satu sisi guru dapat pengalaman dan wawasan baru dalam mengajar. Bagi siswa manfaat yang diharapkan adalah Meningkatnya aktivitas dan hasil belajar OTKP materi otomatisasi dan tata kelola keuangan kompetensi membuat laporan kas kecil.

Dalam melakukan pembuatan laporan kas kecil sesuai dengan aturan akuntansi, banyak siswa cenderung pasif dan kurang bergairah. Untuk meningkatkan aktivitas belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa, penulis menggunakan metode Tutor Sebaya. Metode ini dimulai dengan pembuatan rencana pembelajaran yang disesuaikan silabus OTKP materi otomatisasi dan tata kelola keuangan kompetensi membuat laporan kas kecil yang didasarkan Kurikulum 2013 yang berkarakter. Mempelajari materi otomatisasi tata kelola keuangan, langkah membuat laporan kas kecil dan buku penunjang, membuat soal untuk pre-test, dan menyiapkan alat-alat yang digunakan untuk proses pembelajaran di kelas. Kedua guru memberikan soal pre-test secara lisan kepada siswa.

Baca juga:  Model Pembelajaran Picture and Picture Tingkatkan Keaktifan Siswa

Ketiga guru menjelaskan materi tentang cara mengidentifikasi, mengelompokkan dan mencatat bukti transaksi ke dalam laporan kas kecil, setelah itu diadakan tanya jawab. Guru memberikan poin tambahan kepada siswa yang aktif dan memberikan contoh soal-soal serta dibahas secara bersama-sama. Keempat guru memberi soal-soal latihan kepada siswa untuk didiskusikan. Guru memberi kesempatan siswa untuk menuliskan jawaban di depan kelas.

Berikutnya, guru membagi siswa kedalam kelompok kecil (terdiri 6 siswa). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menyajikan materi pengantar. Siswa dan guru mengumpulkan informasi mengenai pokok bahasan yang akan dipelajari. Guru memberikan soal yang berbeda untuk setiap kelompok namun dalam aturan dan kaidah sang sama dalam pembuatan kas kecil. Bekerja secara kelompok untuk mencatat transaksi ke dalam laporan kas kecil. Guru menunjuk satu siswa dalam kelompok untuk menjadi tutor. Tutor bertanggung jawab terhadap keberhasilan kelompoknya. Selama pembelajaran , Tutor membimbing anggota kelompok dengan arahan guru. Tahap akhir guru melakukan penilaian dan refleksi.

Baca juga:  PKL di Kantor TU Sekolah, Kenapa Tidak ?

Banyak manfaat selama menerapkan metode Tutor Sebaya. Selama pembelajaran sebagian besar siswa aktif, Siswa tidak sibuk berbicara dengan teman sebangku, tidak sibuk menggambar sendiri, tidak ada yang meletakkan kepala di atas meja dan tidak ada yang mengantuk. Aktivitas berdiskusi semakin hidup. Pembelajaraan tata kelola keuangan kompetensi membuat laporan keuangan dengan metode pembelajaran Tutor Sebaya menimbulkan kesan tersendiri bagi siswa. Selama pembelajaran siswa cenderung aktif dan suasana lebih menyenangkan. Jika siswa mengikuti pembelajaran dengan senang hasil pembelajaran lebih maksimal. (igi1/fth)

Guru Mapel Produktif Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMKN 1 Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya