alexametrics

Literasi Sains, Tingkatkan Hasil Belajar Sesuai PISA

Oleh : Sudarmini, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PISA merupakan program penilaian peserta didik secara internasional yang diselenggarakan oleh OECD (Organisation for Economic Cooperation and Development). Tujuannya untuk mengevaluasi sistem pendidikan di dunia dengan cara mengukur kemampuan akademik peserta didik/pesdik yang berusia 15 tahun pada bidang matematika, sains dan kemampuan membaca. PISA dilaksanakan setiap tiga tahun sekali.

Indonesia mengikuti PISA sejak tahun 2000. Namun hasil yang didapatkan masih belum menggembirakan. Tahun 2000 Indonesia berada di peringkat 39 dari 41 negara, sedangkan tahun 2018 berada di peringkat 74 dari 79 negara (https://www.kompasiana.com). Tahun 2022 Indonesia juga tetap akan ikut dalam PISA.

Berawal dari hasil PISA yang belum menggembirakan, maka SMP Negeri 1 Secang yang ditunjuk sebagai satu-satunya sampel sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Magelang, berusaha semaksimal mungkin untuk dapat berperan serta dalam meningkatkan hasil belajar yang sesuai dengan PISA. Karena usia pesdik yang dijadikan sampel adalah usia 15 tahun, maka diambil sampel kelas IX yang berusia 15 tahun semester genap tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 42 pesdik. Kompetensi dasar yang diambil adalah 3.10 tentang menganalisis proses dan produk teknologi ramah lingkungan untuk keberlanjutan kehidupan.

Baca juga:  Belajar Sistem Ekskresi Menggunakan Media Pop Up Book

PISA tahun 2022 akan dilaksanakan pada Juni 2022. Untuk mendukung pelaksanaan PISA, diperlukan kemampuan pada bidang matematika/literasi numerasi, literasi sains dan literasi membaca. Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru. Menjelaskan fenomena ilmiah serta mengambil kesimpulan berdasarkan fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual dan budaya serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains (OECD dalam Kemendikbud, 2017).

Untuk mempersiapkan PISA terutama literasi sains, pesdik dibekali beberapa hal. Pertama, praktikum tentang teknologi ramah lingkungan bidang lingkungan. Di sini, pesdik diwajibkan melakukan praktikum tentang penjernihan air secara sederhana. Alat dan bahan yang digunakan berupa botol bekas minuman kemasan yang besar, pasir, kerikil, batu, arang, ijuk/sabut kelapa dan kapas/kain katun. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk menyusun urut-urutan bahan pada botol penyaringan. Tujuannya untuk merangsang kreativitas pesdik. Kemudian guru membimbing dan memotivasi pesdik untuk dapat melakukan praktikum dengan benar dan terarah.

Baca juga:  Bergembira dengan Klasifikasi Dikotom, Walau PJJ

Pada saat diskusi membandingkan hasil penyaringan, guru dapat mengajak pesdik untuk menganalisis urutan bahan yang sesuai dan efektif untuk penjernihan air. Setelah itu, guru menilai semua kelompok dan memberikan penghargaan kepada kelompok yang hasil penyaringan airnya paling jernih.

Kedua, pesdik dibekali dengan pembahasan soal-soal PISA secara manual. Kegiatan yang dilakukan adalah latihan mengerjakan soal secara manual dilakukan di kegiatan belajar mengajar (KBM). Selain itu, untuk kompetensi dasar yang lain dengan cara membahas soal-soal PISA bidang literasi sains dilakukan seminggu dua kali selama 90 menit setelah KBM selesai.

Ketiga, pesdik diberikan latihan soal menggunakan komputer di laboratorium komputer. Hal ini dilakukan supaya pesdik tidak mengalami kendala dalam penggunaan komputer. Karena dalam mengerjakan soal PISA bukan hanya hafalan yang diperlukan tetapi juga keterampilan dan penalaran.

Baca juga:  Modul Sebuah Alternatif dalam PJJ Bahasa Inggris

Untuk guru yang memberikan materi, mereka sudah dibekali bimtek tentang PISA yang diselenggarakan oleh Kemendikbud selama satu minggu di masing-masing kelompok mata pelajaran. Di bimtek tersebut guru juga banyak mengerjakan dan membahas soal-soal PISA baik secara manual dan komputer.

Dengan seringnya mengerjakan soal-soal PISA, guru dan pesdik akan lebih mudah menyelesaikan soal dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu juga dapat meningkatkan hasil belajar pesdik.

Penulis menyimpulkan dengan literasi sains, dapat meningkatkan hasil belajar pesdik. Karena pesdik diajak untuk sering berlatih mengerjakan soal PISA yang tidak hanya dari segi intelektual tetapi juga dari keterampilan dan penalaran. Oleh sebab itu, marilah kita sebagai guru terutama mapel IPA, berusaha membuat dan membahas lebih banyak latihan soal PISA untuk menghadapi tantangan di masa depan. (gr1/lis)

Guru IPA SMPN 1 Secang, Kabupaten Magelang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya