alexametrics

Optimalisasi Green House Tingkatkan Pemahaman Keanekaragaman Makhluk Hidup

Oleh: Nur Anis Purlinawati, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran pada masa pandemi mengharuskan guru kreatif dalam meramu setiap pembelajaran yang ada. Demikian juga pada pembelajaran tatap muka terbatas, apalagi yang dihadapi siswa kelas VII guru harus kreatif mempersiapkan metode – metode pembelajaran yang tidak akan membuat siswa bosan dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran.

Banyak peran yang harus dilakukan guru dalam upaya melaksanakan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Pembelajaran dikemas melalui metode, strategi ataupun media yang menarik dan tidak membosankan. Berbagai upaya telah dilakukan guru untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 7 SMP Negeri 5 Pemalang pada kompetensi dasar 3.2. Mengklasifikasikan Makhluk Hidup dan Benda berdasarkan karakteristik yang diamati. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman yaitu dengan mengoptimalkan peran green house pada pembelajaran keanekaragaman makhluk hidup, khususnya pada keanekaragaman tumbuhan.

Menurut Depdikbud 1995 hal: 628 Optimalisasi berasal dari kata Optimal berarti terbaik, tertinggi. Sedangkan optimaliasasi berarti suatu proses meninggikan atau meningkatkan ketercapaian dari tujuan yang diharapkan sesuai denga kriteria yang telah ditetapkan. Menurut Mahfud Sidik (2000:8), Optimalisasi adalah kegiatan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan. Menurut W.J.S. Poerdwadarminto (1997:753) Optimalisasi adalah pencapaian hasil sesuai dengan harapan secara efektif dan efisien.

Baca juga:  Guru PPKn Mentor Karakter di Kelas

Green house adalah sebuah bangunan yang dibentuk untuk menghindari dan merawat tanaman terhadap berbagai macam cuaca. Green house juga bisa diartikan sebuah bangunan konstruksi yang berfungsi untuk menghindari dan memanipulasi kondisi lingkungan agar tercipta kondisi lingkungan yang dikehendaki dalam pemeliharaan tanaman. Atap bangunan green house berfungsi untuk melindungi tanaman dari sinar matahari berlebih. Sehingga biasanya untuk atap dari green house menggunakan atap PVC yang memiliki kelebihan struktur yang fleksibel mudah di lingkungan dan juga dilapisi dengan lapisan anti ultra violet.

Cara kerja green house adalah sinar matahari yang merupakan bagian integral dari rumah kaca, sehingga suhu menjadi tetap hangat. Karena sinar matahari memanaskan tanah di dalam rumah kaca. Tanah yang hangat kemudian menghangatkan udara di rumah kaca yang terus memanaskan tanaman dalam bangunan rumah kaca. SMP Negeri 5 Pemalang memiliki green house yang cukup representatif sebagai media dalam membantu proses pembelajaran.

Baca juga:  Penanaman Nilai-Nilai Karakter Berbasis Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Berbagai tanaman dipelihara di green house, antara lain tanaman kelompok bunga yang terdiri atas bunga mawar, bunga melati, berbagai jenis anggrek, berbagai jenis aglorema, dan berbagai jenis keladi. Kelompok tanaman obat, seperti kumis kucing, sambiloto, kitolot, pecut kuda dan sebagainya. Kelompok tanaman empon-empon, seperti jahe, kunir, kencur, laos, suruh merah, suruh hijau, binahong dan tanaman mrica. Juga tanaman – tanaman langka/yang sudah jarang ada, seperti sawo lecik, kopi anjung, asem dan pohon salam. Selain tanaman, di bagian bawah green house terdapat kolam untuk memelihara ikan.

Pada pemebelajaran KD 3.2 kelas VII tentang Keanekaragaman Makhluk Hidup, peserta didik diajak untuk berjalan – jalan menuju green house untuk mengamati keanekaragaman tumbuhan. Siswa dikenalkan denga berbagai jenis tumbuhan, kemudian menuliskan nama-nama tumbuhan serta melakukan identifikasi meliputi jenis akar, batang, dahan, dan buah bila ada. Selanjutnya peserta didik dipersilakan untuk mengelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Kegiatan tersebut dilakukan oleh semua peserta didik sebagai tugas individu.

Baca juga:  Pembelajaran Berbasis Proyek Tingkatkan Kemampuan Menulis Teks Ulasan

Selama proses identifikasi, peserta didik sangat antusias mengamati tumbuhan – tumbuhan tersebut dan mencatanya. Mereka sangat senang sekali bisa mengenal secara langsung berbagai jenis tumbuhan yang belum mereka tahu. Apalagi tumbuhan-tumbuhan yang memang sudah jarang ada di sekitar kita.

Melalui pemanfaatan green house sebagai media pembelajaran secara optimal dan konkrit menjadikan peserta didik bertambah wawasan pemahaman tentang keanekaragaman makhluk hidup yang ada di lingkungan sekolah. Bertambahnya pemahaman tentang berbagai jenis tumbuhan khususnya yang ada di green house, tentunya meningkatkan prestasi akademik peserta didik, yang ditunjukkan dengan nilai ulangan dan hasil presentasi yang memuaskan serta tugas-tugas yang diselesaikan dengan sempurna. (ump1/aro)

Guru SMP Negeri 5 Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya