alexametrics

Menyongsong Pelaksanaan Kurikulum Merdeka secara Optimis

Oleh : Maryana, S.Pd.SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kurikulum Merdeka Belajar merupakan suatu kurikulum pembelajaran yang mengacu pendekatan bakat dan minat siswa. Siswa dapat memilih materi apa saja yang ingin dipelajari sesuai bakat dan minatnya (Badan Standar Nasional Pendidikan). Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan tujuan Kurikulum Merdeka untuk pemulihan ketertinggalan pembelajaran atau recovery dan learning loss akibat pandemi covid-19. Kemendikbud Ristek memberikan tiga opsi kepada satuan Pendidikan untuk melaksanakan kurikulum sesuai Standar Nasional Pendidikan dan konteks masing-masing satuan Pendidikan. Yakni Menggunakan Kurikulum 2013 secara penuh; Menggunakan Kurikulum Darurat dan Menggunakan Kurikulum Merdeka.

Ada beberapa karakteristik Kurikulum Merdeka. Pertama fokus pembelajaran pada materi esensial. Sehingga guru memiliki waktu cukup untuk membuat pembelajaran lebih mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi. Kedua Struktur Kurikulum lebih fleksibel. Dalam menentukan kompetensi atau capaian pembelajaran bisa ditetapkan tidak untuk satu tahun tetapi bisa untuk satu fase. Contoh fase A di kelas 1 dan 2, fase B di kelas 3 dan 4, serta fase C di kelas 5 dan 6 dan seterusnya. Ketiga tersedianya banyak perangkat ajar. Diharapkan guru menyediakan banyak alat bantu dalam proses pembelajaran. Seperti buku teks, modul ajar, asesmen literasi dan numerasi untuk memantau perkembangan belajar siswa. Keempat guru bisa melaksanakan pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.

Baca juga:  Si Sagu Mudahkan Supervisi Akademik Guru

Kurikulum Merdeka Belajar diharapkan mampu mewujud Profil Pelajar Pancasila yang memiliki 6 dimensi pembentukannya secara utuh. Meliputi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia; Mandiri; Bergotong royong; Berkebinekaan global; Bernalar kritis dan Kreatif. Untuk mencapai tujuan tersebut akan lebih bermakna dalam proses pembelajaran apabila menggunakan pendekatan model Project Based Learning,. Sehingga para peserta didik memperoleh kebebasan dalam berpikir.

Dengan mencermati Kurikulum Merdeka secara seksama dan dalam tempo yang singkat, dari sisi pengertian, karakteristik, serta tujuan dari lahirnya Kurikulum Merdeka perlu disambut dengan penuh kegembiraan dan optimisme. Apabila Kurikulum Merdeka kita coba untuk diterapkan secara optimal akan membawa perubahan besar bagi peningkatan kualitas Pendidikan di setiap sekolah . Guru menjadi ujung tombak sebagai pelaksana atau pengguna perlu segera beradaptasi dengan cara mengubah paradigma baru dalam pembelajaran dengan meningkatkan kompetensi melalui pengembangan guru secara mandiri dan konsisten.

Baca juga:  Uji Coba, PSISa Tundukkan Persikas

Tugas utama guru dalam pembelajaran meliputi menciptakan suasana belajar yang gembira, nyaman, menarik, aman, dan bebas dari perundungan; menggunakan berbagai variasi metode dengan mempertimbangkan aspirasi dari peserta didik, serta tidak terbatas hanya di dalam kelas dan mengakomodir keberagaman gender, budaya, bahasa daerah setempat, agama atau kepercayaan, karakteristik dan kebutuhan setiap peserta didik.

Tahun pembelajaran 2022/2023 SD Kanisius Gendongan Salatiga sudah siap menerapkan Kurikulum Merdeka jalur mandiri dengan pilihan ke-2. Mandiri berubah yang akan diterapkan di kelas 1 dan kelas 4. Untuk kelas 2, 3, 5, dan 6 menerapkan kurikulum merdeka belajar, materi pelajaran dari kurikulum 2013 dengan cara difokuskan materi esensial, serta pembelajaran sudah mengacu pendekatan bakat dan minat siswa. Dengan demikian tahap demi tahap di tahun 2024 semua kelas sudah menerapkan Kurikulum Merdeka secara penuh.

Baca juga:  Kasat Reskrim dan Resnarkoba Polres Salatiga Diganti

Dengan penuh keyakinan, percaya diri dan optimisme semoga dapat meningkatkan kualitas pendidikan ke depan sesuai tuntutan dan perkembangan zaman. Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa membimbing setiap usaha, niat baik, cita-cita, serta pelayanan terbaik bagi siswa. (igi1/fth)

Kepala Sekolah SD Kanisius Gendongan Salatiga

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya