alexametrics

Pembelajaran Feliciter Quelqu’un Asyik dengan Media Padlet

Oleh: Mamik Miyarti, S.Pd.

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Memiliki kemampuan berbahasa Prancis merupakan sesuatu yang dianggap keren dan membuat terlihat berwawasan luas. Namun dalam proses pembelajarannya seringkali dianggap tidak mudah. Berbagai kesulitan ditemukan dalam mempelajari Feliciter Quelqu’un atau memproduksi tindak tutur menyatakan harapan dan ucapan selamat atas suatu kebahagiaan atau prestasi. Di antaranya, kesulitan dalam tata bahasa, pelafalan, penguasaan kosakata, dan mendengarkan.

Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi guru bagaimana cara memotivasi belajar siswa dan mengubah mindset siswa bahwa belajar bahasa Prancis sulit. Guru harus selalu berinovasi. Guru harus pandai dan kreatif dalam mengelola kelas dan mengemas suatu pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan. Penyampaian materi dengan media atau aplikasi pembelajaran yang kreatif, variatif, dan inovatif menjadi salah satu cara mengatasi kebosanan dan rasa jenuh siswa dalam proses pembelajaran di kelas.

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar. Sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar. Sudjana dan Rivai (2013:2) mengatakan, media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Di antaranya, pertama, mengajar akan menarik perhatian siswa, sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. Kedua, makna materi pelajaran akan lebih jelas, sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa siswa dan memungkinkan siswa untuk lebih menguasai tujuan pembelajaran. Ketiga, metode pengajaran akan lebih bervariasi, tidak hanya narasi verbal melalui kata-kata guru.

Baca juga:  Memahami Makna Kandungan Surah Al-Ma’un dengan Metode Resitasi

Dalam memilih media pembelajaran yang tepat bagi siswa, ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Di antaranya, sesuai dengan materi pembelajaran, praktis, luwes, dan bertahan, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, sesuai karakteristik siswa, kemampuan dan keterampilan guru dalam menggunakan, fasilitas pendukung dan biaya. Padlet merupakan salah satu alternatif pilihan yang tepat dalam mempelajari feliciter quelqu’un. Hal itu penulis terapkan di SMA Negeri 1 Subah, Kabupaten Batang.

Dengan media virtual online ini, guru dan siswa dapat melakukan pembelajaran secara kolaboratif, refleksi, berbagi link dan gambar dalam sebuah lokasi (URL) (http://www.aea1.k12.ia.us/). Padlet menitikberatkan pembelajaran berbasis internet menjadi sebuah alternatif pembelajaran yang menyenangkan. Dengan Padlet, siswa tidak harus mengeluarkan banyak biaya. Karena kuota yang dibutuhkan cenderung relatih hemat.

Baca juga:  Penerapan Mentimeter untuk Menciptakan Suasana GSM

Menurut Anderson (2013), banyak hal yang dapat dimanfaatkan dalam fitur Padlet untuk pembelajaran yang pertama adalah aktivitas penulisan pesan. Fitur ini memberikan kesempatan kepada guru dan siswa untuk berkomunikasi berupa pesan atau teks. Kedua, aktivitas diskusi, fitur ini mampu mengakomodasi diskusi dalam kelas virtual. Diskusi ini dapat dilakukan antara guru dengan siswa atau antara siswa dengan siswa atau diskusi dengan kelompok secara kolaboratif.

Ketiga, aktivitas bertutur. Fitur ini mampu menjembatani untuk siswa yang mengalami masalah untuk menyampaikan pendapatnya secara lisan, yakni dengan bertutur secara tulisan. Aktivitas ini dapat berupa perbincangan tentang suatu gambar atau video, gambar, ataupun penulisan topik yang didiskusikan. Keempat, merekam aktivitas pembelajaran. Salah satu kelebihan dari Padlet adalah hasil diskusi dapat disalin atau dirangkum filenya dalam beberapa format, sehingga memudahkan siswa untuk mendokumentasikan hasil pembelajaran.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris melalui Audio Lingual Method

Media penyampaian materi melalui Padlet merupakan salah satu alternatif untuk lebih memotivasi siswa dalam pembelajaran. Siswa menjadi tertarik dan termotivasi, tidak merasa bosan, dan monoton dengan pembelajaran konvensional. Dengan media Padlet, pembelajaran menjadi semakin hidup. Siswa bisa saling mengoreksi hasil karya teman yang lain. Sehingga memicu kreativitas dan keaktifan siswa. (igi1/aro)

Guru Bahasa Prancis SMA Negeri 1 Subah, Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya