alexametrics

Menyusun Teks Diskusi Berbantu Tutorial dari YouTube

Oleh : Dra. Sustanti

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menulis adalah suatu kegiatan yang sering kita lakukan sehari-hari. Tulisan dapat berupa puisi, lirik lagu, surat atau bahkan sebuah teks. Macam-macam jenis teks yang kita kenal salah satunya teks diskusi. Teks diskusi disusun untuk menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif yang berbeda terhadap suatu masalah.

Pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas IX di SMP Negeri 5 Pemalang semester II terdapat materi menyusun sebuah teks diskusi berbantu tutorial dari YouTube. Menulis teks diskusi terdapat pada KD. 3.9 Mengidentifikasi informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar, dan pada KD. 4.9. Menyimpulkan isi gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi yang didengar dan dibaca.

Menurut Aristoteles, pendidikan adalah bekal untuk beberapa aktivitas/pekerjaan yang layak. Pendidikan semestinya dipandu oleh undang-undang untuk membuatnya sesuai (koresponden) dengan hasil analisis psikologis, dan mengikuti perkembangan secara bertahap, baik secara fisik (lahiriah) maupun mental (batiniah/jiwa).

Baca juga:  Tingkatkan Literasi Digital dengan Pembelajaran Multiliterasi

Kegiatan dalam menyusun teks diskusi dapat ditemukan pada rapat OSIS tentang penyusunan kegiatan OSIS, rapat di kegiatan RT saat membahas masalah kebersihan lingkungan RT. Dalam hal ini setiap orang boleh mengajukan pendapat yang berbeda-beda. Ada pendapat yang setuju mendukung terhadap suatu gagasan, ada pula yang bertentangan.

Siswa dapat mendata informasi teks diskusi berupa pendapat pro dan kontra dari permasalahan aktual yang dibaca dan didengar. Menjelaskan dan menyimpulkan gagasan, pendapat, argumen yang mendukung dan yang kontra serta solusi atas permasalahan aktual dalam teks diskusi. Menyimpulkan struktur dan ciri kebahasaan teks diskusi.

Pembelajaran ini dilakukan oleh siswa setelah mendengarkan penjelasan. Berikutnya siswa dipersilakan membuka YouTube untuk membantu dalam menyusun sebuah teks diskusi, mereka melihat cara maupun langkah-langkahnya sebagai tutorial.
Siswa diminta menentukan struktur teks diskusi, pendahuluan yang berisi tentang pernyataan untuk membatasi topik, latar belakang topik, sudut pandang berbeda yang akan dibahas.

Baca juga:  Lingkungan Sekitar sebagai Modal Menulis Puisi

Lalu isi dari teks diskusi seperti serangkaian paragraf, dua atau tiga paragraf dengan argumen setuju dan alasan serta contoh pendukung gagasan. Dua atau tiga paragraf dengan argumen tidak setuju dan alasan serta contoh yang mendukung gagasan. Menggunakan bahasa persuasif. Dan bahasa kohesif untuk menghubungkan gagasan atau untuk menunjukan perubahan pendapat. Setelah menentukan pendahuluan dan isi, siswa harus membuat simpulan yang meliputi argumentasi kedua sisi. Mengevaluasi argumen yang paling efektif dan merekomendasikan satu sudut pandang berdasarkan argumen yang disajikan.

Tidak kalah penting dalam penulisan teks diskusi perlu menelaah bahasanya seperti pada audensi, meyakinkan pembaca atau pendengar. Pada gagasan untuk menjelaskan dan menghubungkan gagasan atau argumen serta alasan. Pada sarana persuasif, bagaimana gambaran posisi atau pendapat penulis dan mencoba meyakinkan pembaca atau pendengar dengan jelas. Pada kosakata yang digunakan sesuai dengan topik dan konteks. Dan pada kohesi menggunakan dengan tepat kata rujukan, kata ganti, konjungsi, dan kata penghubung dalam kalimat dan paragraf.

Baca juga:  Mystery Box, Meningkatkan Kemampuan Kognitif Kompetensi Siklus Akuntansi

Kalimat yang digunakan dalam teks diskusi yang menunjukan waktu sekarang. Misalnya adalah, merupakan, sedang dan sebagainya. Kata yang mewakili pikiran dan perasaan pembawa emosi dari pandangan penulis. Kata emotif melibatkan pikiran pembaca seakan pembaca melihat persoalan seperti yang kita pikirkan. Bahasa evaluatif untuk mengkaji argumen dari bukti pendukung.

Menentukan derajat kepastian ingin membuat orang lain setuju atau orang ragu. Konjungsi dan penanda kohesi-koherensi, konjungsi digunakan untuk menggabungkan dua gagasan dalam satu kalimat, sementara konektif digunakan untuk mengaitkan gagasan diantara kalimat dan paragraf yang berbeda.

Pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman. Hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup (John Dewey). Pembelajaran dengan bantuan tutorial dari YouTube, hasilnya memuaskan. (ump1/lis)

Guru Bahasa Indonesia SMPN 5 Pemalang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya