alexametrics

Pembelajaran Seni Tari di Era Pandemi dengan Blended Learning

Oleh: Iza Aziza, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, WABAH Corona (Covid-19) menyebabkan perubahan yang begitu besar dalam kehidupan, salah satu dampak yang sangat di rasakan adalah di Dunia Pendidikan. Dunia pendidikan seperti mati suri, kita tidak bisa bertatap muka untuk belajar tidak bisa berinteraksi secara sosial semua nya seperti dibatasi tembok yang begitu besar yang bernama Corona. Dunia pendidikan menjadi kacau balau, anak-anak tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Mereka terkurung, dan tanpa bisa bertemu dengan teman- teman apalagi belajar bersama di sekolah.

Keadaan seperti ini pun tidak bisa dibiarkan, salah satu upaya agar anak-anak masih tetap bisa belajar meskipun tidak saling bertemu secara langsung adalah dengan PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh. Cara ini ditempuh agar anak-anak masih tetap bisa belajar meskipun situasi tidak memungkinkan.

Agar pembelajaran Jarak jauh di era pandemi bisa dilaksanakan metode pembelajaran yang diterapkan adalah Bleanded Learning. Bleanded Learning adalah sebuah metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara menggabungkan, mencampurkan, mengombinasikan sistem pendidikan konvensional dengan sistem pendidikan berbasis digital.

Baca juga:  Belajar IPS Secara Cepat dan Cermat dengan Metode Mind Mapping

Konsep blended learning merupakan cara pembelajaran baru di mana menggabungkan strategi tatap muka di ruang kelas dan pembelajaran jarak jauh atau daring (online). Penerapan pembelajaran campuran merupakan cara inovatif untuk meningkatkan keberhasilan peserta didik dalam pelatihan.

Blended learning adalah metode pembelajaran campuran yang menggabungkan metode pembelajaran langsung (synchronous) dan metode pembelajaran mandiri/tidak langsung yang dapat dilakukan kapan saja (Asynchronous). Metode pembelajaran blended learning dipercaya menjadi solusi terbaik saat pembelajaran PJJ seperti saat ini.

Menurut Allen dan Ure dalam Bonk dan Graham (2006: 4), blended learning adalah Kombinasi antara strategi pembelajaran. Kombinasi antara metode pembelajaran. Kombinasi antara online learning dengan pembelajaran tatap muka Dengan adanya penggabungan berbagai strategi, metode, dan teknik mengajar dalam blended learning diharapkan dapat membantu siswa mencapai target pembelajaran yang telah ditetapkan secara maksimal. Blended learning mempunyai tiga komponen yang terdiri dari online learning, pembelajaran tatap muka, dan belajar mandiri.

Baca juga:  Keefektifan Model Blended Learning dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Langkah-langkah pembelajaran Blended Learning di Sekolah yaitu mengidentifikasi urgensi dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Blended Learning dan medata sarana prasarana yang dibutuhkan dalam penerapan metode belajar campuran ini. Merancang teknis pembelajaran dengan metode blended learning. Termasuk didalamnya adalah menentukan platform apa yang akan digunakan sebagai penunjang pembelajaran asinkron/tidak langsung dan aplikasi apa untuk mendukung pembelajaran face to face jika siswa benar-benar tidak dapat pergi ke sekolah untuk menghindari penyebaran virus corona. Mensosialisasikan kebijakan yang diambil kepada siswa dan orang tua.

Hal ini sangat penting karena blended learning bagi masyarakat awam merupakan hal yang asing. Sedangkan dalam pelaksanaannya, blended learning tidak hanya membutuhkan kesiapan guru dan infrastrukturnya saja, melainkan juga kesiapan siswa dan juga orang tuanya. Jika diperlukan, sekolah dapat membuat simulasi terlebih dahulu untuk mengetahui kendala apa yang dialami siswa sehingga dapat segera dicarikan solusinya. Pelibatan orang tua pada umumnya diperlukan untuk level-level pembelajaran dasar.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Merespon Makna pada Pembelajaran Reading melalui Chopping Down

Dalam pembelajaran seni tari guru menggunakan media video dalam pembelajaran, guru mendemonstrasikan gerak tari tradisional kemudian di video langkah- langkah gerakannya, untuk di kirim ke peserta didik dan kemudian ditirukan dan di praktekkan kembali, di rekam dalam bentuk video untuk dikirimkan ke guru mata pelajaran seni tari. Video dikirimkan lewat aplikasi Teams.

Manfaat penerapan Blended Learning yang diterapkan di SMAN 1 Bringin adalah Lebih fleksibel, menghemat biaya dan waktu, penyampaian materi lebih interaktif, lebih efektif dan efisien. Pembelajaran menggunakan metode blended learning yang dirancang dengan baik tidak hanya dapat membantu siswa mencapai target pembelajaran, tetapi juga dapat membentuk siswa yang mandiri dan bertanggung jawab. (ump1/zal)

Guru SMA N 1 Bringin

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya