alexametrics

Understand and Do dalam Pembelajaran Karakter saat Pandemi

Oleh : Endah Betty Retnowati, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Peserta didik sudah sangat lama mengikuti pembelajaran dengan moda daring yang menyebabkan kejenuhan saat belajar dan lost learning. Dampaknya adalah peserta didik tidak fokus dalam mengikuti pembelajaran dan materi yang seharusnya diharapkan dapat dipahami tidak bisa mereka pahami.

Selain itu pendidikan karakter yang biasanya diawasi secara langsung oleh guru melalui kegiatan-kegiatan di sekolah secara otomatis tidak bisa dilakukan. Jangan sampai kejenuhan tersebut membuat bangsa ini menghadapi ancaman kehilangan generasi muda yang memiliki karakter positif.

Salah satu ciri khas dan tanggung jawab PPKn adalah mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata. Dengan melihat kenyataan fenomena sosial di sekitar masyarakat akan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dan penerapannya dalam kehidupannya sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

Baca juga:  Belajar Asyik dengan Audio Video Musik

Menurut Mulyasa (2016:165), Model pembelajaran pendidikan karakter dilakukan dengan berbagai model yaitu : pembiasaan dan keteladanan; CTL (Contextual Teaching and Learning); bermain peran (role playing); pembelajaran partisipasif (participative instruction).

Dari keempat model tersebut penulis menggunakan CTL (Contextual Teaching And Learning) yang dirasa sangat cocok untuk menghubungkan pembelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari dan lebih efektif digunakan sebagai pembelajaran karakter di masa pandemi. Penulis mengembangkan CTL (Contextual Teaching And Learning) dengan istilah UDO (Understand and Do). U (Understand) and DO (melakukan) yang intinya memberi pengertian kemudian mengarahkan peserta didik untuk melakukan.

Dengan UDO (Understand and Do) pembelajaran lebih menarik dan mendorong keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran dan menanamkan karakter yang positif.

Baca juga:  Flipped Learning Media Blog, Meningkatkan Penguasaan Materi Peserta Didik saat Pandemi

UDO (Understand and Do) dalam pembelajaran karakter saat pandemi penulis terapkan dalam pembelajaran PPKn di SMKN 1 Karangdadap, Kabupaten Pekalongan yang merupakan upaya sengaja untuk membantu peserta didik mengerti, peduli, dan berbuat atas dasar-dasar nilai.

Dengan memanfaatkan interaksi melalui media WhatsApp ataupun google classroom guru mengajak diskusi serta memberikan pengertian kepada peserta didik. Selain memberikan pengertian guru juga menyampaikan nilai-nilai karakter yang positif yang ada kaitannya dengan materi PPKn. Setelah benar-benar mengerti, peserta didik diajak untuk melaksanakan secara langsung konsep materi tersebut melalui tugas yang diberikan oleh guru.

Sebagai contoh dalam menyampaikan materi fungsi dan peran pancasila dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia, peserta didik diarahkan untuk mengamati gambar atau video tentang fungsi dan peran Pancasila, mempelajari materi kemudian diajak untuk berdiskusi lewat video conference.

Baca juga:  Manfaat KUR, Pacu UMKM di Masa Pandemi

Selanjutnya peserta didik diberi tugas untuk membuat video tentang pengamalan fungsi dan peran Pancasila yang di lakukan di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan kegiatan belajar seperti ini pembelajaran lebih efektif karena peserta didik akan lebih aktif dan langsung bisa menerapkan pengetahuan dengan pengalaman yang dilakukan secara nyata.

Menjadi seorang guru tidak hanya memberikan pengetahuan saja, tetapi juga mengembangkan keterhubungan antara pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari. Serta menguatkan pendidikan karakter kepada peserta didik. (wa1/lis)

Guru PPKn SMK Negeri 1 Karangdadap, Kabupaten Pekalongan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya