alexametrics

Belajar IPA Menyenangkan dengan Kartu Domino

Oleh : Sarmuji S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN dan pembelajaran merupakan masalah yang cukup kompleks. Banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satu faktor di antaranya adalah guru. Guru merupakan komponen pembelajaran yang memegang peranan penting dan utama, karena keberhasilan proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh faktor guru.

Upaya peningkatan keberhasilan proses pembelajaran pada intinya tertumpu pada suatu persoalan, yaitu bagaimana guru memberikan pembelajaran yang memungkinkan bagi siswa mengalami proses belajar yang efektif atau dapat mencapai hasil sesuai dengan tujuan. Peningkatan keberhasilan belajar siswa diantaranya dapat dilakukan melalui upaya memperbaiki proses pembelajaran.

Belajar pada hakekatnya dilakukan melalui berbagai aktivitas fisik maupun mental untuk mencapai sesuatu hasil belajar sesuai dengan tujuan. Tujuan belajar itu sendiri pada dasarnya dimiliki oleh setiap siswa, tujuan itu lahir dari adanya keinginan atau kebutuhan. Atas dasar kebutuhan itulah, individu berperilaku belajar.

Belajar akan memperoleh hasil lebih baik jika ia telah matang melakukan sesuatu. Proses dan hasil belajar tidak terjadi secara tiba-tiba, tetapi memerlukan waktu, cara, media dan teknik pembelajaran, karena cara belajar seringkali bersifat individual atau bersifat kelompok. Artinya suatu cara yang tepat bagi seseorang belum tentu tepat bagi orang lain.

Baca juga:  Asiknya Belajar Daring Materi Virus dengan Qa Method

Dalam pembelajaran IPA, siswa sering dihadapkan pada materi-materi yang bersifat abstrak dan verbal, sehingga secara riil tidak dapat dipahami oleh siswa secara utuh dan guru tidak cukup terfokus pada satu metode atau teknik tertentu saja. Karena setiap materi dan setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda. Untuk itu dibutuhkan teknik yang berbeda pula. Kenyataan selama ini menunjukkan bahwa guru monoton menggunakan metode atau teknik tertentu, sehingga siswa cepat merasa bosan, kurang kreatif, menampakkan sikap kurang bergairah, kurang bersemangat dan kurang siap menerima pelajaran, yang menyebabkan interaksi antara guru dan siswa jarang terjadi bahkan cenderung pasif yang pada akhirnya proses dan hasil belajar siswa belum sesuai dengan harapan.

Melihat kondisi seperti itu, kami sebagai guru di SMP Negeri 2 Banyudono berusaha membuat media pembelajaran yang dapat menarik menyenangkan siswa dalam belajar IPA sehingga hasil belajar IPA di SMPN 2 Banyudono dapat meningkat. Media pembelajaran yang kami terapkan adalah dengan permainan kartu Domino.

Baca juga:  Belajar Pewarisan Sifat menjadi Mudah dengan Media Karmet

Menurut Fernando (2007) domino adalah sebuah permainan yang menggunakan balok-balok yang pada satu sisinya terdapat tanda lubang/tanda yang menyatakan nilainya dari 1 sampai dengan 6. Permainan domino dapat juga menggunakan kertas dan tanda yang berbentuk bulat digunakan untuk menyatakan nilai dari kartu domino tersebut. Jumlah kartu domino keseluruhan adalah 28 kartu. Permainan domino umumnya dimainkan oleh 4 orang, namun dapat juga kurang atau lebih.

Menurut Herry dalam Susilana (2007) terdapat beberapa prinsip model games, yaitu 1) bertujuan, 2) terdapat aturan, dan 3) kompetisi. Model games memiliki tujuan yang jelas, dari awal siswa bermain tujuan sudah dikemukakan secara eksplisit sehingga siswa mengetahui tujuan tersebut.

Langkah-langkah pembelajaran dengan media permainan kartu Domino sebagai berikut : 1) Guru membentuk kelompok belajar antara 4 siswa tiap kelompok yang bersifat heterogen, 2) Guru membagikan kartu domino listrik dan lembar kerja siswa pada tiap–tiap kelompok, 3) Siswa melakukan studi pustaka materi listrik dinamis, 4) Siswa mulai melakukan pembelajaran dengan permainan/games menggunakan kartu domino listrik, 5) Selama pembelajaran berlangsung guru membimbing kelompok-kelompok yang mengalami kesulitan dalam memainkan kartu domino listrik, 6) Setelah permainan kartu domino listrik selesai, kelompok menuliskan jawaban pertanyaan pada lembar kerja siswa, 7) Perwakilan dari kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok, 8) Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari dan memberikan penguatan.

Baca juga:  Meningkatkan Penguasaan Wawasan Nusantara dengan Metode FGD

Dari hasil pembelajaran denga media permainan Domino dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media kartu Domino dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam prosese pembelajaran, siswa merasa senang belajar sehingga hasil belajar siswa pada mata pelajar IPA dapat meningkat di SMP Negeri 2 Banyudono. (tt2/ida)

Guru IPA SMPN 2 Banyudono Boyolali

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya