alexametrics

Asyiknya Belajar Passing Bawah Bola Voli dengan Model Pembelajaran Simulasi

Oleh : Drs. Darlin Setiyanto

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Proses pembelajaran dapat dikatakan berhasil jika semua aspek pembelajaran dapat saling mendukung dalam menciptakan situasi yang kondusif untuk kegiatan pembelajaran. Sasaran pembelajaran terletak pada proses belajar peserta didik, yang harus mengutamakan belajar siswa secara aktif. Namun masih ditemukan kendala-kendala dalam kegiatan pembelajaran.

Di masa pandemi Covid-19 sekolah belum boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 pesen di SMPN 1 Pageruyung pelaksanaan pembelajaran menggunakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
PTM terbatas hanya boleh dilaksanakan secara teori di dalam kelas dengan waktu yang terbatas. Keaktifan siswa yang rendah pada saat PTM membutuhkan solusi cerdas para guru dengan pendekatan dan model pembelajaran tertentu. Keaktifan dapat ditingkatkan dan diperbaiki siswa pada saat belajar (Moh. Uzer Usman, 2009 : 26).

Di SMPN 1 Pageruyung, alternatif solusi untuk meningkatkan keaktifan siswa di masa pandemi pada mata pelajaraan PJOK permainan bola voli passing bawah adalah dengan model pembelajaran simulasi.
Dalam pembelajaran ini, pendidik bersikap interaktif dalam pembelajaran dan menjadi fasilitator atau mediator dari lingkungan bagi peserta didik dalam pembelajaran. Penilaian proses pembelajaran merupakan bagian integral dalam pembelajaran, dilakukan melalui observasi terhadap unjuk kerja peserta didik, di samping dalam bentuk tes/ujian (Dandan Supratman: 2001).

Baca juga:  Guru Harus Berikan Pembelajaran Daring yang Penuh Makna dan Kreativitas

Metode simulasi merupakan suatu bentuk strategi pembelajaran yang difokuskan pada kegiatan aktif dan praksis siswa yang mengarah pada pemahaman dan penguasaan materi pembelajaran melalui aktifitas-aktifitas nyata dan terwujud dalam sebuah pola pembelajaran yang efektif dan efisien.

Menurut Emshoff dan Simun (1970) simulasi adalah sebagai suatu model sistem dimana komponennya dipresentasikan oleh prosesor aritmatika dan logika yang dijalankan komputer untuk memperkirakan siat-sifat dinamis sistem tersebut. Metode simulasi memberikan suatu khazanah pengalaman empirik bagi siswa di sekolah dasar yang mampu memberikan motivasi yang baru bagi proses pembelajaran pada bidang studi Pendidikan Jasmani dan Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Serta memberikan penajaman pada pemahaman dan penguasaan materi pembelajaran pada bidang studi PJOK itu sendiri. Di sisi lain, pembelajaran yang menggunakan metode simulasi memberikan kegiatan rekreatif pada siswa yang bersifat refreshing (penyegaran kembali) tanpa mengurangi esensi dari kegiatan belajar mengajar (KBM) itu.

Baca juga:  Peran Pembelajaran Sastra dalam Pendidikan Karakter di Sekolah

Metode simulasi merupakan salah satu upaya nyata yang dilaksanakan oleh guru pengajar bidang studi PJOK untuk menjawab permasalahan atau problematika penurunan prestasi belajar siswa yang memiliki ekses serta menyentuh berbagai elemen dalam pendidikan di SMP itu sendiri, maupun masyarakat secara umum.

Langkah-langkah pelaksanaan metode simulasi dalam permainan bola voli passing bawah adalah guru menetapkan topik atau masalah serta tujuan yang hendak dicapai oleh simulasi. Guru memberikan gambaran masalah dalam situasi yang akan disimulasikan, membentuk kelompok dan membuat nomor undian,
Guru menetapkan pemain yang akan terlibat dalam simulasi, memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya khususnya pada siswa yang teribat dalam pemeranan simulasi.

Simulasi mulai dimainkan oleh kelompok sesuai nomor urut undiannya, siswa lainnya mengikuti dengan penuh perhatian. Guru dan siswa melakukan diskusi tentang jalannya simulasi dan materi yang disimulasikan, lalu guru merumuskan kesimpulan.

Baca juga:  Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Ekopedagogik selama PJJ

Aktivitas gerak fisik yang harus dilakukan dan diamati oleh siswa dalam pelaksanaan gerakan passing bawah dalam permainan bola voli adalah : berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu dan lutut ditekuk. Rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan hingga kedua ibu jari sejajar. Lakukan gerakan mengayunkan kedua lengan secara bersamaan dari bawah ke atas hingga setinggi bahu. Saat bola tersentuh kedua lengan kedua lutut diluruskan. Perkenaan bola yang baik tepat pada pergelangan tangan.

Berdasarkan pengamatan dari proses pembelajaran mengunakan metode simulasi yang telah dilakukan, secara umum dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran simulasi dapat meningkatkan prestasi belajar dan aktivitas siswa SMPN 1 Pageruyung pada pembelajaran permainan bola voli passing bawah (kj1/lis)

Guru PJOK SMPN 1 Pageruyung, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya