alexametrics

Asyiknya Belajar Penjumlahan dan Pengurangan dengan Tangga Pintar

Oleh : Isabatun, S.Pd., SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PELAJARAN matematika adalah salah satu komponen dari beberapa rangkaian mata pelajaran yang memiliki peranan penting dalam sebuah pendidikan. Namun masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini dikarenakan matematika merupakan suatu ilmu abstrak. Maka guru memerlukan alat bantu berupa media pembelajaran dalam proses belajar mengajar agar peserta didik lebih mudah menerima materi yang disampaikan oleh guru.

Media pembelajaran secara harfiah memiliki arti “pengantar” yang dapat dilihat, didengar, atau dibaca serta dibicarakan saat digunakan dalam proses belajar mengajar. Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Daryanto, 1996).

Jadi dapat disimpulkan media pembelajaran merupakan suatu alat bantu yang dapat digunakan untuk menyalurkan atau mengirimkan pesan kepada penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, serta minat peserta didik dalam mengikuti proses belajar mnegajar.
Kreatifitas guru dalam menggunakan media pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran. Pengguanaan metode ceramah dan tanya jawab secara terus menerus akan mengurangi minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, maka penggunaan media pembelajaran yang menarik akan meningkatkan kembali minat peserta didik dan diharapkan peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru.

Baca juga:  Pembelajaran Teks Prosedur di Era Pandemi

Dengan demikian keberhasilan menggunakan media pembelajaran dirasa cukup tinggi ditinjau dari antusiasme siswa kelas 1 SD yang notabene masih gemar bermain.

Salah satu upaya yang dilakukan guru untuk menarik minat siswa pada saat pembelajaran di SDN 2 Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal adalah dengan menggunakan mdeia pembelajaran untuk mata pelajaran matematika.

Media yang digukan untuk materi operasi hitung sederhana untuk kelas 1 SD adalah penggunaan tangga pintar. Media pembelajaran tangga pintar adalah salah satu media yang dibuat sedemikian rupa menyerupai tangga dan dapat berbentuk tiga dimensi. Sebagai media menghitung media tangga pintar dilengkapi oleh stik bergambar sebagai media menghitungnya.

Hal tersebut untuk membuat peserta didik ikut berperan aktif dalam pembelajaran melalui adanya media pembelajaran yang menarik. Adapun langkah-langkah pengoprasionalan dalam permainan tangga pintar adalah menyiapkan peralatan yang diperlukan antara lain: papan tangga pintar, beberapa soal penjumlahan dan pengurangan. Kemudian menunjukkan contoh bagaimana cara menggunakan media tangga pintar terlebih dahulu. Lalu secara bergantian peserta didik maju ke depan untuk mencoba sebagai pemain dan pemain diberikan satu soal penjumlahan atau pengurangan.

Baca juga:  Bermain Bola Kasti Menyenangkan Menggunakan Bola Ubur-Ubur

Jika soal yang diberikan penjumlahan maka cara menghitungnya dari bawah ke atas dengan menusukkan stik. Namun jika soal yang diberikan pengurangan maka cara menghitungnya dari atas ke bawah dengan menusukkan stik lalu menguranginya. Jika pemain tidak bisa menjawab maka bisa diganti dengan soal yang lainnya. Setiap pemain memiliki kesempatan menjawab 2 kali. Setiap pemain memiliki waktu menjawab 3 menit untuk berfikir, jika waktu habis maka pemain kembali ke bangkunya.

Setelah selesai guru akan menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa. Kemudian guru akan menyampaikan kesimpulan dari pembelajaran dan akhirnya menutup pembelajaran.

Setelah menggunakan media pembelajaran tangga pintar, siswa yang semula kurang aktif, jenuh dan acuh pada saat pembelajaran menjadi lebih antuasias. Dan tertarik mengikuti pembelajaran dan hasil belajarpun meningkat. (feb/lis)

Baca juga:  Motivasi Belajar Matematika dengan Belajar Pengalaman

Guru Matematika SDN 2 Nolokerto, Kaliwungu, Kabupaten Kendal

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya